Mengukur Manfaat, Dana Desa Bakal di Survei BPS

0
375
Badan Pusat Statistik - berdesa

BERDESA.COM – Pemerintah membuktikan keseriusannya mengenai dana desa. Setelah melakukan pengucuran dana desa dengan jumlah cukup besar, memasuki tahun keempat ini dana desa bakal dilihat manfaatnya. Caranya, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) bakal menggelar survey untuk melihat sejauhmana dana dea menciptakan perubahan kesejahteraa di desa.

Rencana ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Kerjasama, Sekretariat Jenderal Kemendes PDTT Bonivasius Prasetyo Ichtiarto dalam sebuah acara di Bandung baru-baru ini. Survei kerjasama dengan BPS ini dilakukan untuk melihat pemanfaatan dana desa sejak tahun 2015 hingga 2017. Survei dilakukan agar pemeritah mendapatkan dana yang valid mengenai pemanfaatan dana desa.

Survei ini sangat penting karena akan menghasilkan data yang bisa menjadi ukuran sejauhmana dana desa menciptakan manfaat bagi kesejahteraan warga desa. Hasil survey juga bakal diperlukan sebagai bahan evaluasi dalam rangk menyusun rencana program dana desa selanjutnya. “ Sudah jelas, sebagaimana yang ada dalam Nawacita ketiga yakni ‘membangun Indonesia dari pinggiran’ maka dana desa adalah kerja nyata bagaimana pemerintah memperkuat daerah-daerah pinggiran,” ujar Bonivasius.

Baca Juga  Cara Desa ‘Memungut’ Uang dari Warga Secara Sah

Program mengalirkan dana desa langsung ke desa dan memberi wewenang penuh bagi desa mengatur sendiri pemanfaatan dana yang didapatnya adalah salahsatu perubahan besar yang terjadi di Indonesia. Sejak disahkannya UU No. 6 tahun 2014 tentang Desa, desa menjadi entitas yang tidak lagi menjadi obyek melainkan subyek yang berhak menentukan langkah membangun kesejahteraan dengan memanfaatkan asset dan potensinya.

Untuk mencapai target membangun desa, Kemendes menetapkan empat langkah prioritas yang harus dilakukan desa yakni menciptakan produk unggulan perdesaan, membentuk BUMDes, membangun embun untuk memperkuat kestersediaan air bagi area persawahan. Ke empat, membangun sarana olahraga di desa.

Produk unggulan perdesaan diharapkan bakal membawa produk desa masuk skala industry sehingga menjadi komoditi utama untuk menciptakan penghasilan bagi warga. Pembentukan BUMDes berarti membangun lembaga usaha yang akan menjasi lokomotif sekaligus lembaga penyangga ekonomi desa. Pembangunan embung menjadi prioritas karena sebagian besar pedesaan di Indonesia hidup dari sektor pertanian sehingga embung akan menjadi penampng air yang menghidupi sawah-sawah. Sedangkan sarana olah raga dianggap penting karena menumbuhkan kepedulian warga terhadap kesehatan. Olah raga juga isntrumen universal yang unik untuk mempersatuan aspirasi warga.

Baca Juga  Rumah Pangan Lestari Bakal Jadi Prioritas Dana Desa 2018?

Survei ini merupakan kelanjutan dari berbagai proses yang sudah dilakukan pemerintah. Sebelum program survey, pemerintah juga membentuk Satgas Desa alias tim khusus yang bertugas melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana desa.Pengawasan juga mengerahkan berbagai kelompok masyarakat untuk mencermati bagaimana desa membelanjakan dana desa.(berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here