Membangun UKM dari ‘Masalah’ Cara Paul Graham

Membangun UKM dari ‘Masalah’ Cara Paul Graham

BERDESA.COM – Anda sedang mencari cara menelurkan ide mendirikan Usaha Kecil Menengah (UKM)? Ini adalah lima cara menghasilkan gagasan usaha yang unik dari Paul Graham. Paul Graham adalah investor berbagai perusahaan teknologi raksasa salahsatunya AirBnb, perusahaan penyewaan homestay internasional. Uniknya cara Paul menemukan bisnis-nya ternyata sederhana. Ide ini dituliskan dalam blog pribadinya. Membangun UKM itu perlu mindset yang benar, semoga cara pikir Paul Graham bisa menjadi inspirasi.

Masalah adalah sumber ide yang hebat Setiap orang punya masalah dalam hidupnya. Jangan salah, bisa jadi masalah yang Anda hadapi adalah ide hebat yang bakal membangun UKM Anda menjadi perusahaan raksasa. Caranya, bertanyalah pada teman atau kerabat Anda, apa saja masalah mereka dan cari titik persamaannya. Tahukah Anda, bisa jadi masalah yang Anda pikir memusingkan itu sebenarnya ide besar. Rumuskan sebuah solusi dan itu adalah idenya.

Misalnya, Anda adalah memiliki mobil yang sering rewel di tengah jalan dan masalahnya adalah betapa sulit mencari bengkel yang bisa mengurus dan memperbaiki mobil Anda dengan cepat. Bukankah masalah ini juga dialami para pemakai kendaraan? Maka, buatlah usaha berupa bengkel sepesialis menangani mobil bermasalah di tengah jalan dengan servis yang cepat.

Bayangkan kehidupan masa depan
Ketika internet mulai mendunia, semua orang berusaha mencari berbagai informasi dengan cepat dan akurat. Ini pula yang dialami Sergey Brin dan Larry Page, dua anak muda yang sekarang enjadi anak-anak muda terkaya di dunia dengan perusahaan Google-nya. Dua anak muda itu melahirkan Google karena frustasi ketika berusaha mencari informasi di internet.

Belum ada mesin pencari yang cepat dan akurat saat itu. Mereka sadar semua orang membutuhkan perangkat ini, maka lahirlah Google yang sekarang menjadi sahabat semua orang. Jangan salah, awalnya Google hanyalah perusahaan kecil alias UKM yang dimulai di ruang garasi salahsatu anak muda itu.

Tidak Usah Memikirkan Pesaing
Apa yang hari ini belum dipikirkan atau dilakukan orang lain? Rasanya hampir tidak ada. Jangan pula putus harapan hanya karena orang mengatakan,” UKM seperti itu sudah banyak yang melakukannya dan gagal”. Memikirkan persaingan menurut Paul Graham adalah salah. “ Pengusaha pemula hanya perlu memikirkan bagaimana memcahkan suatu masalah dan membuat produk kita benar-benar dicintai orang,” katanya di blog pribadinya.

Seperti yang dilakukan Mark Zuckerberg. Ketika meluncurkan Facebook, sudah ada MySpace and Friendster, dua website sosial media yang telah muncul duluan dan digunakan banyak orang. Tetapi kecerdikan Mark menjawab apa yang dibutuhkan banyak orang adalah sebentuk pelayanan yang hebat sehingga semua orang mencintainya. Tak perlu heran kini Facebook merajai dunia dan dua pendahulunya sudah almarhum.

Apakah ornag membutuhkannya sekarang?
Kalau memang produk Anda memang menjawab kebutuhan orang saat ini, seburuk apapun versi atau produk yang dilahirkan UKM Anda pastilah tetap dibeli orang. Seperti Kaskus pada masa awal kemunculannya. Andrew Darwis, pemilik Kaskus melahirkan Kaskus sebagai tugas kuliah pada awalnya dengan penampilan yang sungguh jauh dari bagus. Tapi karena orang membutuhkannya, ruang diskusi dengan kepanjangan Kasak-Kusuk itu laris manis tanjung kimpul hingga kini.

Lakukan sekarang
Penyakit anak muda adalah terlalu banyak bermimpi tapi tidak melakukan sesuatu untuk mewujudkan mimpi itu. Alhasil, tidak ada perkembangan apa-apa. Karenanya, jika Anda sudah menemukan ide yang baik untuk UKM Anda, mulailah dan segera buat produknya. Tak perlu malu atau ragu karena sebagian besar produk yang berhasil merajai pasar adalah produk yang awalnya diejek banyak orang sehingga membuat malu pembuatnya.

Ternyata ide-ide bisnis besar berangkat dari logika yang sederhana bukan? Makanya, anak-anak muda tidak perlu kawatir lagi. Carilah masalah dan jadikan solusi masalah itu sebagai ide bisnis besar. Untuk membangun UKM Cukup memulai dengan skala kecil saja karena hampir semua perusahaan inovatif dunia bermula dari usaha sangat sederhana alias UKM. Selamat mencoba. (dji-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*