Kelola Wisata Irigasi, BUMDes Sukanagalih Mewakili RI ke Malaysia

0
762

BERDESA.COM – Kerja keras Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Utama Mandiri Desa Sukanagalih, Cianjur, Jawa Barat, mengembangkan potensi wisata dan produk asli desanya, membuahkan hasil gemilang. Baru-baru ini BUMDes Utama Mandiri menjadi salahsatu delegasi Indonesia yang resmi ditunjuk Direktorat Pengembangan Usaha Ekonomi Desa (PUE) Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, ke Kuala Lumpur Malaysia.

BUMDes Utama Mandiri bersama BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok Klaten dan BUMDes Pujon Kulon Malang bakal memamerkan keberhasilan BUMDes-nya mengelola potesi desa dalam pameran di Malaysia. Tiga BUMDes ini terpilih setelah melalui seleksi ketat yang digelar Kementerian Desa beberapa waktu lalu. Selain BUMDes, Indonesia juga mengirimkan 10 Usaha Mikro Kecil dan Menengah dari berbagai daerah di Indonesia untuk unjuk gigi dalam acara ini.

Direktur BUMDes Sukanagalih Abdul Hamid menyatakan, Sukanagalih unggul pada  kategori Desa Wisata sekaligus sentra pemasaran produk lokal desa. “ Kami mengembangkan wisata ar dengan memanfaatkan Bendungan Cinangka,” katanya. Obyek wisata yang diberi nama Desa Wisata Kampung Irigasi itu kini telah menjadi salahsatu destinasi wisata favorit yang dikunjungi ribuan orang setiap  bulan. Di obyek ini para pengunjung bisa melakukan tubing menggunakan ban dalam besar. Para pengelola juga sudah menyiapkan rompi pelampung dan helm adenture untuk melindungi keselamatan para pengunjung yang sedang menikmati asyiknya river tubing di tempat wisata ini.

Baca Juga  BUMDesa ‘Bermain’ di Dunia Maya, Kenapa Tidak?

Keberhasilannya obyek wisata Kampung Irigasi ini tidak terjadi begitu saja. Untuk menyulap bendungan menjadi temmpat wisata yang menarik, BUMDes bersama warga bahu-membahu membersihkan seluruh sisi bendungan termasuk kebersihan airnya. Setelah itu melkukan promosi secara massif agar berita mengenai dibukanya tempat wisata ini segera menyebar dan mengundang pengunjung untuk datang.

Promosi dilakukan utamanya menggunakan media sosial alias Medsos dengan pelibatan anak-anak muda. Soalnya, pengguna terbesar media sosial memang anak muda. Para pemuda menciptakan foto-foto yng indah dan menawan hati pada akun Instagram dan Facebook mereka untuk memincut hati semua orang sehingga mengundang minat semua orang untuk datang.

Strategi ini ternyata sangat efektif. Foto-foto dan video yang tersebar itu dengan cepat megundang penasaran semua orang mengenai Kampung Irigasi. Hasilnya, hanya dalam beberapa bulan saja, obyek wisata di Desa Sikanagalih segera meroket dan mengundang orang dari berbagai daerah untuk berkunjung ke sana.

Bukan hanya menjadi terkenal saja, keramaian wisata Kampung Irigasi juga menciptakan beragam efek eknomi bagi warga sekitarnya. Warung-warung warga berdiri, anak-anak muda sibuk mengelola berbagai kebutuhan kerja mulai dari parkir hingga menjadi pemandu wisata. Alhasil, ratusan warga desa ini kini memiliki potensi pengembangan ekonomi dari aktivitas yang dilakukan BUMDes. Kerja keras mereka mulai terbayar dengan terpilih menjadi salahsatu BUMDes terbaik mewakili Indonesia dalam acara bertaraf raksasa.(aryadji/berdesa)

Baca Juga  Membangun BUMDes Kuat Perkasa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here