Inilah Hal-Hal Baik yang Akan Terjadi Jika BUMDesa Mulai Bekerja

Inilah Hal-Hal Baik yang Akan Terjadi Jika BUMDesa Mulai Bekerja

BERDESA.COM – Terlepas dari berbagai persoalan kebijakan dan proses yang masih berjalan dalam membangun BUMDesa di berbagai daerah, ada berbagai hal baik yang bakal terjadi di wilayah pedesaan jika BUMDesa mulai bekerja. Mulai dari UKM-UKM yang makin kuat, terbukanya banyak peluang kerja baru hingga lahirnya berbagai produk desa yang siap bersaing dengan produk lainnya.

Terciptanya lapangan kerja adalah efek yang nyata. Asal Anda tahu, hingga Agustus 2015 lalu data Badan Pusat Statistik menyebutkan angka pengangguran mencapai mencapai 7,56 juta orang, bertambah 320 ribu orang dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini bakal terus menanjak mengingat jumlah angkatan kerja per Agustus 2015 naik 510 orang menjadi 122,38 juta dibandingkan posisi Agustus 2014 yang hanya 121,87 juta jiwa. Sementara daya serap sektor industri yang selama ini menjadi target utama para pencari kerja terus merosot akibat perlambatan ekonomi.

Berharap serapan pasar kerja sektor industri meningkat bukan masalah sederhana mengingat sektor ini sangat dipengaruhi iklim ekonomi makro. Maka problem pengentasan pengangguran harus diupayakan dari sisi yang lain.

BUMDesa adalah lembaga usaha yang bergerak dalam bidang pengelolaan aset-aset dan sumber daya ekonomi desa dalam kerangka pemberdayaan masyarakat desa. Artinya setiap desa akan berupaya menggali potensinya masing-masing untuk bisa dijadikan peluang pendapatan yang hasilnya bakal dinikmati seluruh warga desa.

Terbangunnya berbagai unit usaha di wilayah pedesaan sudah pasti bakal membutuhkan banyak tenaga kerja untuk menjalankannya. Belum lagi rentetan proses yang lain karena setiap kegiatan ekonomi pasti berkaitan dengan wilayah-wilayah lainnya. Maka bisa dibayangkan berbagai peluang kerja yang akan terbuka sebagai efek dari kegiatan-kegiatan bisnis BUMDesa ini.

BUMDesa seharusnya juga angin segar bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di wilayah pedesaan untuk memperkuat kapasitas usahanya. UKM akan sangat terbantu mulai dari BUMDesa yang bergerak melalui penyaluran dana pinjaman untuk penguatan modal UKM hingga BUMDesa yang membangun unit usaha brokering alias menjadi perantara bagi berbagai produk UKM yang ada di desanya untuk dijual pada wilayah pasar yang lebih luas. Peningkatan-peningkatan seperti ini bakal berimbas pada peningkatan kesejahteraan warga dan UKM-UKM memiliki peluang untuk menjadi raksasa.

Imbas yang lebih besar bakal dilahirkan oleh BUMDesa yang memilih membuka berbagai unit usaha bersama. Beragam unit usaha itu sudah pasti bakal membutuhkan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjalankannya karena bakal mengelola potensi-potensi yang berbeda dan akan memutarkan aset modal yang besar. BUMDesa model beginilah yang berpotensi melahirkan pendapatan yang juga tinggi dan bakal butuh tenaga kerja profesional dan terdidik dalam jumlah yang besar. Bukan tidak mungkin mereka akan merekrut tenaga kerja dari luar desanya. BUMDesa model seperti ini berpeluang membuat sebuah desa mencapai kemakmuran tinggi.

Gairah usaha yang bakal terjadi melalui upaya penggalian potensi desa, maraknya UKM-UKM yang melahirkan produk-produk desa dan pada akhirnya memberi pengaruh positif bagi peningkatan kesejahteraan warga desa, adalah isu besar yang akan meruntuhkan kesan sulitnya hidup di pedesaan. Sebaliknya, bakal banyak kalangan bisnis yang tertarik untuk bersinergi dengan UKM-UKM dan mulai mengakomodir produk-produk desa sebagai pengembangan bisnis mereka. Sekaligus, inilah isu yang bakal meredupkan daya tarik kota yang selama ini dianggap selalu lebih menarik daripada hidup di wilayah pedesaan. (dji-1)

foto: antaranews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*