Jenis Pembagian Klasifikasi Desa Berdasarkan Jumlah Penduduk

0
130
Jenis Pembagian Klasifikasi Desa Berdasarkan Jumlah Penduduk

Penggolongan desa dapat dilihat dari beberapa aspek, termasuk klasifikasi desa berdasarkan jumlah penduduk yang menempati wilayah desa. Padat atau tidaknya penduduk yang menghuni desa menjadi data yang cukup penting untuk mengklasifikasi desa. Klasifikasi ini dilakukan agar pengembangan dan pembangunan desa bisa disesuaikan dengan keadaan penduduk yang ada di desa. Serta memaksimalkan rencana untuk memajukan desa.

Dengan mengetahui jumlah penduduk yang ada di desa, perencanaan pembangunan akan lebih berjalan lancar. Semakin banyak penduduk yang menempati sebuah desa, semakin banyak pula sumber daya manusia yang dimiliki oleh desa tersebut. Klasifikasi desa berdasarkan jumlah penduduk terbagi menjadi 5 golongan berikut ini :

1. Desa Terkecil

Desa yang hanya ditinggali oleh puluhan atau ratusan kepala keluarga serta hanya memiliki ratusan jumlah penduduk dimasukkan dalam klasifikasi desa terkecil. Desa terkecil adalah desa yang hanya memiliki jumlah penduduk kurang dari 800 jiwa.

Jumlah penduduk yang sedikit ini bisa terjadi karena penduduknya yang pindah ke desa lain atau memang luas tanah desa yang sempit. Di Indonesia, desa terkecil terdapat di kecamatan Sidayu Gresik Jawa Timur. Desa tersebut bernama desa Kauman, ditempati kurang dari 800 jiwa dengan luas desa yang hanya 4,06 ha.

Baca Juga  Inilah Syarat-syarat RKP Desa 2018

2. Desa Kecil

Desa kecil memiliki jumlah penduduk yang lebih banyak dibandingkan dengan jumlah penduduk desa terkecil. Desa yang termasuk klasifikasi ini biasanya ditinggali sekitar 800 – 1.600 orang atau mencapai ribuan kepala keluarga. Desa ini tentu memiliki sumber daya manusia yang lebih cukup sehingga perkembanganya akan lebih mudah daripada desa terkecil.

3. Desa Sedang

Jumlah penduduk yang menempati desa sedang biasanya sekitar 1.600 – 2.400 jiwa. Jumlah penduduk yang banyak bukan berarti desa memiliki lahan yang luas. Bisa jadi pertumbuhan penduduk di desa tersebut cukup cepat sehingga jumlah orang yang bertempat tinggal disana juga cepat bertambah dan membuat desa cukup padat penduduk.

4. Desa Besar

Desa yang berpenduduk banyak digolongkan dalam klasifikasi desa besar. Biasanya desa ini berada tidak terlalu jauh dari kota, dan memiliki jumlah penduduk antara 2.400 – 3200 jiwa. Biasanya di desa besar sudah cukup sulit untuk menemukan lahan untuk tempat tinggal karena banyaknya lahan yang sudah ditempati.

Baca Juga  Lima Desa di kab. Lombok Utara dirikan DesaMart bersama Usahadesa

5. Desa Terbesar

Desa dengan jumlah penduduk yang sangat banyak dianggap sebagai desa terbesar. Jumlah penduduknya mencapai lebih dari 3.200 jiwa. Desa ini bisa dikatakan desa yang padat penduduk dan biasanya letak desa dekat dengan kota. perkembangan ekonomi dan ketersediaan lahan juga hampir serupa dengan daerah kota.

Sedangkan menurut Kolb dan Brunner dalam bukunya yang berjudul A Study of Rural Society, klasifikasi desa berdasarkan jumlah penduduk yang pernah ada di Amerika Serikat ada 3 golongan, yaitu :

  1. Desa kecil (small village), desa dengan jumlah penduduk antara 250 – 1.000 orang
  2. Desa sedang (medium village), desa yang memiliki penduduk sejumlah 1.000 – 1.750 orang
  3. Desa besar (large village), desa yang jumlah penduduknya mencapai 1.750 – 2.000 orang

Itulah pembagian klasifikasi desa berdasarkan jumlah penduduk yang menempati sebuah desa. Jumlah penduduk akan lebih baik jika diseimbangkan dengan tingkatan perkembangan desa. Tidak terlalu sedikit dan tidak melebihi batas, agar jumlah penduduk yang semakin banyak mampu menjadi sumber daya manusia yang mumpuni. Tidak memberikan dampak negatif seperti kemiskinan atau kekurangan bahan makanan karena tidak cukupnya sumber daya yang ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here