Inilah BUMDesa-BUMDesa Terbaik se-Indonesia 2016 (Bagian-1)

0
337
A worker collects palm fruit at a plantation owned by a private company in Langkat, in Indonesia's north Sumatra province, in this November 1, 2012 file picture. A prolonged fall in the price of palm oil is hitting Indonesia's legions of smallholder farmers, forcing cutbacks that will reduce output in coming years and raising the prospect of a bout of sell-outs to major producers. Smallholder farmers account for about 40 percent of output from Indonesia's vast plantations that cover an area the size of South Korea. A drop in smallholder output could shave total production by around 5 percent from 2015, say analysts. REUTERS/Roni Bintang/Files (INDONESIA - Tags: AGRICULTURE BUSINESS) - RTR39UOR

BERDESA.COM – Wacana kelahiran Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) terus mendorong desa-desa se-Indonesia bangkit dan merubah nasibnya. Dengan bekal aset dan potensinya mereka melahirkan BUMDesa lalu menciptakan rupa-rupa kreativitas dan langkah berani yang patut diacungi jempol membangun kesejahteraan bagi warga.

Baru-baru ini Kementerian Desa Pembangunan daerah Tertinggal dan Transmigrasi menggelar pemilihan desa-desa dengan BUMDesa terbaik dalam berbagai kategori se-Indonesia. Siapa saja mereka, Berdesa.com menurunkan laporan mengenai sosok-sosok BUMDesa jawara nasional itu secara berseri. Inilah para juara itu:

Tidak banyak yang berani melakukan langkah seperti Desa Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, ini. Berkat BUMDesa bernama Karya Jaya Abadi, ekonomi warga desa menjadi jauh lebih baik dan tak perlu tertindas di bawah tengkulak kelapa sawit. Apa yang BUMDesa Karya Jaya Abadi lakukan?

Berdiri Maret 2014, BUMDesa Karya Jaya Abadi memposisikan diri sebagai pembeli sawit dari warga secara langsung. Baru setelah itu sawit-sawit itu dijual ke pabrik-pabrik yang ada di sekitar daerah ini. Hasilnya, desa yang sebagian besar warganya hidup dari kelapa sawit ini menjadi lebih sejahtera karena tidak lagi dilindas tengkulak sawit yang selama ini merajalela.

Baca Juga  Peluang Raksasa Produk Makanan Sehat Berbahan Lokal

Langkah berani dan inovatif inilah yang membuat BUMDesa Karya jaya Abadi menyabet gelar Pemenang Nasional BUMDesa Kreatif se-Indonesia 2016 dalam gelar pemilihan BUMDesa terbaik se-Indonesia oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, baru-baru ini.

Tak kalah hebat yang dilakukan warga Desa Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Tenggamus, Lampung. Tahun 2014 lalu 20-an warga desa ini memutuskan membeli pompa air untuk menyedot air dari bendungan tinggalan Belanda. Sebagian warga desa ini memang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam waktu setahun saja ide ini sudah berkembang menjadi perusahaan air dengan pendapatan Rp. 20 juta per bulan dari pembayaran para pelanggan air bersih yang dilayaninya.

Kini, dibawah BUMDesa Pekon Mandiri Bersatu perusahaan layanan air minum ini membukukan ratusan juta rupiah pendapatan termasuk dari jasa wisata yang mereka kembangkan di bendungan peninggalan Belanda. Wisata perahu gowes berbentuk bebek adalah salahsatu hiburan favorit warga di daerah itu. Kini, Rp. 2-3 juta masuk ke pendapatan BUMDesa Pekon Mandiri Bersatu dari sektor wisata desa ini. Kemampuan memenuhi kebutuhan paling dasar sekaligus menelorkan gagasan wisata inilah yang membuat BUMDesa Pekon Mandiri mendapat gelar BUMDesa Berkembang terbaik di seluruh nusantara.

Baca Juga  Agar Peraturan Desa Tentang BUMDesa Memikat Hati Anak Muda

BUMDesa Karya Jaya Abadi dan BUMDesa Pekon Mandiri Bersatu adalah dua di antara 14 yang terpilih sebagai BUMDesa terbaik se-Indonesia di berbagai bidang yang dihelat Kementerian Desa dan PDTT 2016. Desa-desa jawara lainnya adalah BUMDes Mandala Giri Amertha, Bali (Kategori BUMDesa Berkembang), Kategori BUMDes Trendy : BUMDes Tirta Mandiri Ponggok, Jawa Tengah, Kategori BUMDes Eco Agriculture: BUMDes Amanah, Kalimantan Timur.

Pada Kategori BUMDesa Inovatif terpilih BUMDes Lentera Nusa Tenggara Barat, BUMDes Aneotob Nusa Tenggara Timur, BUMDes Mandiri dari Sumatera Utara. Kategori BUMDes Partisipatif : BUMDes Blang Krueng Aceh Besar dan BUMDes Mattiro Bulu, Sulawesi Selatan

Kategori BUMDes Rintisan Handycraft dan Kerajinan Desain: BUMDes Tammangalle Bisa Sulawesi Barat, Kategori BUMDes Rintisan Berkembang : BUMDes Tunas Jaya Sasak, Sumatera Barat, BUMDes Karya Usaha, Bengkulu dan BUMDes Cahaya Makmur, Sulawesi Tengah.

Kategori BUMDes Rintisan Tourism dan Natural dimenangi BUMDes Andal Berdikari, Bangka Belitung. Kategori BUMDes Rintisan Eco-Agriculture dijuarai BUMDes Maju Makmur Jawa Timur. Sedangkan Kategori BUMDes Rintisan Partisipatif terpilih BUMDes Bebedahan Berkah, Banten.(aryadji/berdesa/bersambung)

Baca Juga  Membangun Suasana Islami dengan Kaligrafi Modern, Ini Produknya

Foto: www.poskotanews.com

Baca juga: BUMDesa-BUMDesa Jawara Nasional 2016

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here