Jaringan DesaMart, Salahsatu Strategi Usaha Desa Membangun Desa

0
1286

BERDESA.COM – Program membangun jaringan minimarket adalah salahsatu program yang getol digenjot PT Usaha Desa Sejahtera (Usdes). Program ini bukan hanya berhenti setelah minimarket berdiri dan sudah mulai beroperasi, tetapi bakal terus mengembang karena Usdes bakal menghubungkan berbagai produk unggulan desa-desa ke jaringan pasar besar baik nasional maupun internasional.

Bermarkas pusat di Yoyakarta, perusahaan sosial ini memang sangat fokus pada pemberdayaan ekonomi desa. Usdes membuka program pelatihan BUMDes, desa wisata dan sebagainya demi mendorong desa mengalami lompatan ekonomi. Membangun jaringan minimarket adalah salahsatunya. Seperti yang dilakukan di Kabupaten Lombok Utara. Total enam minimarket bakal didirikan Usdes di sana.

Directur PT Usaha Desa Sejahtera Rio Wicaksono menyatakan, program membangun jaringan retail adalah salahsatu pintu gerbang bagi desa untuk bisa memasarkan produk unggulan mereka. “ Konsep minimarket modern yang kami bangun adalah strategi menghadapi pasar modern yang persaingannya sangat kuat,” papar Rio lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada ini.

Uniknya, jaringan minimarket itu bakal dimiliki oleh desa-desa sebagai pemilik mayoritas. “ Kalaupun ada pihak lain bekerjasama, posisinya tidak boleh lebih kuat dari desa yang secara legal dikelola BUMDes. Ini penting untuk menjaga kepentingan peningkatan ekonomi lokal,” tambah Rio.

Baca Juga  BUMDes Harus Utamakan Kebutuhan Pasar Dulu, Begini Maksudnya

Secara fisik, minimarket yang bakal berdiri di Lombok bakal memiliki fasilitas dan fitur-fitur sebagaimana minimarket modern yang saat ini sudah tersebar di ruas-ruas jalan perkotaan. Bangunan dengan disain cantik dengan karakter budaya lokal, penerangan kuat, kasir digital dan dikelola sumber daya manusia profesional, bersih, rapi dan lengkap. Tetapi bedanya, di dalam minimarket ini terdapat beragam produk lokal yang sudah distandarisasi lebih dahulu kualitasnya.

Beda retail ini dengan retail modern lain milik swasta adalah visinya. DesaMart memiliki visi sosial sangat kuat karena pada tahap tertentu, toko ini bakal menjadi gerbang bagi tersalurnya produk unggulan desa menuju pasar lebih luas. Beberapa saluran bakal terbuka sekaligus yakni perdagangan antar-minimarket milik desa lainnya di berbagai desa di Indonesia.

Kedua, melalui Market-Linkage yang dilakukan Usdes. Menghubungkan produk lokal dengan pasar besar baik industri, nasional maupun tingkat internasional adalah tujuan selanjutnya setelah jaringan minimarket terbentuk.

Ketiga melalui jalur online Usahadesa.com. Usdes telah memiliki platform marketplace alias pasar online tempat produk desa mendapatkan pasarnya dari seluruh dunia. Usahadesa.com adalah pasar online khusus produk desa. Inilah salahsatu pasar yang bakal memberi Anda pilihan beragam produk desa dari seluruh nusantara.  Saat itulah produk desa sudah mulai bersiang terbuka di pasar terbuka. (aryadjihs/berdesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here