Kelemahan UMKM Sekaligus Cara Mengembangkan Menjadi Besar

Kelemahan UMKM Sekaligus Cara Mengembangkan Menjadi Besar

BERDESA.COM – Salahsatu kelemahan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) terutama di pedesaan adalah belum tertatanya sistem manajemen usaha. Para pelaku UMKM biasanya menjalankan hampir semua urusan usahanya sendirian atau dengan kekuatan yang serba terbatas sehingga jangan kaget jika seorang pengusaha kecil harus belanja bahan baku, mengerjakan produksi dan memasarkan sendiri produk-produknya.

Banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan pelaku UMKM membuat volume produksi sering tidak konsisten, kualitas produk tidak terkontrol dan hanya berkutat pada wilayah pemasaran yang terbatas. Apa terobosan yang harus dilakukan UMKM untuk mengembangkan usahanya?

  1. Mulai Menggunakan Strategi

Untuk mempermudah pelaku UMKM mengembang, mereka perlu memikirkan strategi khusus untuk menangani usahanya dengan cara menciptakan sistem yang efisien pada proses kerja dari A hingga Z sehingga bisa melahirkan efisiensi anggaran dan memiliki tahapan-tahapan terencana. Usaha tidak bisa dijalankan tanpa rencana yang baik.

  1. Hemat Anggaran Operasional

Kelemahan UMKM adalah tidak menghitung biaya operasional dengan rinci. Sehingga banyak UMKM yang gulung tikar meskipun penjualannya tinggi. Hal itu terjadi karena mereka tidak menganggap penting menajemen keuangan meski dalam bentuk paling sederhana sekalipun. Menciptakan biaya operasional paling murah sangat penting dilakukan karena skala modal UMKM yang terbatas.

  1. Kuasai Harga Pasar

Pelaku UMKM harus selalu memantau perkembangan harga baik bahan maupun biaya operasional lain yang terkait dengan produk yang dia buat. Misalnya, kenaikan biaya bahan baku, biaya transportasi dan terutama harga produk yang sama dari perusahaan lain. Jangan sampai bisa menjual tetapi tidak bisa membeli bahan baku untuk produksi selanjutnya.

  1. Pahami Pesaing

Ingat, terjun ke bidang usaha berarti siap tempur dengan persaingan. Pelaku UMKM harus selalu mengintai apa yang dilakukan pesaing. Selalu dan selalulah berusaha menciptakan keunggulan dibanding mereka mulai dari melahirkan produk yang lebih bagus hingga menciptakan inovasi dalam hal pemasaran. Hal ini akan memberi kemenangan bagi Anda dibanding mereka.

  1. Lakukan Investasi

Jika usaha Anda sudah menghasilkan uang, sebaiknya gunakan sebagian uang itu untuk berinvestasi. Investasi bisa berupa peningkatan kapasitas usaha dengan pembelian mesin baru atau memperluas jaringan pasar yang baru dan sebagainya yang intinya aakan meningkatkan lompatan keuntungan bagi usaha. Investasi juga bisa berupa melahirkan jenis usaha yang baru yang bisa mendukung usaha lama. Misalnya Anda berinvestasi membeli mobil sebagai armada antarjemput produk ke pelanggan sebagai sehingga usaha Anda unggul dalam layanan pelanggan misalnya.

Apa manfaat dari langkah-langkah tadi? Jika Anda menjalankan beberapa hal di atas maka Anda akn terhindar dari kegagalan usaha atau minimal kegagalan bisa diantisipasi. Begitu juga kerugian, Anda menjadi tahu apa saja pos-pos yang penting untuk dibiayai dan mana bagian yang sebenarnya bisa dipotong bahkan ditiadakan. Fungsi lainnya, pelaku UMKM menjadi tahu cara mengembangkan bisnis menjadi besar sekaligus bagaimana cara menciptakan laba yang lebih tinggi. Selamat mencoba.(aryadji/berdesa/dari beberapa sumber)

Foto: www.desa-coding.com

cd desa wisata

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*