Kata Siapa di Desa Tidak Bisa Usaha? Iniloh Ketiga Bukti Kesuksesan di Desa

0
2893
Mengetahui Definisi dan Ciri-Ciri Desa Tradisional

Desa merupakan akar dari roda ekonomi. Pasalnya, dari sanalah kebanyakan roda ekonomi berputar dan akhirnya berujung ke wilayah perkotaan. Banyak sekali usaha di desa yang umum dilakukan. Namun, jenis usahanya sendiri tidak bisa disamaratakan, karena kondisi geografis yang berbeda.

Umumnya, usaha yang dilakukan oleh orang-orang di wilayah pedesaan adalah untuk mendukung perekonomian keluarganya. Usaha-usaha ini umumnya masuk dalam sektor agrokompleks, seperti bertani, beternak, budidaya ikan, dan berkebun. Keempat usaha tersebut memang paling umum dijumpai dan selalu identik dengan wilayah pedesaan.

Namun, ada juga pedesaan yang memiliki usaha kerajinan tangan, seperti pembuat batik, anyaman, gantungan kunci, dan masih banyak lainnya. Ada juga yang sebagian masyarakatnya memiliki usaha menyediakan material bahan bangunan, seperti pasir, kapur, batu bata, genteng, dan barang-barang sejenis lainnya.

Dengan demikian, tiap desa memiliki usahanya masing-masing dan tentunya hal ini akan menciptakan ekosistem yang saling melengkapi, karena tiap desa memiliki peran masing-masing dalam menumbuhkan ekonomi suatu negara.

Tiap desa memiliki usaha sendiri-sendiri, tetapi kita belum mengetahui contoh desa dengan usahanya masing-masing. Oleh karena itu, untuk melengkapi informasi mengenai hal ini, berikut adalah beberapa desa di Indonesia dengan kegiatan usahanya.

Baca Juga  Inspirasi Bisnis Desa: Bisnis Ternak Ayam Potong Omset Puluhan Juta untuk Pemula

1. Kampung Kerapu di Situbondo

Situbondo sudah terkenal sebagai daerah penghasil ikan kerapu terbesar di Indonesia dan mungkin saja di Asia Tenggara, bahkan di dunia. Pasalnya, hampir semua usaha di daerah ini memang tidak lepas dari ikan kerapu, terutama untuk pembenihan, pendederan dan pembesaran.

Kualitas air laut dan pendampingan pembenihan ikan kerapu yang tepat membuat wilayah ini menjadi salah satu penghasil benih ikan kerapu berkualitas, bahkan beberapa usaha pembenihan juga melakukan pengiriman skala ekspor, seperti ke China, Taiwan, Singapura dan beberapa negara lainnya.

Kesuksesan yang besar ini akhirnya diwujudkan dengan membuat objek wisata yang bernama Kampung Kerapu. Dengan demikian, Kampung Kerapu sendiri sebenarnya bukan julukan suatu desa, tetapi itu adalah tempat yang mewakilkan bahwa daerah Situbondo merupakan penghasil ikan kerapu terbesar di Indonesia.

Kampung Kerapu bisa dibilang sebagai monumen bahwa produksi kerapu di Situbondo termasuk berhasil. Di sini, kamu bisa menjumpai puluhan Keramba Jaring Apung (KJA) yang dikemas dengan unik. Selain itu, ada juga dermaga yang didesain dengan sangat bagus dan benar-benar menarik perhatian.

Baca Juga  Ebook Kumpulan BUMDesa Terbaik Indonesia

2. BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok

Desa Ponggok menjadi begitu terkenal belakangan ini karena desa ini telah berhasil menjadi salah desa yang mampu menghasilkan pendapatan yang fantastis, yaitu omzet yang dicapainya 10,36 milyar dengan laba bersih 6,5 milyar.

Perolehan ini tidak lepas dari BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) yang bernama Tirta Mandiri. Usaha yang digagas oleh BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok bergerak dalam bidang kepariwisataan. Dari sini, mereka telah berhasil mengembangkan usaha lainnya, seperti mendirikan minimarket dan rumah makan tenda.

Awal usaha yang ditawarkan Desa Ponggok pada awalnya hanya wisata air, yaitu kolam renang. Walaupun hanya itu saja, tetapi itu sudah cukup menarik perhatian masyarakat dan tak heran wisata air di Desa Ponggok menjadi ramai oleh wisatawan. Bahkan tiap harinya bisa mencapai 600 orang dan jumlah ini akan menjadi dua kali lipat ketika selama masa liburan ataupun akhir pekan.

3. BUMDes Desa Cibodas

Sama halnya dengan Desa Ponggok, Desa Cibodas juga memiliki tempat wisata yang tak pernah sepi oleh pengunjung, baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Baca Juga  Mental dan Karakter Yang Perlu Dimiliki Seseorang Yang Ingin Mulai Berwirausaha

Keberhasilan BUMDes di desa ini membuatnya tampil bak wilayah perkotaan. Namun, ada dua hal yang membedakan desa ini dengan wilayah perkotaan, yaitu gotong royong dan kerja sama antar masyarakatnya yang masih begitu kental.

Berkat kedua semangat itu, warga di Desa Cibodas memiliki usaha penyaluran air bersih. Tidak hanya memperoleh keuntungan yang akan kembali ke desa lagi, tetapi usaha ini juga memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakatnya.

Dulu air di sini sukar diperoleh, tetapi dengan adanya usaha yang dilakukan dengan semangat gotong royong, akhirnya masyarakat desa ini sudah tidak mengalai masalah itu. Bahkan saat ini konsumennya sudah mencapai 3.200 orang.

Dari ketiga contoh desa yang telah sukses mengembangkan usahanya itu, maka seharusnya kita sudah mengetahui kunci sukses dari ketiganya, yaitu dengan memaksimalkan peluang dan hal-hal yang dimiliki oleh desanya masing-masing. Bahkan Desa Cibodas malah memutar hal yang sebelumnya susah diperoleh menjadi hal yang mudah diperoleh sebagai usaha mereka, yaitu penyaluran air bersih.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here