Membangun BUMDesa Bisa Memeratakan Kesejahteraan ke Seluruh Warga Desa

0
548

BERDESA.COM – Meski belum mendirikan BUMDesa tetapi ada banyak desa yang sesungguhnya telah menjalankan olah potensi desanya dan menghasilkan income besar buat desanya. Beberapa desa yang lain bahkan sudah mampu memberikan santunan keehatan dan pendidikan. JIka sudah demikian, lalu apa yang akan dilakukan BUMDesa?

Hal itu mengemuka acara Pelatihan 50 kepala desa dari Halmahera di Hotel Butik, Yogyakarta, pertegahan Mei lalu. Pada acara yang menghadirkan beberapa pembicara dari Usahadesa.com itu para peserta menanyakan perihal beberapa desa yang sesungguhnya telah menjalankan beberapa fungsi BUMDesa mensejahterakan desa, tetap belum memiliki lembaga resmi BUMDesa.

Pertanyaan ini muncul karena sebagian desa di Indonesia sesungguhnya telah menjalankan beberapa fungsi BUMDesa meski belum mendirikan BUMDesa. Misalnya, beberapa desa bahkan telah mampu membayar pendidikan sekolah sebagian warganya dengan pendapatan dari desa. Bahkan mereka juga telah mampu memberikan layanan kesehatan gratis pada sebagian warga yang tergolong kurang mampu.

BUMDesa sesungguhnya bukan wacana baru. Sebagian besar desa bahkan telah bertahun-tahun membangun inisiatif-nya sendiri menciptakan income dengan bermodalkan aset da potensi desa. Misalnya, menyewakan tanah kas milik pada Pihak Ketiga. Sebagian desa yang lain membangun rumah toko atau deretan bangunan pertokoan untuk disewakan. Deretan toko itu tidak hanya mendatangkan uang untuk desa dari hasil sewa melainkan juga meningkatkan gairah usaha di desa itu.

Baca Juga  BUMDesa ‘Bermain’ di Dunia Maya, Kenapa Tidak?

Untuk desa-desa yang sudah melangkah maju seperti itu maka BUMDesa bakal berfungsi sebagai lembaga yang sangat strategis mengembangkan potensi yang telah berjalan. BUMDesa bakal melengkapi kebutuhan besar yang selama ini tidak bisa dijalankan oleh warganya. Misalnya BUMDesa Gumear, Kecamatan Gumelar, Banyumas mendirikan fabrikasi untuk menghaluskan tepun tapioka buatan warganya. Selama ini sebagian besar warga Desa Gumelar mengembangkan produk tepung tapioka.

Hanya saja selama ini warga menjual tepung produk mereka dalam bentuk yang masih kasar dan tidak mapu menciptakan proses penghalusan agar tepung tapioka buatan mereka bisa langsung dijual ke tangan konsumen. Dengan cara ini selain membantu menampung produk unggul warganya, BUMDesa Gumelar juga memecahkan persoalan umum yang dihadapi warga.

Di Bali, BUMDesa bahkan membangun fabrikasi minuman kemasan sehat untuk mencukupi kebutuhan air mineral dalam kemasan yang diolah dan dijual dengan cara modern. Selain bisa menjadi perusahaan yang mendatangkan income bagi desa, fabrikasi air kemasan modern milik BUMDesa juga membuka banyak lowongan kerja bagi para pemuda lokalnya. Alhasil BUMDesa bukan hanya mendapatkan income saja melainkan membangun kecintaan warga pada produk lokal desa.

Baca Juga  Seperti Apa Seharusnya Struktur BUMDesa?

Pada desa yang telah mampu membangun usaha untuk mendatangkan pendatan untuk kas desa, peran BUMDesa sangat strategis. Utamanya, untuk menggali potensi yang jauh lebih besar. Salahsatunya, membangun jaringan pemasaran nan luas, sesuatu yang selama ini sulit dilakukan desa-desa terutama desa-desa yang kesulitan mendapatkan akses informasi. Maklum, sebagian besar desa di Indonesia berupa desa yang belum memiliki

BUMDesa dengan legitimasinya yang kuat karena dilindungi Undang undang, didukung sepenuhnya pemerintah dan dikucuri modal usaha, bakal menjadi lembaga yang sangat kuat membangun pemerataan hasil ekonomi untuk desanya. BUMDesa adalah lembaga yang mampu memeratakan keuntungan dari aset dan potensi desa agar bisa dinikmati oleh seluruh warga desa. BUMDesa bisa mencegah potensi dan aset desa agar tidak terkumul di tangan segelintir elit desa atau para penguasa desa

BUMDesa juga bisa dibangun berjejaring alias kerjasama dengan BUMDesa lain sehingga membentuk badan usaha dengan kekuatan besar. Dengan begitu beberapa desa bakal hanya ditangani satu struktur manajemen dengan orang-orang yang diseleksi dengan ketat. Soalnya, ada banyak kasus desa tidak memiliki SDM yang cukup berkualitas untuk menjalankan BUMDesa-ya. Dengan menggabungkan diri menjadi BUMDesa bersama, BUMDesa juga bisa merengkuh modal yang jauh lebih besar untuk menjalankan usaha dengan skala yang juga besar dibanding jika hanya dijalankan oleh satu desa.(aryadjihs/berdesa)

Baca Juga  Seperti Apakah BUMDesa Terbaik?

Foto:www.liputan6.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here