Jualan Sayur Online, Kenapa Tidak?

Jualan Sayur Online, Kenapa Tidak?

BERDESA.COM – Ini peluang usaha di desa utamanya bagi para pemuda. Kenapa pemuda, karena usaha ini mengharuskan penggunaan media sosial dan model komunikasi berbasis internet lainya seperti Whatt Apps dan sebagainya. Tetapi yang dapat keuntungan bukan hanya pemuda melainkan juga warga desa umumnya. Peluang usaha apakah itu?

Sekarang ini semua orang akan memilih cara yang paling praktis dalam hampir segala hal. Utamanya untuk hal-hal yang sudah rutin dilakukan. Misalnya, jika dahulu kala memindah chanel tivi harus memencet-mencet tombol, sekarag cukup dengan remote. Jika dulu orang harus melakukan pembayaran telepon, listrik, angsuran motor dan sebagainya di beberapa tempat, kini cukup di satu tempat bahkan bisa melalui satu kali transfer.

Sekarang ini semua orang juga enggan pergi ke mall atau supermarket karena butuh banyak waktu, tenaga, biaya dan tidak efisien. Kenapa, karena kadang apa yang ingin kita beli tidak ada di tempat yang kita kunjungi dan sebagainya. Akhirnya orang memilih membeli melalui online karena tidak perlu keluar rumah, tidak membutuhkan biaya transportasi dan bisa melihat-lihat dulu produk apa yang akan dibeli hingga bertransaksi. Semuanya bisa dilakukan sembari menyeruput kopi di rumah.

Nah, dari beberapa peluang itu muncullah peluang ini yakni berjualan sayur secara online. Online yang dimaksud bukan seperti membeli baju atau hijab di toko online. Melainkan, jaringan pemasaran dikembangkan dengan menggunakan alat komunikasi berbasis internet itu tadi. Bukankah sayur gampang layu?

Ini berbeda dengan toko online yang berjualan fashion. Juaan sayur secara online megharuskan konsumennya berada pada satu kawasan yang tidak terlalu luas atau jauh. Misalnya, dalam satu kota. Pesanan bisa dilakukan melalui jaringan Facebook atau What Apps sehari sebelumnya. Esoknya, sayur yang dipesan sudah tiba di depan pitu rumah. Apakah tak rugi kalau orang hanya beli dua ikat kangkung dan minta di antarkan?

Tentu saja rugi kalau hanya mengantarkan 2 ons bawang merah ke pembeli. Makanya pembelian memiliki angka minimal. Misalnya, pembelian minimal Rp. 30 ribu ditambah ongkos antar Rp 5 ribu. Biaya antar bakal makin irit jika pembelinya tidak hanya satu tetapi banyak pembeli dalam satu area wilayah misalnya satu kota kabupaten. Anda juga harus menghitung jarak tempuh untuk menentukan biaya antar. Apakah tidak terlalu mahal bagi pembeli?

Kalau dibandingkan dengan harga pasar, tentu saja layanan ini lebih mahal karena ada sistem antar. Tetapi coba hitung biaya transportasi ke pasar, waktu yang dibutuhkan untuk pergi ke pasar dan ketersediaan produk yang terjamin. Maksudnya, ketika Anda pergi ke warung atau toko, apakah ada jaminan sayur yang Anda inginkan pasti tersedia, kalaupun tersedia apakah ada jaminan sayur itu dalam kondisi masih baik.

Nah keunggulan jualan sayur online adalah si penjual menjamin sayur yang dipesan dipastikan ada dan dalam kondisi yang baik. Di antar pada jam tertentu ketika konsumen siap memasak dan dipastikan produknya pilihan serta datang sesuai pesanan produk. Si penjual harus menjamin, ketika si konsumen memesan bayam maka yang datang adalah bayam segar dan bagus dan bukan malah labu atau jengkol.

Metode kerjanya sebenarnya sederhana. Urutannya begini, pada hari Senin pagi hingga sore pesanan masuk, malam atau dini hari si toko sayur online berbelanja ke pasar soalnya sayur segar biasanya siap di pasar pada dini hari. Setelah berbelanja sesuai pesanan, sayur-mayur itu lalu dikemas dengan rapi dan cantik, diberi pita harga khusus seperti yang kita temui di supermarket dan dibungkus plastik baru sehingga higienis.

Setelah itu si petugas pengantar akan mengantarkan sayur-mayur itu satu-satu ke alamat pembeli dan menyampaikan sayur yang dipesan dengan ramah dan disertai ucapan misalnya, selamat makan siang untuk seluruh keluarga dan sebagainya.

Akan lebih hebat lagi kalau Anda juga menyediakan layanan sayur-mayur plus bumbu untuk satu jenis resep sayur. Misalnya, paket sayur asem untuk 5 orang. Menyediakan paket sup daging sapi untuk 4 orang, dan sebagainya dan dalam kondisi yang sudah dicuci bersih. Ini bakal lebih praktis bagi si pembeli karena mereka tinggal ‘cemplung’ saja.

Beberapa jenis usaha seperti ini sudah mulai marak di kota-kota besar. Untuk mendapatkan model atau contohnya Anda tinggal browsing di internet saja. Usaha ini cocok dilakukan anak-anak muda pada urusan pemasaran dan pengantaran. Bakal menjadi hebat dan menghidupi banyak petani jika sayur yang dijual diambil dari kebun petani di desa. Jadi, sebenarnya model penjualan online tidak identik dengan jual-beli gadget dan barang modern lainnya. Tertarik?(aryadjihs/berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*