Inilah Alasan Desa Wisata Berpeluang Berkembang Pesat di Masa Depan

Inilah Alasan Desa Wisata Berpeluang Berkembang Pesat di Masa Depan

BERDESA.COM – Sekarang ini desa wisata menjadi salahsatu primadona desa membangun dirinya. Seperti apa prospek desa wisata di masa depan? Dari berbagai kajian, masa depan desa wisata memang gemilang. Desa wisata diyakini bakal terus diburu orang di tengah kemajuan jaman yangs erba modern di kota. Apa pasal?

Pertama karena desa wisata menawarkan suguhan panorama alami yang menyejukkan bagi siapapun yang melihatnya. Pemandangan ini jelas kontras dengan keseharian kehidupan perkotaan yang dipenuhi gedung-gedung dan asap kendaraan. Desa wisata menawarkan suasana yang selalu dirindukan warga perkotaan yang notabene sebagian besar berasal dari desa. Kebutuhan bernostalgia bakal selalu mendorong mereka pergi ke desa berwisata.

Kedua, suasana alami desa tidak tergantikan oleh bangunan apapun. Suasana alam yang merupakan anugerah Tuhan adalah fakta yang tak bisa dibantah. Meski wisata modern terus membahana seperti taman bermain lengkap dengan roller coaster-nya sekalipun, tetap saja suasana alami desa memiliki magnit ajaib yang membuat para wisatawan betah berada di sana.

Ketiga, keramahan sikap warga desa terhadap para wisatawan adalah faktor kemanusiaan yang tak lagi ditemui di kota. Bertegur sapa dengan warga desa yang ramah dan tulus membuat orang mendapatkan energi psikologi yang positif sehingga bisa menghilangkan tekanan-tekanan psikologi yang dirasakan orang dalam kehidupan sehari-hari di kota

Keempat, berwisata ke desa wisata mengandung banyak sekali materi edukasi bagi siapapun terutama anak-anak. Di desa anak-anak bisa melihat tetumbuhan yang secara alami tumbuh berkembang, anak-anak bisa menikmati kejernihan air sungai dan menikmati mandi di sungai tanpa perlu kawatir kuman da bakteri yang selalu mengancam kehidupan mereka di kota. Anak-anak juga bisa melihat bagaimana binatang ternak berdampingan hidup dengan manusia secara saling menguntungkan. Dalam konteks seperti ini akhirnya mengunjungi kandang sapi atau memandikan sapi sama sekali bukan hal yang menjijikkan bagi mereka.

Pendidikan anak yang paling utama ketika berada di desa adalah mengenai budi pekerti. Sambutan wara yang ramah dan tulus dengan bahasa yang halus membuat mereka belajar betapa penting sikap menghargai orang lain dan alam. Interaksi sosial yang hangat itu akan berpengaruh positif bagi psikologi anak yang sekarang ini dijejali berbagai aksentuasi modernitas yang sebagian besar berefek negatif bagi kondisi psikologi mereka seperti menghabiskan waktu bermain game sehingga tidak melakukan relasi sosial dengan lingkungan dan sebagainya.

Itulah beberapa alasan yang bakal terus menjadi daya dorong kenapa wisata desa menjadi menu yang bakal semakin menarik orang-orang terutama dari perkotaan untuk menikmati desa wisata. Fakta yang juga tak bisa dibantah adalah pulau Bali yang terus menyabet gelar sebagai tempat favorit berlibur semua orang di seluruh dunia. Salahsatu penyebabnya karena Bali dengan budaya Hidu-ya yang kental sangat menjaga otentisitas budaya mereka.

Di Bali ritual ibadah bahkan telah menjadi atraksi yang eksotik bagi para turis. Warga Bali juga sudah sangat sadar bagaimana menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan yang datang dan menginap di desa mereka Tak heran karenanya di Bali selalu ada homestay atau penginapan bahkan hotel di kampung-kampung paling tersembunyi sekalipun. Bahkan beberapa di antaranya sengaja menyuguhkan keindahan kehidupan desa yang belum terekspose.

Hebatnya potensi desa wisata juga sangat tampak mewarnai dunia wisata di Yogyakarta. Di Yogyakarta puluhan desa menawarkan berbagai atraksi suasana desa yang nyaman bagi siapapun termasuk homestay untuk berlibur di sana. Atraksi wisata di desa-desa wisata ini juga di disain sebagai desa sesungguhnya tanpa polesan-polesan modernitas yang seringkali malah menghilangkan kesan desa. Jadi, tak perlu ragu membangun desa wisata, bukan? (aryadji/berdesa)

Foto: www.eightdiningrat.blogspot.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*