Kemegahan Istana Ratu Boko Yang Bersejarah

0
1161
Kemegahan Istana Ratu Boko Yang Bersejarah

Pernahkah Anda  berkunjung ke situs purbakala bernama Istana Ratu Boko? Jika belum, Anda bisa datang ke Dareh Istimewa Yogyakarta untuk melihat seperti apa bangunan istana peninggalan kerajaan jaman dulu ini.

Lokasinya hanya berjarak 3 km dari Candi Prambanan yaitu di Desa Bukoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Situs ini juga biasa dikenal dengan nama Candi Ratu Boko, meskipun pada faktanya bangunan yang ada didalam adalah bangunan istana atau keraton.

Sejarah di Balik Bangunan Istana Ratu Boko

Situs ini dibangun diatas bukit dengan ketinggian 195.97 meter diatas permukaan laut dengan luas keseluruhan sekitar 25 hektar. Diperkirakan dibangun pada akhir abad VIII berdasarkan prasasti yang ditemukan di dalam situs ini yaitu Prasasti Abhayagiriwihara yang menunjukkan angka tahun 792 Masehi.

Berdesa Tour

Dinamakan dengan Istana Ratu Boko karena menurut kepercayaan, situs ini adalah keraton atau istana dari seorang raja Mataram bernama Ratu Boko. Ratu Boko tidak lain adalah ayah dari Roro Jonggrang yang kisahnya menjadi legenda rakyat dan berkaitan erat dengan Candi Prambanan.

Baca Juga  Info Wisata Borobudur, Wajib Baca Sebelum Berkunjung

Gaya arsitektur Budha dan Hindu akan terlihat saat memasuki kawasan ini. Itu karena istana dibangun oleh Wangsa Syailendra yang menganut ajaran budha yang kemudian diambil alih oleh para penguasa Mataram Hindu sehingga ada perpaduan diantara Budha dan Hindu.

Keindahan Arsitektur di Istana Ratu Boko

Istana ini sebenarnya memiliki banyak bagian bangunan didalamnya, sayangnya saat ini hanya tersisa puing-puing reruntuhan yang menyisakan bekas bangunan. Tapi tenang saja, situs ini tetap mempesona dan patut untuk Anda datangi.

  1. Gerbang Utama

Pintu masuk ke terletak disebelah barat istana dan terdiri dai 2 gerbang yaitu gerbang luar yang berukuran lebih kecil daripada gerbang dalam yang merupakan gerbang utama. Gapura luar terdiri dari 3 gapura paduraksa sedangkan gerbang utama terdiri dari 5 gapura paduraksa.

Meskipun ada 5 gapura tapi hanya ada 3 tangga, ini karena 2 gapura pengapit gapura utama tidak dihubungkan dengan tangga. Tangga dihiasi dengan ‘ukel’ di pangkal dan puncak pipi tangga. Sedangkan dinding luar tangga dihiasi dengan pahatan motif bunga dan sulur-suluran

  1. Candi Batu Kapur
Baca Juga  Gondola Pantai Timang, Keindahan Yang Penuh Tantangan

Sekitar 45 meter dari gerbang utama terdapat pondasi ukuran 5×5 m2 yang terbuat dari batu kapur atau batu putih. Sedangkan bagian atasnya yang sudah hancur diperkiraan terbuat dari bahan kayu yang mudah sekali hancur.

  1. Candi Pembakaran

Reruntuhan ini berupa teras tanah berundak setinggi 3 meter dan memiliki 2 teras. Permukaan teras atas merupakan pelataran rumput dengan sebuah lubang kotak berukuran 4×4 meter dibagian tengah yang diduga digunakan untuk tempat pembakaran mayat. Disebelah tenggara candi ini terdapat sumur tua yang konon adalah sumber air suci.

  1. Paseban

Kata paseban berasal adalah kata seba dalam bahasa jawa yang berarti menghadap, jadi paseban adalah tempat yang digunakan untuk menghadap raja. Di reruntuhan ini terdapat sekitar 20 umpak atau tumpukan batu yang diduga pondasi tiang dan atap bangunan yang terbuat dari batuan andesit ini.

  1. Pendapa

Dalam bahasa jawa, pendapa diartikan sebagai ruang tamu atau hamparan lantai beratap yang pada umumnya ada di bagian depan rumah. Di ketiga sisi pendapa terdapat jalan masuk berupa gapura beratap dan disebelah tenggara luar dindingnya terdapat sebuah teras batu yang digunakan untuk pemujaan.

  1. Keputren
Baca Juga  Sejarah Asli Candi Prambanan Yang Melegenda

Keputren memiliki arti tempat tinggal para putri, letaknya berada disebelah timur pendapa. Terbagi dalam dua lingkungan yang dibatasi dengan tembok batu yang memiliki sebuah pintu penghubung. Di lingkungan pertama terdapat 2 kolam berbentuk persegi dan 1 berbentuk bujur sangkar sedangkan lingkungan yang lain terdapat 8 kolam bundar yang berjajar 3 baris.

  1. Gua

Di lereng bukit kawasan ini terdapat dua gua yang disebut Gua Lanang (laki-laki) dan Gua Wadon (perempuan). Gua Lanang berada di bagian timur laut paseban sedangkan Gua Wadon berada di sebelah tenggara paseban.

Di wisata Istana Ratu Boko ini selain bisa melihat keindahan arsitektur model kuno, kita juga bisa mengetahui peninggalan-peninggalan bersejarah yang ada di Indonesia. Sangat cocok untuk Anda yang ingin berwisata sekaligus mendapatkan pengetahuan. Letaknya juga dekat dengan beberapa candi lain terutama Candi Prambanan yang lebih banyak dikenal di Yogyakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here