Inspirasi Bisnis Desa: Bisnis Ternak Ayam Potong Omset Puluhan Juta untuk Pemula

0
401

Hidup di desa tidak selamanya menyusahkan. Justru, malah menyenangkan. Betapa tidak, hidup dengan suasana asri ala pedesaan, hawa sejuk dan rindang dengan banyak pepohonan, ditambah biaya hidup yang tentunya lebih rendah daripada di kota, siapa yang tidak mau? Hidup di desa juga membuat kita stress free karena tidak perlu capek-capek terjebak macet dengan polusi dimana-mana. Pokoknya, hidup di desa sudah pasti menyenangkan. Oleh karenanya, banyak orang yang saat ini mencari hunian atau properti di desa. Tidak hanya sebagai hunian, namun sebagai investasi.

Bagi Anda yang sudah memiliki properti di desa, tidak ada salahnya untuk mulai mencari peluang bisnis apa saja yang bisa Anda mulai di desa. Jika Anda memiliki tanah yang cukup luas di desa, anda bisa nih memulai bisnis peternakanayam potong ataupun ayam bangkok super. Berternak memang sudah dari dulu menjanjikan omset yang tidak main-main. Meskipun banyak yang mengagalkan niatnya untuk membuka usaha ini karena terbentur usaha,namun banyak juga yang berhasil dan sukses membuka usaha ini meskipun di percobaan pertma.

Baca Juga  Kabupaten Kepulauan Mentawai Gandeng Usaha Desa untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Nah sebelum memulai membuka usaha desa prospektif yang satu ini, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa saja yang perlu Anda siapkan,atau berapa modal minimal jika Anda ingin membuka usaha ini. Bagi pemula, tidak usah khawatir karena disini akan dijelaskan berapa biaya minimal sebagai modal awal dan bagaimana cara memulai usaha ini. Berikut kita bahas dari sisi permodalan dulu ya.

Modal awal

Kebutuhan Jumlah Total biaya (dalam rupiah)
Kandang Ayam  (3 x 3 meter) 5 Rp 3.000.000,-
Tempat minum ayam 10 Rp 70.000,-
Tempat makan ayam 10 Rp 50.000,-
Lampu penerang 5 Rp 25.000,-
Bibit Ayam 200 Rp. 1.140.000 (@Rp. 5.700)
Total Rp 4.285.000,-

Nah kini giliran tips bagaimana caranya agar bisnis yang Anda jalankan bisa mulus semulus jalan tol.

  1. Yang pertama, siapkan kandang yang baik sirkulasi udaranya. Pastikan suhu udara di dalam kandang stabil dan tidak berubah secara drastis karena hal ini akan berpengaruh buruk terhadap hewan ternak Anda.
  2. Siapkan sarana pendukung lain dengan baik, seperti ketersediaan air dan listrik. Hal ini akan memudahkan Anda dalam mengelola bisnis ini.
  3. Pastikan lampu penghangat, sekat dan peralatan makan dan minumnya dalam kondisi baik dan dapat digunakan
  4. Perhatikan juga kebersihan kandang. Kandang yang tidak dibersihkan berhari-hari akan memicu penyakit pada ternak Anda.
  5. Beri perhatian khusus di 14 hari pertama karena di waktu inimerupakan waktu yang rentan bagi ternak Anda, perhatikan denganbetul bagaimana kondisi ternak Anda di 14 hari pertama.
  6. Jangan lupa untuk memberi pakan secara teratur.
  7. Janganlupa untuk melakukan pemberian antibiotik dan vitamin. Waktunya adalah di hari ke-5 hingga hari ke-10 sebelum masa panen.
Baca Juga  Pengertian Desa Menurut Undang-Undang Yang Berlaku

Selain hal tersebut diatas, hal yang tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan adalah sebelum memulai usaha, kita diwajibkan membuat SIUP dan segala perijinan lainnya. Bisnis yang sudah terdaftar tentu akan lebih memudahkan Anda nantinya. Jika Anda sudah mengurus segala sesuatunya di awal, tentu akan memudahkan Anda dalam menjalani bisnis tersebut nantiinya. Yang perlu menjadi perhatian juga, terkait dengan limbah yang dihasilkan oleh usaha Anda ini, usahakan untuk berkonsultasi dengan tetangga atau minimal minta izin lah terlebih dahulu denganwarga di sekitar bisnis yang akan Anda bangun ini. Semoga artikel ini dapat membantu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here