Kominfo: Pelaku UMKM Pingin Maju, Segeralah Go Online

Kominfo: Pelaku UMKM Pingin Maju, Segeralah Go Online

Berdesa.com – Jika Anda pelaku UMKM dan ingin usaha Anda maju maka tak ada pilihan selain mulai memanfaatkan marketing digital alias jual-beli online. Soalnya, dalam tiga tahun ini pertumbuhan e-commerce alias jual-beli online tumbuh 30 kali lipat. Sebaliknya, retail offline terus menurun bahkan beberapa perusahaan besar retail gulung tikar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah menancapkan UMKM Go Online sebagai salahsatu program prioritas saat ini. Data yang diperoleh Berdesa.com dari Kementerian Kominfo menyatakan, saat ini sudah ada 4,6 UMKM yang sudah mulai memanfaatkan jaringan digital dalam memasarkan produknya. Jumlah itu berarti baru mencapai 9 persen dari jumlah seluruh UMKM di Indonesia. Kementerian Kominfo menargetkan hinga tahun 2019 bisa mendorong UMKM memasuki online sebesar 8 juta UMKM.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/11) kemarin, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan, kehadiran teknologi digital terbukti mampu menggenjot UMKM tumbuh lebih baik dan semarak. Melalui pemasaran digital, UMKM akhirnya dapat memasarkan produknya lebih luas. Yang paling unik, pola jual-beli online dalam digital marketing membuat banyak orang yang tadinya tidak memiliki keberanian menjalankan bisnis, kini bisa melakukannya.

Dicontohkan Rudiantara, kini orang bisa menjalankan usaha kuliner tanpa perlu memiliki warung makan atau rumah makan apalagi restoran yang bakal menelan modal nan besar. “ Sekarang ini orang bisa membuka restoran langsung dari dapur langsung diantar Go-Jek ke pembeli. Asal pintar memasak dan pandai pula membangun brand melalui online ,” katanya.

Usaha mendorong UMKM memasuki jagat online tak hanya dilakukan Kemenkominfo saja melainkan juga Kementerian Koperasi dan UKM yang getol melakukan pendampingan untuk mengajak para pelaku UMKM masuk ke ekonomi digital.

Sekarang ini melalui figital pula, UMKM bisa meningkatkan kemampuan usahanya sehingga bisa menciptakan produk yang layak jual dan layak bersaing dengan produk lainnya di pasar terbuka. Jadi, UMKM sudah mulai bisa beradu kualitas produk. Di Kementerian Koperasi dan UKM, data UMKM yang sudah memasuki online tercatat 3,79 juta.

Sebagian besar UMKM mengalami peningkatan kapasitas usaha setelah menjual produknya ke berbagai marketplace yang sekarang ini sudah marak di Indonesia. Cara ini selain praktis dan mudah, juga sangat hemat karena UMKM tidak perlu mengeluarkan budget untuk melakukan promosi. Dari menjual di marketplace itu, kini produk-produk UMKM yang dahulu tidak dikenal orang, kini bahkan bisa menjadi produk-produk kelas dunia. Berdasarkan data yang diungkap Kemenkominfo, dari hasil survei menunjukkan bahwa berbisnis online mampu meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26%. Jadi, tunggu apalagi? (aryadji/berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*