Kenapa Usaha di Bidang Wisata Berpeluang Emas, Ini Alasannya

0
2045
Wisatawan menikmati senja di Embung Nglanggeran, yang ada di kaki Gunung Purba Nglanggeran, Desa Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Kamis (14/5). Gunung yang aktif sekitar 70 juta tahun lalu dan menjulang dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut itu dikembangkan oleh masyarakat menjadi salah satu obyek wisata alternatif yang menawarkan keunikan bentang alam. Kompas/Agus Susanto (AGS)14-05-2015

BERDESA.COM – Tahukah Anda, Salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan menguntungkan adalah usaha di bidang pariwisata terus meningkat di negeri ini. Tahun 2014 lalu, usaha di bidang wisata menyumbang 9 persen pertumbuhan domestik bruto dan menyumbang devisa Rp. 120 Triliun. Hebatnya lagi, usana di bidang wisata bisa menyediakan lapangan kerja bagi 11 juta penduduk. Dan angka ini bakal terus naik. Apa yang membuat usaha di bidang wisata begitu cemerlang?

Pertama, karena seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, berwisata menjadi kebutuhan semua orang. Terutama golongan ekonomi menengah ke atas. Wisata adalah kegiatan untuk mendapatkan suasana menyenangkan sehingga mereka tak segan merogoh kantung dalam jumlah besar demi mendapatkan kesenangan. Jangan heran jika bidang ini bergelimang dengan rupiah.

Kedua, wisata adalah mengenai gaya hidup dan tren yang sekarang ini terus meningkat. Kini berwisata bukan lagi kegiatan tersier sebagaimana puluhan tahun lalu. Dahulu, berwisata adalah acaranya orang kaya saja tetapi sekarang setiap orang membutuhkannya.

Baca Juga  Desa Wisata Pertanian, Edukasi Masa Kini

Nah, desa wisata menjadi sangat prospektif karena obyek inilah yang paling rasional sebagai kegiatan wisata terutama kalangan menengah ke bawah. Selain murah, situasi desa yang menawarkan keindahan alam dengan masyarakat yang ramah adalah karakter yang menyenangkan bagi semua orang, termasuk masyarakat pedesaan sendiri.

Apalagi sekarang ini semua orang keranjingan memperlihatkan dirinya berada di tempat-tempat eksotik yang tersebar melalui sosial media. Sekedar informasi, banyak obyek wisata di pedesaan menjadi destinasi wisata top gara-gara gambar-gambarnya menjadi viral di internet.

Keindahan alam pedesaan yang masih perawan sudah pasti bakal sangat menakjubkan direkam melalui kamera handphone Anda.

Ketiga, mudahnya perangkat komunikasi menyapa setiap orang membuat cerita dan gambar setiap obyek wisata segera menyebar ke segala penjuru dunia lalu menyergap rasa penasaran semua orang untuk menikmati keindahan sebagaimana gambar dan fotonya.

Termasuk di sini adalah pengaruh film yang benyak memunculkan tempat indah permai atau langka. Semua infrormasi ini membuat semua orang makin kepincut saja pada obyek wisata di desa.

Baca Juga  Indonesia Bakal Menjadi Negeri Homestay Terbesar di Dunia

Di dalam negeri salahsatu fakta seperti ini terjadi setelah buku Laskar Pelangi membahana. Buku yang bercerita tentang perikehidupan masyarakat Belitung itu membuat Belitung menjadi perhatian dunia dan menuai keuntungan karena meningkatnya kunjungan wisatawan ke obyek-obyek di sana.

Ketenaran Film Ada Apa dengan Cinta-2 juga membuat berbagai tempat yang digunakan untuk syuting film ini, sebagian besar di Yogyakarta, kini menjadi primadona kunjungan wisata.

Tetapi daya prospe desa wisata atau obyek wisata di desa adalah mampu menyedot tenaga kerja yang sangat banyak mulai dari para pekerja operasinal obyek wisata sendiri seperti guide tour, usaha jualan makanan, minuman, homestay dan beragam fitur lainnya. Fakta ini membuat desa wisata dengan jelas mampu mengubah wajah desa menjadi jauh lebih sejahtera sekaligus memesona.

Bayangkan, karena tingginya jumlah kunjungan ke sebuah obyek wisata di desa, para ibu bisa membuka usaha warung makan, penginapan, pengelolaan wisata sendiri hinga bisnis traveling dan sebagainya.

Tetapi sesungguhnya yang paling menarik dari desa wisata adalah karena suasana kehidupan sosial desa menjadi jauh lebih maju, desa menjadi indah, semua orang menjadi ramah dan sederet keuntungan lagi yang bisa dipanen dari usaha desa wisata. Luar biasa, bukan! (aryadjihs/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here