Lion Parcel-BUMDes Gandeng BNI Bangun Layanan Jasa Ekspedisi

0
890

BERDESA.COM – Setelah beberapa waktu lalu berhasil bergandeng-tangan dengan Lion parcel, perusahaan jasa pengiriman paket dan dokumen, yang termasuk dalam grup perusahaan Lion Grup, kini kedua lembaga ini menambah kekuatan dengan menggandeng BNI yang siap membantu pembentukan BUMDes sekaligus mendorong berkembangnya usaha jasa pengiriman paket dan dokumen oleh jaringan BUMDes.

Penandatanganan Nota Kesepemahaman dilakukan Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Susi Adi Sulistyowati dengan Direktur PT Lion Express bertempat di Balai Besar Latihan masyarakat Indonesia. Penandatanganan ini disaksikan Menteri Desa Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo. Hadir pula dalam acara itu Edward Sirait, Manajer Operasional PT Lion Grup.

Disela-sela acara Adi Sulistyowati menyatakan, BNI berkomitmen untuk terus membantu pembentukan BUMDes dan menambah usaha rintisan dalam berbagai bidang sesuai potensi dan peluang usaha yang dimiliki masing-masing BUMDes. “ Salahsatunya mengajak BUMDes mitra binaan BNI untuk menjadi agen Lion Cargo,” katanya. Sejauh ini, kata Adi, BNI telah melakukan pembinaan pada sebanyak 3.978 BUMDes di seluruh Indonesia dan siap melakukan pendampingan, pembentukan, bisnis rintisan, pelatihan dan pemasaran Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) agar bisa terpasar baik secara offline maupun online.

Baca Juga  Inilah Beberapa Desa Kreatif  Membangun BUMDesa

Kemitraan antara Lion parcel, BUMDes dan BNI adalah proses lanjutan setelah beberapa waktu lalu Lion parcel dan BUMDes bekerjasama dalam melayani jasa pengiriman paket dan dokumen. Bidang usaha ini dilirik karena pesatnya perkembangan ekonomi digital dalam bentuk jual-beli online saat ini di Indonesia.

Rintisan usaha ini bukan hanya akan membuka peluang bagi BUMDes menciptakan unit usaha baru tetapi juga bakal membuka pintu gerbang pemasaran online bagi sebagian besar desa di Indonesia yang selama ini belum terjangkau oleh jasa pengiriman online. Diharapkan dengan adanya jaringan pengiriman paket dan dokumen ini maka desa-desa yang selama ini kesulitan memasarkan produk unggulan desanya keluar daerah bakal berakhir.

Pada awal rintisan kerjasama ini dimulai, Staf Ahli Menteri Desa Febby Datuk Bangso menyatakan, ide pengembangan jasa pengiriman ini lahir karena selama ini banyak sekali produk desa yang kesulitan dipasarkan keluar daerah karena tidak adanya jaringan pengiriman yang bisa menjangkau banyak desa di Indonesia. Padahal, jika BUMDes memiliki saluran itu maka peluang untuk menciptakan penghasilan lebih besar sangat mungkin diraih. Soalnya, pasar produk desa semakin luas.

Baca Juga  Strategi Pengelolaan Operasi BUMDesa

Lion parcel lalu digandeng sebagai perusahaan yang akan bekerjasama dengan BUMDes dalam hal pengiriman paket. Selanjutnya BUMDes yang masuk dalam jaringan kerjasama ini bakal melaksanakan pekerjaan sebagai pengelola jasa pengiriman baik pegiriman keluar desa maupun masuk desa. Ini akan membuat banyak desa tidak lagi perlu pergi ke kota untuk mendapatkan perusahaan jasa pengiriman swasta.

Selain menjadi mudah melayani pasar, usaha jasa kelola pengiriman paket dan dokumen ini akan menjadi unit usaha bagi BUMDes sendiri sehingga menambah pendapatan BUMDes. Usaha ini juga membuktikn bahwa meski hidup di desa-desa tetapi BUMDes mampu masuk dalam ritme bisnis modern dengan melakukan pelayanan bagi sistem ekonomi digital yang sekarang ini sedang gegap-gempita melanda semua orang di seluruh dunia. (aryadji/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here