Melalui Sentuhan Kecil, 3 Desa Wisata Ini Mampu Naikkan Perekonomian Warga

0
1662
desa-wisata-mampu-menaikan-perekonomian-warga-web bb

Pemerintahan kali ini memang sangat fokus untuk membangun area pedesaan, terutama mendoorong semakin banyaknya desa wisata. Hal ini ditunjukkan oleh dua hal. Yang pertama, digelontorkanya dana yang tidak sedikit (dana desa) untuk membangun infrastruktur desa. Kedua, ada beberapa kementerian yang bekerjasama untuk menaikkan perekonomian desa, terutama kemeterian pariwasata.

Dan hasilnya sudah bisa dilihat saat ini. Infrastruktur seperti jalan yang sudah jauh lebih baik membuat sektor ekonomi dan pariwisata juga berkembang. Maka, tak ayal jika banyak destinasi wisata yang tidak melulu di area yang sudah terkenal seperti Bali, melainkan desa-desa kecil di pelosok nusantara.

Berikut ini desa pariwisata yang layak menjadi contoh untuk area pedesaan lainnya yang ingin maju.

Desa Taman Sari, Banyuwangi

Banyuwangi terkenal dengan wilayah pesantren. Akan tetapi, Banyuwangi kini punya imej baru, yaitu sebagai tempat berwisata. Apalagi Banyuwangi dekat dengan Gunung Ijen yang sekarang sedang hits di mancanegara. Banyak wisatawan yang datang ke Indonesia, tidak lagi pergi ke Bali tapi ingin mencapai puncak Ijen.

Baca Juga  Langkah Awal Merintis Desa Wisata

Dan sekarang mereka punya destinasi wisata lain. Setelah dari Ijen, mereka bisa datang ke Desa Taman Sari. Di tempat ini, mereka bisa menemukan budaya unik dari Suku Osing, sebuah suku asli di Banyuwangi.

Pentas musik klasik biasanya yang menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan asing. Sekarang, sudah ada panggung di mana pentas tari tersebut diselenggarakan.

Desa Pujon Kidul

Masih berada di wilayah Jawa Timur. Akan tetapi, cukup jauh dari Banyuwangi. Tepatnya di Malang, terdapat desa wisata bernama Desa Pujon Kidul. Ini menjadi destinasi wisata alam yang tepat bagi pasangan suami istri yang masih memiliki anak kecil.

Di desa ini, anak-anak akan dikenalkan dengan daerah persawahan yang masih sangat hijau. Dan yang paling menarik adalah adanya air terjun Coban Sumber Pitu.

Jangan lupa untuk membawa oleh-oleh berupa susu sapi hasil dari warga lokal. Atau beli juga pohon untuk berkebun di rumah seperti pohon markisa, jambu, dan apel.

Desa Siegentung

Banyak orang suka ke Jogjakarta meskipun mereka sudah berkali-kali mengunjungi tempat wisata yang ada sana. Akan tetapi, mengapa mereka tetap datang? Ada yang bilang Jogja itu tidak pernah ada habisnya. Lebih hebatnya lagi, Jogja selalu berkembang.

Baca Juga  Gereja Misterius di Bukit Rhema Borobudur

Salah satunya dengan semakin bertambahnya desa wisata yang ada di sana. Contohnya saja Desa Siegentung. Ini termasuk desa pariwisata yang sukses di Indonesia.

Apa yang menarik dari desa ini? Lain halnya dengan desa lain yang mengandalkan sektor budaya dan alam, desa yang berada di wilayah Jogjakarta ini mengandalkan IPTEK. Wisatawan akan benar-benar merasakan hal yang beda. Sementara desa identik dengan hal-hal yang bersifat tradisional, justru desa ini memiliki alat-alat yang modern.

Itulah tiga desa wisata yang layak untuk dijadikan patokan agar desa-desa di seluruh tanah air memiliki keunggulan. Tentunya dengan satu tujuan, yaitu membangun perekonomian rakyat sekitar.

Dengan adanya upaya semacam ini, desa tidak lagi bersifat pasif. Desa tidak hanya mendapatkan bantuan desa yang tidak memberikan impact yang sifatnya terus menerus. Dana desa hanya sebagai instrumen pengembangan.

Dan upaya seperti membangun desa pariwisata harus dilakukan agar area pedesaan tidak lagi menjadi area yang selalu ditinggalkan penduduknya yang mencari pekerjaan di area perkotaan.

Baca Juga  Eksotisme Ber-Swafoto di Negeri Atas Awan Mangunan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here