Langkah-langkah Usaha Budidaya Lele Di Desa

0
606

Jika Anda sendang memikirkan peluang usaha apa yang menjanjikan dan menguntungkan bila di jalankan di desa, maka budidaya ikan lele adalah salah satu jawabannya. Ikan lele merupakan ikan air tawar yang kaya akan gizi dan nutrisinya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Selain itu daging pada ikan lele pun enak dan lembut, tak banyak duri. Oleh karena itu ikan air tawar ini memiliki banyak peminat dan merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki permintaan pasar cukup tinggi. Maka dari itu berjualan ikan lele kemungkinan besar akan menguntungkan.

Berbicara mengenai usaha jualan ikan lele, apabila Anda memiliki modal yang cukup akan lebih baik jika Anda membudidayakannya sendiri, jadi Anda tidak perlu mengambil atau membeli dari orang lain. Memang dalam usaha budidaya ikan lele harus memiliki keseriusan, ketelatenan dan tekun, terlebih tiap harinya Anda bersinggungan dengan bau amis karena harus merawat dan memelihara ikan lele secara rutin.

Disamping itu pula Anda harus merencanakan dan memperhitungkan modal dan arah perkembangan usaha budidaya ikan lele yang akan Anda jalankan nantinya. Dalam memulai usaha budidaya lele sebetulnya tidak memerlukan keahlian khusus, semua orang dapat memulai dan menjalankan usaha ini, yang terpenting adalah beberapa hal yang telah disebutkan tadi, keseriusan, ketelatenan dan tekun.

Baca Juga  Dana Desa: Mendongkrak Pelambatan Ekonomi dari Desa

Selain itu, penting juga untuk Anda melakukan pengelolaan keuangan antara uang pribadi dan uang usaha Anda dengan baik, hal ini bertujuan supaya usaha budidaya ikan lele Anda tidak mengalami kerugian dan dapat berjalan hingga menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Semua orang memang dapat memulai usaha budidaya ikan lele dengan mudahnya. Akan tetapi untuk menjalankannya secara konsisten dan berkelanjutan, hanya beberapa orang saja yang dapat melaluinya.

Bagi Anda yang ingin memulai usaha budidaya ikan lele, berikut inilah adalah langkah-langkah untuk budidaya lele bagi pemula:

1. Pembuatan Kolam Ikan Lele

Jika Anda akan membuat kolam budidaya lele, harus jauh dari lingkungan pabrik supaya air dan lelenya tidak terkontaminasi limbah dan polusi. Buatlah kolam yang agak dalam supaya jarak antara air kolam dengan permukaanya cukup dalam, karena jika kolam dangkal maka ikan lele dapat kepanasan saat disiang hari dan berujung kematian. Atur supaya suhu kolam berada pada kisaran 20-28 derajat celsius, suasana kolam juga harus tenang dan air kolamnya pun harus yang keruh dan berwarna hijau lumut. Jangan lupa tambahkan pula tanaman air seperti eceng gondok untuk keteduhan dan juga dapat menyerap racun pada air kolam.

Baca Juga  Beternak Belut Dalam Drum, Peluang Usaha Desa Yang Menjanjikan

2. Pilih Bibitan Ikan Lele Berkualitas

Pilihlah bibit ikan lele yang berkualitas, ciri-cirinya yaitu:

  • Untuk lele pejantan mempunyai perut ramping, tulang kepalanya pipih, berwarna lebih gelap, energik, dan alat kelaminnya berbentuk runcing.
  • Untuk lele betina memiliki perut yang lebih besar daripada punggungnya, kepalanya  cembung, lamban, dan kelaminnya berbentuk bulat.

3. Proses Mengawinkan Ikan Lele

Ikan lele yang siap kawin memiliki ciri-ciri:

  • alat kelamin ikan lele jantan akan berwarna merah
  • alat kelamin ikan lele betina berwarna kuning

Apabila sel telur sudah dibuahi dan benih-benih ikan lele sudah menetas, maka Anda harus memisahkan benih-benih tersebut dari indukannya.

4. Pengembangbiakan Lele

Sebelum memindahkan benih ikan lele, Anda harus menyiapkan ember yang telah diisi dengan air kolam sebelumnya untuk menampung benih ikan lele. Hal ini bertujuan supaya benih ikan lele tidak stres dan berujung kematian. Bersihkan kolam terlebih dahulu sebelum Anda memindahkan benih ikan lele, letakkan ember berisi benih ikan lele tadi ke dalam kolam pada pagi atau malam hari setelah air kolam dikurangi. Jangan langsung pindahkan ember tersebut, tunggulah hingga 24 jam. Hal ini bertujuan agar benih ikan lele dapat beradaptasi dengan kolam.

Baca Juga  Peluang Usaha Dagang di Desa Yang Sangat Menjanjikan

5. Pemeliharaan Lele

Pemeliharaan ikan lele yaitu dilakukan dengan cara memperhatikan dan menjaga supaya lingkungan kolam tetap terawat dan bersih. Berilah lele-lele Anda pakan yang sehat dan berkualitas, Anda dapat memberikan pakan sebanyak 3x sehari. Anda dapat memberikannya pada jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Lele-lele Anda dapat diberikan pakan berupa konsentrat 781-1 karena kandungannya sangat dibutuhkan olehh ikan lele.

6. Pemisahan Lele Siap Panen

Lele yang siap panen ukurannya berkisar antara 5-7 cm atau 9-12cm, ukuran itulah yang banyak dicari di pasaran. Ikan lele yang sudah dipanen dapat Anda jual ke orang-orang sekitar, pasar maupun ke warung makan atau restoran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here