Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Crowdfunding for Startups di Indonesia

0
622
Kelebihan dan Kekurangan Mengajukan Crowdfunding for Startups di Indonesia

Crowdfunding for startups sudah banyak menjadi pilihan para pengusaha terutama pada industri kreatif seperti developer game, film indie, musik, bahkan pendanaan channel youtube. Namun di Indonesia, sistem crowdfunding untuk pendanaan startups ini masih tergolong jarang pendukungnya. Artikel ini akan membahas tentang kelebihan dan kekurangan crowdfunding for startups di Indonesia.

Kelebihan

Dari bermacam-macam cara mendapatkan modal, pengusaha muda pasti akan memulai riset dari internet. Muncul beberapa pilihan seperti menjual properti yang dimiliki, meminjam pada Bank, atau mengajukan crowdfunding. Berikut adalah kelebihan mengajukan crowdfunding.

  1. Tidak perlu membayar angsuran

Crowdfunding yang berbasis donasi, dan reward tidak membebankan kewajiban pembayaran angsuran. Hal ini karena uang donasi yang masuk ke rekening dari pendana murni merupakan pemberian. Kemudian jika crowdfunding for startups yang dipilih berbasis reward, maka pihak pemilik proyek harus memberi hadiah atau sampel produk kepada pendana.

  1. Tidak Perlu Menyiapkan Jaminan

Pengajuan di crowdfunding tidak memerlukan jaminan seperti pinjaman di Bank atau lembaga pinjaman lain. Terlebih lagi pengusaha yang baru merintis karir pasti belum memiliki harta benda untuk dijaminkan. Biasanya bank memberikan syarat berupa jaminan sesuai besar pinjaman yang diajukan. Namun dengan memilih crowdfunding for startups, developer dan artis baru hanya perlu memaksimalkan kualitas dan potensi karyanya.

  1. Syarat Mudah
Baca Juga  UMKM dan Start Up, Apa Bedanya?

Syarat yang dikenakan untuk mengajukan campaign crowdfunding relatif mudah. Startups hanya perlu mendaftarkan diri ke website penyelenggara crowdfunding. Setelah itu, startups memasang banner atau poster untuk promosi di website tersebut.

Beberapa website juga memberikan kesempatan pada startups untuk menentukan berapa lama campaign akan berlangsung. Misalnya 1 bulan hingga 3 bulan, dengan capaian target yang juga bisa disesuaikan kebutuhan.

  1. Fokus pada pengerjaan proyek

Setelah memasang campaign, startups bisa berkonsentrasi mengerjakan proyek tanpa memikirkan dana yang harus dicari. Uang yang terkumpul dari campaign di website crowdfunding dapat dicairkan segera setelah target tercapai atau setelah waktu campaign habis.

  1. Cari Uang Sambil Promosi

Situs crowdfunding pasti akan menggunakan segala cara agar mudah ditemukan di google. Jadi memasang campaign di website crowdfunding hampir sama fungsinya sebagai ajang promosi. Hal ini menyebabkan biaya untuk promo proyek bisa dialihkan ke promosi produk saat sudah siap dipasarkan. Keuntungan ini jarang disadari oleh para startups karena mereka fokus meningkatkan promo melalui sosial media.

Baca Juga  Mengenal Crowdfunding Dan Penggunaan Dana Crowdfunding Untuk Usaha

Kekurangan

Jika dilihat lebih jauh, penduduk Indonesia lebih suka berdonasi pada bencana alam daripada mengentaskan pengangguran. Tidak salah memang, namun dari sinilah dapat dilihat bagaimana perspektif orang Indonesia terhadap pengusaha kreatif.

Masih dipandang sebelah mata. Inilah tantangan baru bagi pengusaha yang kemudian memunculkan beberapa hal yang menggambarkan kekurangan dalam pengajuan crowdfunding for startups di Indonesia.

  1. Perlu Strategi Agar Campaign Lolos

Memasarkan produk baru, apalagi masih berbentuk rencana produk pasti sangat sulit. Memerlukan usaha besar untuk bisa menyebarluaskan informasi mengenai produk agar diketahui dan didukung banyak orang. Iklan melalui endorsement di sosial media mungkin jadi salah satu pilihan.

Beberapa website penyelenggara crowdfunding for startups memberikan peraturan bahwa jika campaign tidak memenuhi target, maka uang tidak bisa dicairkan sama sekali. Adapula website yang memberi peraturan persentase minimal untuk pencairan dana yang bisa disetujui. Hal ini perlu jadi pertimbangan dalam pemilihan website crowdfunding for startups.

  1. Dana Tidak Besar

Agar campaign lolos dengan cepat dan relatif mudah, caranya adalah dengan mengurangi jumlah target dana. Hal ini mengakibatkan kurangnya dana yang bisa didapatkan. Sisa dana yang dibutuhkan mungkin harus dicari dari tempat lain. Namun dana sedikit akan lebih baik daripada tidak sama sekali bukan?

  1. Kepemilikan Perusahaan Terbagi 
Baca Juga  Fakta-fakta Seputar Crowdfunding Indonesia yang Wajib Diketahui

Euqity crowdfunding adalah bentuk lain penggalangan dana selain reward dan donasi. Equity crowdfunding menghasilkan dana proyek dengan menjual saham perusahaan kepada pihak luar. Hal ini mengakibatkan beberapa konsekuensi misalnya keuntungan yang berkurang karena harus dibagi ke investor. Seringkali keuntungan yang dibagi lebih besar dibandingkan suku bunga pinjaman bank.

Kelebihan dan kekurangan dalam pengajuan crowdfunding for startups bisa dijadikan pijakan bagi pengusaha muda yang sedang merintis bisnis baru. Tingginya persaingan dimasa ini, menyebabkan generasi muda harus pandai melihat peluang. Crowdfunding for startups adalah salah satu cara untuk mendapatkan dana di awal bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here