Langkah Awal Kebangkitan Desa

Langkah Awal Kebangkitan Desa

Tercapai cita-cita Singgih Susilo Kartono mempopularkan desanya sampai ke manca Negara melalui kipah inovatifnya dengan produk kayu dan bambu. Seharusnya ini menjadi cita-cita atau keinginan para Lurah seluruh nusantara. Mempopularkan desanya sampai ke seantero dunia. Ini adalah sebuah tujuan mulia dan penting. Para Lurah yang sungguh-sungguh mencintai desa dan warganya akan melakukan segala upaya demi mencapai apa yang telah berhasil dicapai Singgih dari desa Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah.

Tentunya keberhasilan mewujudkan cita-cita ini harus didukung oleh semua elemen masyarakat. Harus ada kesepahaman dan kedekatan antara pemimpin dan yang dipimpin. Lurah yang tidak mendapat dukungan dari rakyatnya akan mengalami kendala besar untuk mencapai cita-cita itu. Para Lurah harus belajar dari apa yang dilakukan Singgih. Meskipun Singgih hanya seorang warga desa biasa, namun kepeduliannya pada upaya memajukan desa sungguh sebuah pelajaran penting. Tidak hanya bagi para Lurah, namun bagi seluruh warga desa. Singgih tergerak karena ia menyadari betapa banyak potensi desanya untuk maju dan terkenal.

Dalam sebuah proses pembelajaran, setiap desa memiliki nilai-nilai sosial, budaya, politik dan ekonomi masing-masing yang unik. Karena itu diperlukan kemampuan seorang pemimpin yang benar-benar memahami keunikan tersebut. Pemimpin yang tidak organik akan mengalami kesulitan untuk melakukan sebuah proses menggali potensi desanya. “Harus ada kedekatan yang alamiah antara masyarakat dengan pemimpinnya,” ujar Singgih. Itulah salah satu modal dasar untuk kebangkitan desa. Kenyataan saat ini begitu banyak desa yang masih tertinggal dan bahkan terbelakang sehingga harus dilakukan upaya-upaya untuk kebangkitan desa.

Sebagai langkah awal yang sederhana, upaya kebangkitan desa bisa dimulai dengan mendorong para Lurah untuk tampil sebagai pemimpin yang mampu memotivasi warganya. Bukan sekadar pemimpin yang mencari untung dari jabatan atau bahkan menjual murah kekayaan yang dimiliki desanya. Caranya? Jika merujuk pada keberhasilan Singgih mempopularkan desanya, maka cara pertama adalah dengan membuat produk-produk dari kekhasan desa untuk diperkenalkan dan dipasarkan seluas-luasnya. Dipasarkan keluar dari desa. Dan untuk membuat produk-produk semacam itu bisa dimulai dengan mengundang berbagai lembaga atau institusi pendidikan atau pakar-pakar di bidang terkait untuk memberikan pembelajaran pada warga desa.

Itulah langkah-langkah awal yang sederhana untuk kebangkitan desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*