Inilah 10 Desa Wisata Terbaik di Indonesia

Inilah 10 Desa Wisata Terbaik di Indonesia

Berdesa.com – Pesona wisata Indonesia terus melejit di mata dunia. Keindahan alam dan budaya yang dimiliki negeri ini membuat negeri ini disebut surganya wisatawan. Desa wisata adalah salahsatu yang saat ini sangat digandrungi para pelancong untuk datang. Hanya dalam beberapa tahun ribuan desa wisata muncul dan menjadi destinasi wisata baru di berbagai belahan nusantara.

Pengembangan desa wisata adalah salahsatu program yang terus digenjot pemerintah melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sekaligus Kementerian Pariwisata. Soalnya, desa wisata terbukti mampu menciptakan lompatan ekonomi sekaligus sosial bagi warga desa wisata sekaligus membuat pariwisata Indonesia semakin kuat di mata dunia.

Dari ribuan desa wisata yang kini berkembang, pertengahan tahun ini Kementerian Desa memilih 10 Desa Wisata Terbaik nasional mewakili berbagai kategori. Inilah sepuluh desa jawara yang dianggap sukses mengembangkan potensinya dan kondang hingga ke manca negara:

  1. Kategori Perkembangan Tercepat: Desa Sungai Nyalo, Painan

Desa Sungai Nyalo, Painan @hari_chemput

Pesona desa ini beruapa pantai, bukit dan serta bebatuan berbentuk pulau-pulau yang begitu indah. Terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, desa adat berbentuk nagari ini kondang dengan sebutan Kawasan Mandeh Painan. Tak hanya itu, Sungai Nyalo juga memiliki pantai Carocok yang airnya sangat bening, dengan sebuah pulau BAdak nan asri di disana. Begitu indahnya alam desa ini sehingga disebut sebagai “Paradise of The South’. Meski di dalam negeri jarang terdengar tetapi jangan salah, Desa Sungai Nyalo banyak didatangi wisatawan dari berbagai penjuru dunia.

  1. Kategori Desa Adat Terbaik: Desa Madobak, Mentawai

Desa Madobak, Mentawai – desa adat terbaik @pelitadesa.com

Selain memiliki laut yang indah dengan kekayaan alam yang luar biasa di dalamnya, Kepulauan Mentawai juga memiliki magnit yang lain : budaya. Desa Madobak, Mentawai dianugerahi Desa Adat Terbaik. Terletak di Kecamatan Siberut Selatan, Mentawai, Sumatera Barat, desa adat ini hingga kini masih memiliki tradisi tato tertua di dunia.

Dukungan pemerintah lokal terhadap kekayaan budaya adat inilah yang membuat peri kehidupan warga Desa Madobak menjadi sebuah kekuatan budaya lokal yang terpelihara baik hingga sekarang. Madobak adalah salahsatu desa yang banyak mendapat kunjungan wisata dengan kekuatan adatnya yang eksotik.

  1. Kategori Jejaring Bisnis: Desa Taman Sari, Banyuwangi

Desa Wisata Taman Sari Banyuwangi @kompas.com

Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini semakin mencorong saja. Salahsatunya dalam bidang wisata. Tahun ini Desa Tamansari, Banyuwangi menyabet gelar Desa Wisata Terbaik kategori jejaring bisnis. Desa ini masih menjaga kuat kehidupan budaya suku Osing yang merupakan suku dan budaya asli Banyuwangi. Terletak di di kawasan Gunung Ijen, Kecamatan Licin yang populer dengan wisata alamnya, Desa Taman Sari adalah salahsatu dari tiga desa yang memiliki kekuatan budaya Osing yang terpelihara. Pentas musik kelas dunia pun diselenggarakan di sini, Ijen Summer Festival salah satunya.

  1. Kategori Agro: Desa Pujon Kidul, Malang

Desa Pujon Kidul, Malang @amal.ikhlas

Sedang menjadi sorotan berbagai media, inilah desa yang berhasil menjual kehidupan agrowisata menjadi berbagai atraksi wisata yang memesona. Terletak di Kecamatan Pujon, desa ini memiliki kafe di tengah hijaunya pemandangan sawah, angina semilir dan aneka hidangan memanjakan lidah pengunjungnya. Para pengunjung desa wisata ini juga bakal menikmari Rumah kampung lestari, kegiatan agrobisnis, mengunjungi dusun pengolah susu sapi, budidaya tanaman obat keluarga hingga mengunjungi perkebunan buah markisa, apel dan jambu. Inilah Desa Wisata Terbaik Katergori Agro.

