Mengenal Usaha Desa Giripanggung, Tepus, Gunungkidul

Mengenal Usaha Desa Giripanggung, Tepus, Gunungkidul

Oleh: Ellen

Masyarakat di desa memiliki kemampuan dan keterampilan mengelola sumber daya alam, modal, dan kemampuan untuk mengorganisir. Perlu upaya konstruktif yang berkesinambungan untuk mengingkatkan produktivitas desa. Melalui PP Nomor 22 Tahun 2015, perubahan atas PP Nomor 60 Tahun 2014, Pemerintah telah menyalurkan dana desa hingga di atas 20 triliun rupiah dan mengatur Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2015. Dana diprioritaskan untuk melaksanakan kewenangan desa, antara lain pembangunan sarana dan prasarana skala desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, dan pemanfaatan sumber daya alam. Dana desa diharapkan dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat desa dan mengatasi urbanisasi. Melalui RPJM Desa maupun rapat kerja atau musyawarah desa desa, dana desa dapat dialokasikan untuk pembangunan ekonomi desa seperti pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) serta UMKM.

Sekilas Tonggak Perekonomian Padukuhan Klapaloro 1, Desa Giripanggung, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul

Kabupaten Gunungkidul telah lama dikenal dengan sumber daya alam berupa pantai-pantai, yang merupakan tempat wisata/rekreasi unggulan sekaligus penunjang perekonomian masyarakatnya. Sedangkan perekonomian masyarakat yang tidak tinggal di pinggir pantai digantungkan pada lahan pertanian.

Potensi Pertanian merupakan salah satu komoditi utama di Desa Giripanggung terutama di pedukuhan Klapaloro I. Sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani, sedangkan kondisi tanah sebagian besar terdiri dari batu karang dan tanah.

Ketela menjadi salah satu hasil pertanian produktif yang paling diandalkan di Pedukuhan Klapaloro I karena tanaman singkong termasuk dalam jajaran hasil panen yang tahan dengan atau tanpa air. Warga hanya memerlukan 6-10 cm2 untuk 1 petak tanaman singkong. Singkong ditanam pada saat musim hujan datang. Ketika selama 3 bulan intensitas air hujan mulai menurun, maka tanaman singkong mulai tumbuh akar hingga 3 bulan ke depan. Masa panen tanaman singkong mencapai 6 bulan. Sistem perawatan tanaman singkong relatif lebih mudah. Perawatan hanya sebatas membuang daun yang bisik dan menebar pupuk secara berkala. Setiap masa panen, warga bisa mendapatkan kurang lebih 1-3 kwintal pertahunnya.

Potensi tanaman pertanian produktif lainnya adalah tanaman kacang tanah. Penanaman cabai dan kacang tanah bukan merupakan pertanian utama di Padukuhan Klapaloro I. Tanaman cabai dan kacang tanah hanya sebagai hasil panen pendukung kebutuhan rumah tangga warga. Penanaman kacang tanah dilakukan ketika awal musim penghujan (bersamaan dengan tanaman jagung dan singkong). Namun keberadaan lahan kacang tanah tidak di prioritaskan, maksudnya adalah lahan tanam kacang tanah merupakan hasil sisa petak lahan dari tanaman utama (jagung dan singkong). Masa panen kacang tanah sama seperti jagung, yaitu 3 bulan. Setelah panen, hasil kacang tanah ada yang dikonsumsi sendiri maupun di jual ke pasar. Sedangkan harga jual kacang tanah mencapai Rp. 10.000,- / Kg untuk kacang basah dan Rp. 13.000,- / Kg untuk kacang kering (setelah dijemur).

Pada sektor UMKM, Padukuhan Klapaloro 1 juga memiliki peluang usaha mikro, salah satunya adalah home industry yang bergerak dalam pembuatan tempe. Usaha ini telah dijalankan turun-temurun secara mandiri oleh warga. Kemudahan dalam memperoleh bahan baku utama dari pengepul kedelai terdekat menjadi alasan utama berdirinya usaha ini. Proses pembuatannya memerlukan waktu sekitar 2 hari, 1 hari untuk pembuatan tempe dan hari berikutnya untuk pengemasan. Setiap tempe dipatok harga Rp 250,- /bungkus. Untuk pemasaran, produk masih dijual di lingkup lokal pedukuhan. Walaupun sebenarnya mungkin untuk memperluas pasar ke luar desa Giripanggung tetapi belum ada yang mengembangakan.

