Kenapa Dunia Usaha Harus Memanfaatkan Teknologi Internet, Ini Jawabannya

Kenapa Dunia Usaha Harus Memanfaatkan Teknologi Internet, Ini Jawabannya

BERDESA.COM – Kehadiran teknologi internet sedang mengubah wajah dunia usaha secara global, itulah yang sedang terjadi di dunia saat ini. Mau tak mau, semua usaha yang ingin berkembang harus mengikuti tata baru ini, jika tidak maka bakal sangat sulit berkembang. Terutama dunia pariwisata.

Tema ini mengemuka dalam Rakornas II Pariwisata 18 Mei 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta. Acara ini merupakan hajatan Kementerian Pariwisata untuk merumuskan pengembangan wisata Indonesia. Dalam rapat nasional itu ditetapkan saat ini Kementerian Pariwisata menggalakkan pendirian 20 Homestay di seluruh Indonesia yang semuanya bakal masuk dalam jaringan pemasaran online.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Rhenald Kasali yang kondang sebagai pakar manajemen dalam forum itu menjelaskan, saat ini semua sektor bisnis harus bergerak memasuki abad digital. Soalnya kehadiran internet telah menunjukkan fakta, merubah wajah dunia usaha pada banyak bidang.

Seperti kehadiran Grab Taksi, Uber dan GoJek adalah kenyataan yang menunjukkan itu. Perusahaan taksi konvensional membutuhkan begitu banyak biaya mulai dari membeli armada sendiri, membayar sopir, membangun pull dan sebagainya. Kini, model bisnis taksi sudah berubah total. Perusahaan seperti Uber dan GoJek tak perlu menyediakan modal untuk itu semua. Sebaliknya, GoJek, Uber dan sebagainya itu bahkan bisa menggerakkan bisnis taksi dengan biaya yang sangat kecil karena menggunakan teknologi digital.

Fakta yang sama terjadi pada sektor yang lain seperti merebaknya toko online menjual berbagai produk dan jasa. Semua orang secara revolusioner kini memilih melakuka transaksi online karena banyaknya pilihan yang memudahkan semua orang. Lewat online setiap orang bisa menjelajah begitu banyak tempat dan produk. Hal yang bakal sulit dilakukan jika dilakukan dengan cara biasa.

Pariwisata adalah sektor yang sangat terpengaruhi teknologi digital. Ketertarikan orang untuk memutuskan datang pada suatu obyek dan menghabiskan waktu di obyek tersebut sangat dipengaruhi oleh promosi yang dilakukan obyek wisata. Teknologi digital adalah perangkat yang sangat strategis menjalankan promosi seperti ini.

Melalui internet, setiap orang bisa melihat tempat seperti apa yang ingin dikunjunginya, fasilitas apa yang ditawarkan tempat itu dan kesenangan apa saja yang bisa mereka dapatkan di sana. Bukan itu saja, teknologi digitak memungkinkan mereka melihat langsung isi ruangan homestay tempat mereka menginap. Karenanya, Kementerian Pariwisata menginginkan jaringan homestay di seluruh Indonesia harus menggunakan teknologi digital untuk mempromosikan dirinya sehingga mudah dilihat, diakses dan dipilih sebagai jasa yang diinginkan para wisatawan.

Teknologi digital juga membuat perjalanan ke seluruh dunia menjadi sangat mudah diurus sekarang ini. Soalnya, tersedia banyak layanan pemesanan tiket melalui teknologi ini. Karenanya dunia wisata harus memiliki jaringan yang kuat dengan berbagai layanan digital yang berkaitan dengan traveling.

Mau tidak mau, UMKM juga harus mulai masuk dunia internet. Soalnya, menjual produk melalui internet bakal memotong sangat besar biaya pemasaran. Jika tidak menggunakan internet, bagaimana bisa produk Anda dikenal semua orang di seluruh dunia? Dan sebaliknya, jenis usaha yang masih mengandalkan cara konvensional harus siap menerima kenyataan pahit, usahanya bakal melorot karena gempuran teknologi digital yang kekuatannya luar biasa. (aryadjihs/berdesa)

foto :wired.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*