Membatik Kayu di Desa Wisata Krebet

Membatik Kayu di Desa Wisata Krebet

Krebet sebenarnya adalah sebuah daerah bertanah kapur yang tandus. Pada awalnya masyarakat Krebet mengandalkan pertanian sebagai sumber mata pencaharian. Tetapi karena kegiatan pertanian hanya berlangsung musiman dan mengandalkan pengairan tadah hujan belum lagi keadaan tanahnya yang tandus, maka warga setempat mengembangkan kreativitas lain untuk menambah penghasilan mereka, yaitu barang-barang kerajinan dari kayu yang dibatik. Hingga kini, Krebet menjadi sentra kerajinan batik kayu yang terkenal di Yogyakarta.

Jika kebanyakan batik yang kita kenal selama ini digambar di atas kain, maka batik yang dihasilkan oleh warga Dusun Krebet adalah di atas kayu. Warga Krebet memanfaatkan kayu sebagai media untuk membatik hingga mampu menghasilkan karya-karya cantik bernilai tinggi yang banyak diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. Desa wisata Krebet juga mempunyai produk kerajinan bunga kering yang juga banyak diminati oleh wisatawan.

Hal menarik lainnya yang bisa dilakukan wisatawan di sini adalah belajar membatik wayang dari kayu. Membatik dengan media wayang kayu tentu akan memberikan sensasi yang berbeda. Proses membatik dengan media ini tentu akan lebih membutuhkan ketelitian sebab polanya secara otomatis dibuat manual, tidak dicetak seperti ketika membatik dengan media kain.

Proses membatik dengan media kayu tentu akan membutuhkan keterampilan tersendiri, berbeda dengan  membatik di atas kain. Karena polanya dibuat secara manual, bukan dicetak, maka membatik dengan media kayu membutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi. Nuansa lain yang ditawarkan dari pelajaran membatik ini adalah, pengunjung dapat belajar membuat berbagai macam motif batik kayu yang dibuat oleh warga Krebet seperti motif parangrusak, parangbarong,  kawung, garuda, sidorahayu, sidomukti, dan motif lainnya.

Berbagai produk kerajinan yang dihasilkan oleh warga Krebet adalah seperti topeng, wayang, almari, aksesoris rumah tangga, patung kayu, kotak perhiasan, dan hiasan batik kayu lainnya dengan kisaran harga mulai dari yang murah hingga jutaan. Untuk pemasarannya pun tidak hanya di dalam negeri, tetapi telah merambah pasar manca negara.

Desa wisata Krebet juga menawarkan fasilitas homestay bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh tentang proses pembuatan kerajinan batik kayu atau sekedar ingin menikmati suasana alam pedesaan Krebet yang masih asri atau untuk belajar bertani kepada warga setempat. Tarif menginap di home stay Desa Wista Krebet ini tidak mahal, yaitu sekiar Rp. 40.000 – Rp. 100.000 per malam.

Lokasi

Desa wisata Krebet terletak di Dusun Krebet, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Bantul, Yogyakarta, kurang lebih 12 km barat daya Kota Yogyakarta. Perjalanan ke Desa Wisata Krebet dapat dilakukan dengan melewati Jalan Bantul menuju arah selatan melewati Desa Wisata Kasongan

Membatik Kayu di Desa Wisata Krebet2

Upacara Merti Dusun Krebet

Warga Krebet juga rutin menyelenggarakan sebuah upacara Merti Dusun Krebet. Upacara ini adalah sebuah bentuk ungkapan rasa syukur warga Krebet kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang melimpah. Upacara ini berlangsung dengan pengarakan gunungan yang berisi bahan makanan pokok menyusuri jalan Dusun Krebet oleh prajurit diikuti oleh warga lainnya yang membawa ubo rampe kenduri. Setelah gunungan diarak sampai pendapa, gunungan diserahkan kepada sesepuh untuk diadakan doa bersama kemudian gunungan dan ubo rampe tersebut dibagikan kepada warga dengan cara rebutan untuk mengambil makanan yang berupa gunungan tersebut.

 Membatik Kayu di Desa Wisata Krebet1

Tips : Merintis Pendirian Desa Wisata

Baca juga : Permainya Desa Wisata Kalibiru
Pendamping Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*