Sebenarnya selain mengolah kacang, singkong dan kedelai, desa Giripanggung masih dapat memanfaatkan hasil tanaman yang lain seperti buah-buahan yang dapat dijadikan minuman, dan masih beragam hasil olahan singkong, kacang, jagung, hingga kayu yang dapat dikembangkan menurut kreativitas dan kearifan masyarakat setempat. Pemberian citarasa ‘internasional’ pada hasil olahan juga merupakan peluang tren yang sedang digandrungi.

Tantangan dalam mengembangkan potensi UMKM pedesaan

Pihak-pihak yang berada di tingkat desa hingga pedukuhan tentu perlu saling berkoordinasi, mengorganisir, serta memanfaatkan Dana Desa maupun ADD untuk mendampingi kelompok-kelompok usaha masyarakat dalam upaya mengembangkan produk-produk lokal.

Tantangan yang dihadapi adalah ketersediaan tenaga dan waktu. Dapat dipahami hampir seluruh warga menghabiskan waktunya di ladang, dan hanya memiliki waktu luang pada sore hingga malam hari, sehingga perlu rembugan untuk mengatur manajemen pemasaran. Di desa juga masih diperlukan tenaga yang memiliki kemampuan dan penguasaan menerapkan teknologi secara tepat.
Sarana untuk online marketing, kelangkaan jaringan internet untuk akses media masih dirasakan. Maka penting bagi perangkat desa untuk mengusahakan kemudahan dan pemerataan akses internet, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah pengajuan proposal ke dinas komunikasi atau membiayai dari ABDesa demi menunjang ketersediaan jaringan yang akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi.

Pemasaran memiliki tujuan yaitu :

  1. Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan.
  2. Perusahaan atau pelaku usaha dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat.
  3. Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.

Maka penting membangun periklanan efektif untuk UMKM, antara lain melalui cara-cara berikut:

  • Memperkenalkan identitas produk: bagaimana proses pembuatan produk dan asal mula produk tersebut dibuat.
  • Mengkomunikasikan konsep produk: memberi materi bagaimana potensi produk tersebut sehingga produk tersebut dapat berkembang.
  • Memberikan target pasar produk: memberitahukan sasaran atau target yang bisa dikembangkan produk tersebut.
  • Membangun citra produk: bagaimana image dari produk tersebut dapat diciptakan sehingga menjadi brand image.
  • Menghadapi persaingan antar produk: memberi evaluasi tentang keunggulan kompetitif suatu produk agar dapat bersaing dengan produk lainnya.

Online Marketing

Tren belanja di internet telah lama dimanfaatkan dengan baik oleh konsumen dan produsen. Sebelumnya penting menentukan target dan jenis media yang akan digunakan. Di bawah ini adalah metode yang efektif dalam menggunakan online marketing:

  • Mengirimkan informasi produk dan detail lainnya melalui email, atau memanfaatkan media sosial seperti Facebook hingga Instagram. Media sosial tersebut masih efektif dan sering digunakam hingga saat ini. Pelaku usaha dapat memperkenalkan produk baru, harga, cara pemesanan, serta mendengarkan apa yang disampaikan konsumen. Sedangkan konsumen dapat berinteraksi langsung dengan pelaku usaha.Testimoni yang diberikan konsumen juga penting sebagai pembuktian value dari produk. Pengikut/follower mempunyai peran sebagai influencer yang dapat ikut ‘mempopulerkan’ produk kita. Jangan lupa menggunakan fitur hashtag untuk ajang promosi dan memudahkan apa saja melakukan pencarian.
  • Selain iklan dalam media cetak, pemasaran dapat melalui pasang iklan online. Seperti iklan yang sering muncul pada website apapun (forum, situs berita online, situs pertemanan, micoblog, situs radio, hiburan, dll) yang pernah kita kunjungi. Biasanya, dalam website menawarkan space iklan yang dapat digunakan sebagai media beriklan.
  • Bagi produsen, memiliki website tersendiri adalah sebuah tahap lanjut dalam strategi pemasaran. Kita dapat membuat halaman pribadi sendiri menggunakan layanan blog gratis yang tersedia. Bagi pelaku usaha yang lebih besar atau ingin lebih leluasa menawarkan produknya dan memiliki design web sendiri, layanan ini dapat dimiliki menggunakan situs berbayar dengan alamat web yang memudahkan konsumen mengakses web tersebut.

Baca juga : Uniknya Gaya Batik Jumputan Jogja

Pasar Pertanian Desa

1 Komentar

  1. Silahkan. Terima kasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*