Jualan Sayur, Modal Sejuta Keuntungan Berlipat Ganda

0
2771
Mental dan Karakter Yang Perlu Dimiliki Seseorang Yang Ingin Mulai Berwirausaha

Membahas tentang peluang usaha yang dapat dilakukan di desa memang tidak ada matinya. Betapa tidak, ada banyak sekali potensi usaha didesa. Desa memang masih menjadi tempat yang sangat prospektif untuk membuka usaha baru. Tidak hanya usaha dengan modal awal yang besar, namun bisnis minim modal juga kini sudah banyak dicoba di desa.

Tidak sedikit bisnis yang bisa kita coba aplikasikan di desa, hanya saja, kita kadang enggan mencoba karena berbagai alasan. Padahal, bisnis itu modal awalnya hanya satu: niat dan tekad yang kuat. Urusan modal bisa dicari kalau kita memang sudah berniat dan bertekad kuat untuk membuka usaha.

Bagi Anda yang sudah bertempat tinggal di desa, mungkin Anda belum menemukan bisnis apa yang cocok untuk dibuka di desa. Ada banyak sekali sebenarnya, jika Anda mmiliki lahan yang luas, bisnis bermodal lumayan seperti ternak ayam atau budidaya ikan dan usaha kolam pemancingan bisa Anda coba. Namun bagi Anda yang memiliki modal dan lahan yang minim, tidak usah khawatir karena ada juga lho bisnis dengan modal minim dan lahan minim. Seperti misalnya bisnis hidroponik cabai. Mau bisnis tanpa modal? Bisa banget. Ada bisnis yang bermodalkan nol rupiah alias tanpa modal. Beberapa diantaranya adalah bisnis bimbel dan bisnis jastip atau jasa titip.

Baca Juga  Mohammad Najib Buka Rahasia BUMDes di Bumi Minang

Nah jika beberapa bisnis yang sudah disebutkan diatas belum dapat memberikan Anda inspirasi, bisnis yang satu ini mungkin dapat memberikan Anda inspirasi. Di desa, masyarakatnya masih gemar memasak sendiri, oleh karenanya, usaha kuliner seperti lauk matang mungkin jarang kita temui di desa, karena biasanya warga lebih suka berbelanja sayur lalu memasaknya sendiri.

Nah hal ini bisa Anda manfaatkan nih. Jika bukan sayuran matang yang Anda jual, kita bisa menjual sayuran mentah. Ibu-ibu di pedesaan akan lebih suka jika ada penjual sayur yang lebih dekat, meskipun jika kurang lengkap, ya tentu mereka akan ke pasar juga, namun apa salahnya dicoba?

Untuk memulai bisnis ini kita tidak memerlukan modal yang banyak. Hal yang dapat kita lakukan adalah, berbelanja ke pasar dalam jumlah yang banyak di jam-jam yang memang masih pagi, kemudian menjualnya kembali di lapak kita. Kita bisa memulai “promosi” usaha ini dari mulut ke mulut. Jadi pastikan tetangga Anda sudah mengetahui bahwa Anda berjualan sayuran. Hal ini akan memudahkan anda nantinya.

Baca Juga  Presiden: Produk UMKM Harus ‘Menguasai’ Rest Area Tol

Dengan bermodalkan satu juta rupiah saja, kita sudah bisa mendapatkan banyak sekali sayuran dan beraneka ragam sayuran yang dapat kita jual kembali di desa. Menjual sayuran juga merupakan bisnis yang minim resiko karena jika tidak laku, kita masih bisa menyimpannya di lemari pendingin atau memasaknya untuk bahan masakan kita di rumah.

Bisnis ini tidak dapat dianggap remeh karena keuntungannya lumayan lho. Bagi Anda yang baru akan mencoba membuka usaha di desa, tidak ada salahnya mencoba usaha bisnis sayuran mentah ini di depan rumah Anda. Tidak ada salahnya mencoba dengan modal yang kecil terlebih dahulu, anda bisa sambil menanyakan sayuran apa yang mau ibu-ibu pembeli inginkan keesokan harinya, supaya anda juga mengetahui sayuran apa saja yang menjadi favorit dan sering dicari para ibu-ibu.

Itu tadi beberapa hal mengenai bisnis usaha sayuran di desa yang semoga bisa menginspirasi. Semoga artikel ini dapat membantu!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here