Inilah Isi Business Plan

Inilah Isi Business Plan

BERDESA.COM – Tahukah Anda, business plan bukan hanya sekedar proposal usaha untuk mendatangkan investor. Melainkan juga panduan bagi Anda sendiri menjalankan usaha sehingga Anda tidak perlu bingung dengan urutan target yang harus Anda capai. Soalnya, business plan sebenarnya bentuk penjelasan dari ide bisnis yang Anda miliki ke dalam bentuk kenyataan.

Sebelum menyusun lembaran usiness plan, pastikan dulu 5 W 1 H mengenai usaha Anda.  Apa produk yang sebenarnya Anda ingin jual, mengapa produk itu Anda yakin layak jual, siapa pasarnya atau pembeli, kapan produk akan dibuat, dimana mana akan dibuat dan bagaimana cara membuat produk itu sehingga siap jual. Jika 5 W 1 H sudah siap maka Anda bias melangkah menyusun business plan. Apa saja yang harus ada dalam business plan, ini penjelasannya:

Ringkasan Eksekutif

Ini adalah halaman yang bakal sangat menentukan seluruh isi busiess plan dan layak tidaknya usaha yang Anda buat. PAda halaman ini Anda harus bercerita bisnis apa yang harus Anda jalankan, apa nilai keunggulan usaha Anda dan sebagainya. Buatlah ringkasan ini simple, jangan bertele-tele dan yang pasti harus realistik. Jadi, apa saja isi Ringkasan Eksekutif?

  1. Latar belakang
  2. Sejarah berdirinya perusahaan
  3. Pihak yang terlibat dan bertanggungjawab dalam bisnis
  4. Kondisi keuangan
  5. Rencana pengembangan
  6. Produk atau jasa yang dihasilkan
  7. Penjelasan mengenai usaha yang akan dijalankan

Jika dirunut satu persatu, bagan dari latar belakang adalah sebagai berikut:

  1. Latar Belakang
  2. Sejarah berdirinya perusahaan
  3. Pihak yang akan terlibat dan bertanggung jawab dalam bisnis Anda
  4. Kondisi keuangan
  5. Rencana pengembangan
  6. Produk atau jasa yang dihasilkan
  7. Penjelasan tentang usaha yang akan dijalankan meliputi aspek perijinan, siapa saja yang turut bekerjasama dan jenis usaha apa yang mau dijalankan

Analisa pemasaran (marketing analysis)

Jelaskan secara detail siapakah yang Anda bidik sebagai konsumen produk Anda. Anda harus jelaskan secara rinci, siapa saja mereka baik secara kuantitatif maupun kualitatif, karakter mereka, tingkat persaingan dalam bisnis ini, bagaimana produk dibuat hingga pada strategi promosi. Singkatnya bagian ini berisi antara lain:

  1. Analisa Pemasaran
  2. Profil konsumen
  3. Potensi pasar serta prospek pertumbuhannya
  4. Market share saat ini
  5. Analisa kuantitatif dan kualitatif (bisa berbentuk bagan)
  6. Karakteristik konsumen
  7. Tingkat persaingan bisnis
  8. Strategi produk, harga serta pelayanan

Analisa Produk (product analysis)

Pada bab ini Anda harus menjelaskan secara detail dari produk atau jasa yang Anda tawarkan pada konsumen. Semua bagian produk ini harus dijelaskan karena hal itu bakal membantu Anda mendapatkan bahan baku dan berbagai kebutuhan lain menyangkut produksi. Maka bab ini berisi:

  1. Analisa ProdukDefinisi produk
  2. Perbandingan (keunggulan pesaing dan kelemahan pesaing)
  3. Beberapa pertimbangan (bahan baku, serta tahap produksi)

Analisa Manajemen (management analysis)

Bagian ini mengharuskan Anda menjelaskan struktur Manajemen perusahaan Anda secara detail seperti berapa kjumlah karyawan yang dibutuhkan, bagaimana system penggajiannya, apa saja kekuatan yang unggul pada system manajemen perusahaan Anda dan sekaligus kelemahannya. Maka Bab ini berisi:

  1. Analisa Manajemen
  2. Struktur organisasi
  3. Detail jumlah karyawan dan keahlihannya
  4. Sistem penggajian dan tunjangan
  5. Penjelasan kekuatan dan kelemahan manajemen

Analisa Keuangan (Financial Analysis)

Ceritakan kondisi keuangan perusahaan saat ini sekaligus proyeksi keuangan di masa yang akan dating. Bagian ini juga harus menjelaskan mengenai perkiraan pendapatan, modal yang ada saat ini, berapa nilai moda;l yang dibutuhkan dan berapa biaya operasional yang harus ditanggung. Pendeknya, bab ini berisi tentang:

  1. Analisa Keuangan
  2. Perkiraan pendapatan
  3. Modal yang dimiliki
  4. Berapa besar dana yang dibutuhkan
  5. Berapa biaya operasional harian, bulanan sampai tahunan

Itulah isi dari business plan yang harus disusun sebelum Anda memulai sebuah usaha atau akan mengajukan skema pengembangan usaha. Tentu saja, bakal jauh lebih baik jika Anda menyusun materi seperti ini lebih dahulu sehingga kemungkinan rugi atau gagal bakal bisa di deteksi sejak dini. Sudah siap menyusunnya? (aryadjihs/berdesa/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*