  1. Kategori IPTEK: Desa Seigentung, Gunungkidul

Jika dahulu kala dikenal daerah yang sering dilanda kekeringan, kini Kabupaten Gunungkidul adalah kabupaten dengan potensi wisata tiada duanya di Yogyakarta. Berkali-kalimenyabet gelar nasional, Asian dan internasional dalam bidang wisata. Kini kembali muncul Desa Wisata IPTEK yakni Seigentung. Sangat unik karena selama ini desa identic dengan berbagai ketertinggalan. Seigentung membuktikan warga desa sangat adaptif terhadap teknologi dan bisa menjadikan teknologi menjadi kekuatan mengembangkan ekonomi.

  1. Kategori Budaya: Desa Ubud, Gianyar

Desa Ubud, Gianyar – desa budaya terbaik

Desa Ubud, Gianyar, Bali bak kampung dongeng saja. Inilah desa yang begitu terkenal di dunia sehingga menjadi desa yang paling ingin dikunjungi semua orang dari seluruh permukaan bumi. Selain alam persawahan berbukit yang sejuk, budaya warga desa ini  juga begitu unik dan artistik. Begitu artistiknya kehidupan social Ubud sehingga kemudian menjadi inspirasi seorang Elizabet Gilbert dalam bukunya berjudul ‘Eat, Pray, Love’ yang kemudian menjadi film dengan pemeran Julia Robert. Ubud memang sangat layak mendapatkan gelar terbaik dalam hal ini.

  1. Kategori Alam: Desa Waturaka, Ende

Desa Waturaka, Ende @kupang.news

Terletak di Kecamatan Kalimutu, Kabupaten Ende, NTT dan dekat dengan Danau Kalimutu yang kondang itu. Alamnya begitu memesona sehingga sangat menarik dikunjungi. Tetapi ada yang lebih hebat lagi, di desa ini para pengunjung, yang sebagian besar adalah wisatawan manca negara, juga terlibat langsung dalam kehidupan warga desa sehari-hari. Konsep inilah yang membuat Waturaka dirindui banyak pelancongnya. Jangan kaget jika Anda kesana, Anda akan lihat orang kulit putih mencangkul di sawah, ikut kerja bakti atau mengajar bahasa Inggris di sekolah-sekolah.

  1. Kategori Pemberdayaan Masyarakat: Desa Ponggok, Klaten

Desa Ponggok, Klaten @umbul_ponggok

Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, adalah berliannya Klaten. Berbentuk kolam alami, inilah obyek wisata air yang tak pernah sepi pengunjung. Keunikannya adalah, Anda bisa berfoto bawah air dengan berbagai perkakas. Dasar kolam yang alami denganikan yang berenang-renang membuat foto bawah air menjadi favorit para pengunjung wisata ini. Dalam setahun Ponggok mampu membukukan pendapatan Rp. 9 miliar dan menciptakan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi bagi desanya.

  1. Kategori Kreatif: Desa Teluk Meranti, Pelalawan, Riau

Desa Teluk Meranti, Pelalawan, Riau @eddiebono

Pernah mendengar ombak Bono? Meski tak sehebat Nias yang memiliki ombak yang mengundang para peselancar dunia, Desa Teluk Meranti tak kalah menariknya. Ombak Bono adalah ombak sungai Kampar yang terbentuk secara konsisten di muara sungai di desa ini. Maka  di desa ini Anda bisa berselancar bukan dengan ombak laut biasa melainkan ombak sungai yang luar biasa. Kepintaran warga lokal mempromosikan wisata Ombak Bono membuat Teluk Meranti kini menjadi arena berselancar yang didatangi para peselancar dunia.

  1. Kategori Maritim: Desa Bontagula, Bontang

Meski telah menjadi daerah industri tetapi Kabupaten Bontang tetap memiliki wisata yang luar biasa. Posisinya yang diapit laut membuat Bontang memiliki keindahan pantai yang tiada duanya. Namanya Desa Bontagula, desa ini memiliki pantai nan indah yang bakal membuat semua orang betah menikmatinya. Selain pantai, peri kehidupan warga nelayan juga melengkpi atraksi wisata di desa ini sangat layak mendapat gelar Desa Wisata Terbaik Kategori Maritim.

Itulah 10 Desa Wisata Terbaik di Indonesia tahun 2017 dan mengalahkan ribuan desa lain yang juga memiliki potensi luar biasa. Bagaimana dengan desa Anda? (aryadji/berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*