Empuknya Peluang Usaha Penginapan di Desa Wisata

1
2463
Empuknya Peluang Usaha Penginapan di Desa Wisata
Empuknya Peluang Usaha Penginapan di Desa Wisata

BERDESA.COM – Suatu hari di tahun 2008, dua anak muda Brian Chesky, seorang disainer dan temannya Joe Gebbia mengunjungi New York untuk mengikuti sebuah acara pertemuan disainer. Begitu ramainya kota itu sehingga tidak ada lagi kamar hotel murah yang kosong. Mereka lalu berpikir, bagaimana jika mereka menyewakan penginapan atau homestay yang murah bagi orang-orang berkantung cekak seperti mereka?

Mereka lalu menyewa sebuah tempat sederhana, membeli tiga kasur dan mulai mempromosikan tempat itu sebagai penginapan melalui website. Dua bulan pertama mereka hanya mendapatkan dua pelanggan, salahsatunya Chesky sendiri. Tetapi beberapa bulan kemudian bisnis homestay mereka meledak dan mendapatkan banyak tawaran investasi.

Mereka menamakan perusahaan mereka Airbnb yang maksudnya adalah Air Bed dan Breakfast alias kasur dan sarapan pagi. Kini perusahaan mereka termasuk yang terbesar didunia, memiliki 800 ribu kamar dan tersebar di 192 negara di seluruh dunia. Anda tinggal membuka website mereka, memilih homestay yang paling murah di tempat tujuan Anda dan membayarnya dengan cara online. Nilai perusahaan mereka Rp.100 triliun, lebih besar dibanding nilai perusahaan jaringan Hotel Hyatt.

Baca Juga  Mengenal Lebih Dekat Desa Sembungan Dieng

Besarnya kunjungan wisata ke segala penjuru Indonesia adalah peluang besar untuk mengembangkan usaha seperti ini. Selain di kota, bisnis ini juga bisa dibuka di wilayah pedesaan yang memiliki obyek wisata menarik atau desa yang ingin mengembangkan wisata desa. Selain belum ada hotel di pedesaan, biaya menginap murah, suasana alam pedesaan akan menyenangkan bagi para pelancong. Siapa peminatnya?

Peminatnya adalah orang-orang kota yang merindukan suasana pedesaan, ingin melihat bagaimana para petani menjalani kehidupan sehari-hari di sawah, anak-anak sekolah yang ingin belajar dengan mengamati kehidupan masyarakat pedesaan dan tentu saja wisawatan mancanegara yang memang gandrung pada eksotisme pedesaan Indonesia. Kampung Sidemen, Karangasem, Bali dibanjiri turis lokal maupun asing demi menikmati pemandangan sawah dan Gunung Agung yang elok itu. Hasilnya, homestay bertebaran di kampung berhawa dingin ini.

Potensi pedesaan seperti itu sangat mungkin dibangun di pedesaan-pedesaan lain di negeri ini. Suasana pedesaan bakal menjadi magnit hebat jika para pelancong juga disuguhi hidangan lezat khas daerah tersebut, seni pertunjukkan tradisional, jalan-jalan mengelilingi desa dan tentu saja harus disambut ramah-tamah selama tinggal di sana.

Baca Juga  Contoh Usaha Potensial Di Desa

Usaha desa seperti ini bisa menghidupkan warung makan, membuat produk-produk desa dikenal orang, bisnis tansportasi dan beragam usaha desa lainnya. Jika Airbnb berjaya di kota-kota besar, bukankah kita bisa berjaya di wilayah-wilayah pedesaan kita? Sekaligus membuat para wisatawan berkantung tipis tetap bisa menikmati wisatanya. Soalnya justru di wilayah-wilayah pedesaanlah sebenarnya obyek-obyek wisata menarik berada.(dji-1)

foto: google

Tips : Merintis Pendirian Desa Wisata

Baca juga : Potensi BUMDesa Kelola Wisata Alam
Pendamping Desa

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here