Menantang Adrenalin di Wisata Penangkaran Buaya Teritip

0
617
Menantang Adrenalin di Wisata Penangkaran Buaya Teritip
Menantang Adrenalin di Wisata Penangkaran Buaya Teritip

BERDESA.COM – Anda suka dengan adrenalin yang memuncak? Atau anda selalu penasaran untuk menikmati kuliner yang berbeda, ekstrim, atau unik? Jika iya, maka jangan sia-siakan kesempatan untuk menikmati hobi dan membayar rasa penasaran anda dengan berkunjung ke Taman Wisata Satwa & Budaya Borneo Life, Balikpapan, Kalimantan Timur. Tempat wisata ini lebih dikenal dengan Penangkaran Buaya Teritip, Balikpapan.

Teritip merupakan pusat penangkaran bagi sejumlah besar buaya di Kalimantan Timur. Saat ini, terdapat lebih dari 1.450 ekor buaya di tempat ini mulai dari buaya muara (Crocodylus porosus) dan dua spesies yang terancam punah yaitu buaya air tawar (Crocodylus siamensis) serta buaya supit (Tomistoma segellly).

Buaya-buaya ini dibesarkan di dalam puluhan kandang di lahan seluas 5 hektar. Kandang ini dikategorikan menjadi 4 jenis yaitu, kandang untuk anak buaya, kandang untuk menimbang berat badan buaya, kandang untuk buaya muda, dan kandang untuk buaya dewasa. Penangkaran buaya teritip dibuka setiap hari Senin hingga Minggu pukul 8.00-17.00. Bila anda berencana berkunjung ke kawasan penangkaran buaya ini, anda diwajibkan membayar harga tiket masuk penangkaran buaya teritip (HTM) sebesar Rp 15.000.

Baca Juga  Menikmati Budaya Masa lampau di Desa Wisata Brayut

Saat anda berada di loket pembayaran tiket masuk, anda akan melihat dua ekor gajah lampung yang berada di sebelah kiri, searah dengan loket penjualan tiket. Anda dapat berfoto sebentar dengan gajah yang dilepas bebas atau bisa juga berwisata mengelilingi lokasi penangkaran dengan menunggang gajah-gajah tersebut. Selesai memarkir kendaraan, janganlah masuk ke dalam terlebih dahulu, anda dapat melihat kandang anak buaya yang berada di luar. Selain itu, anda pun dapat mengambil foto atau ber-selfie ria dengan miniatur patung buaya yang terletak di depan pendopo kawasan wisata ini.

Di area penangkaran buaya teritip, anda dapat memberi makan buaya dengan membeli seekor ayam mati dengan harga Rp 10.000 per-ekor. Saat melemparkan ayam tersebut, siapkan kamera anda untuk mengabadikan momen tersebut baik berupa gambar ataupun video untuk melihat tingkah laku buaya saat makan. Bila anda beruntung, mungkin anda dapat melihat tingkah laku buaya saat berebut makan tersebut.

Penangkaran Buaya Teritip dikelola oleh pihak swasta yaitu oleh CV Surya Raya sejak tahun 1993. Tempat wisata ini memiliki banyak fasilitas termasuk toko souvenir dan tempat makan. Tempat ini menjual berbagai pernak-pernik mengenai buaya, mulai dari kaos bergambar penangkaran buaya teritip, dompet dan tali pinggang/gesper kulit buaya, sampai tangkur (alat kelamin) buaya dengan berbagai ukuran panjang. Untuk harga tangkur buaya dijual dengan harga yang bervariasi tergantung dari panjang tangkur mulai dari harga Rp400.000 sampai dengan jutaan rupiah.

Baca Juga  Menyusuri Keindahan Puri Mataram di Desa Tridadi

Setelah anda membeli cinderamata, di depan toko souvenir tersebut terdapat tempat makan dengan menu ektrim dan unik dimana jarang sekali anda menemukannya, yaitu sate buaya.  Harga sate buaya dijual dengan harga Rp. 3.000 per tusuk. Sate ini dipercaya mampu meningkatkan kekuatan dan vitalitas pria. Harap dicatat bahwa sate buaya, alat kelamin buaya dan minyak hanya tersedia selama akhir pekan dan hari libur.

Bagaimana sudah siap membayar rasa penasaran Anda?(bd03)

Tips : Merintis Pendirian Desa Wisata

Baca juga : Potensi BUMDesa Kelola Wisata Alam
Pendamping Desa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here