Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok Yang Dilakukan Masyarakat

0
86
Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok Yang Dilakukan Masyarakat

Apakah anda penduduk desa? jika iya, tahukah anda desa yang sedang anda tinggali termasuk dalam klasifikasi apa? Untuk mengetahuinya anda bisa melihat Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok yang dilakukan di masyarakat.

Aktifitas sehari-hari yang rutin dilakukan oleh masyarakat digunakan sebagai bahan untuk mengklasifikasi desa. Kegiatan pokok biasanya dilakukan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Karena itu, kegiatan yang ada di masyarakat bergantung pada jenis profesi yang dijalani di setiap lingkungan.

Pembagian Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok

Sebuah profesi pastinya memiliki lapangan pekerjaanya. Lapangan pekerjaan bisa tersedia karena adanya potensi yang dimiliki sebuah lingkungan. Potensi yang ada inilah yang membuat kegiatan pokok masyarakatnya berbeda-beda. Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok masyarakatnya dibagi dalam beberapa jenis berikut :

  1. Desa agraris

Desa yang kebanyakan penduduknya melakukan kegiatan pada sektor agraris atau pertanian diklasifikasikan menjadi desa agraris. Mayoritas penduduk desa bekerja sebagai petani atau pemilik dan pengelola kebun. Kegiatan di kesehariannya dilakukan untuk mengelola lahan dan tumbuhan yang ditanam. Sumber pendapatan utama desa ini berasal dari penjualan hasil ladang atau sawah yang bernilai ekonomis.

  1. Desa nelayan
Baca Juga  Pembagian Dari Klasifikasi Desa Berdasarkan Perkembangan Masyarakatnya

Nelayan merupakan sebuah mata pencaharian yang sangat wajar untuk penduduk desa yang jaraknya tidak jauh dari laut. Kegiatan penduduknya lebih sering mencari atau beternak ikan dan hewan laut lainnya. Selain itu, desa ini juga biasanya penghasil utama bahan yang berasal dari laut seperti tumbuhan laut dan mutiara. Sehingga laut menjadi lapangan pekerjaan utama untuk mereka bisa memenuhi kebutuhan hidup.

  1. Desa industri

Desa industri adalah desa yang kegiatan penduduknya berada pada bidang industri. Kegiatannya lebih sering mengelola atau memproduksi barang industri, baik industri kecil maupun besar. Desa ini lebih mengutamakan kreatifitas produk dan pemanfaatan tenaga manusia untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Pembagian Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok Menurut Daldjoeni

Klasifikasi yang dijelaskan oleh Djaldjoeni cukup berbeda dari klasifikasi yang telah disebutkan. Menurut ilmuwan geografi Indonesia ini, Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok dibedakan menjadi 4 yaitu :

  1. Desa agrobisnis

Di desa ini penduduknya memiliki kegiatan yang lebih sering dilakukan untuk mengolah lahan atau potensi alam, yang kemudian bisa didistribusikan ke luar desa agar bisa mendapatkan hasil untuk memenuhi hidup. Barang yang didistribusikan bisa berupa hasil ladang, hasil hutan atau hasil peternakan.

  1. Desa agroindustri
Baca Juga  Mengukur Manfaat, Dana Desa Bakal di Survei BPS

Desa agroindustri adalah desa yang kegiatan pokok penduduknya lebih sering mengolah bahan mentah hasil pertanian atau hutan menjadi barang jadi atau setengah jadi. Dengan kata lain, desa ini adalah desa yang memanfaatkan hasil dari desa agrobisnis untuk dijadikan produk baru. Industri yang dibangun biasanya industri makanan, minuman, atau pakaian.

  1. Desa pariwisata

Desa pariwisata adalah desa yang memiliki objek menarik yang bisa dijadikan destinasi wisata. Objek wisata yang ditawarkan bisa berupa kekayaan alam, tempat bersejarah ataupun tempat pembelajaran yang menarik. Kegiatan penduduknya akan lebih sering mengelola dan memajukan objek wisata yang ada agar banyak orang yang tertarik untuk mendatanginya.

  1. Desa industri non pertanian

Desa yang kegiatannya lebih banyak mengolah atau memproduksi bahan mentah bukan hasil pertanian menjadi barang siap pakai disebut sebagai desa industri non pertanian. Bahan non pertanian yang digunakan bisa berupa barang hasil tambang atau galian.

Meskipun memberikan pembagian yang berbeda, pada dasarnya Klasifikasi Desa Berdasarkan Kegiatan Pokok menurut Daldjoeni ini memiliki pokok pemikiran yang sama. Kegiatan rutin yang dilakukan oleh masyarakat dipengaruhi oleh potensi desa dan pekerjaaan mereka sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here