Desa Samiran, Desa Yang Bertransformasi Menjadi Desa Wisata

0
210
Desa Samiran, Desa Yang Bertransformasi Menjadi Desa Wisata

Di Kabupaten Boyolali kini ada desa wisata baru, Desa itu adalah Desa Samiran, terletak di kawasan lereng Gunung Merapi dengan pemandangan alam pegunungan yang menawan. Disamping pemandangan alamnya yang menawan, Desa Samiran ini juga punya kegiatan pertanian dan peternakan yang kini digarap makin profesional sebagai usaha untuk menjadikan Desa Samiram ini menjadi Desa Wisata yang memiliki banyak wahana untuk dikunjungi. Kemajuan Desa Samiran ini tidak lepas dari peran serta Yayasan Dana Sejahtera Mandiri atau Damandiri yang dikelola oleh keluarga Cendana.

Desa yang berada di ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut ini sudah sejak lama dihidupkan oleh mendiang Presiden Kedua RI, Bapak Soeharto. Melalui Yayasan Damandiri ini, keluarga Cendana memberikan banyak sekali bantuan mulai dari bantuan berupa dana, latainisasi, rumah tinggal Beasiswa PAUD, jambanisasi, bibit buah, juga program berkelanjutan yang dapat menunjang kemajuan Desa Samiran ini.

Selain itu juga, baru-baru ini pihak Yayasan juga memberikan bantuan berupa program bedah rumah untuk dijadikan homestay sebanyak 10 unit, bedah rumah untuk dijadikan warung sebanyak 10 unit, bantuan untuk pembuatan Merapi Garden, bantuan pelatihan untuk UMKM sebagai upaya menjadi desa wisata yang profesional, dan juga bantuan untuk keluarga pra sejahtera dengan maksud agar mereka dapat melanjutkan penghidupannya dan kedepannya dapat mandiri dan sejahtera.

Baca Juga  Pelatihan Wirausaha Yogyakarta Yang Harus Anda Ikuti

Karena lokasinya yang berada tepat di bawah Gunung Merapi, pengunjung dapat melihat jelas dari menara pandang yang ada di desa tersebut saat puncak gunung mengalami erupsi. Sebelum menjadi sebuah desa wisata, warga di Desa Samiran ini dulunya bermata pencaharian petani dan peternak saja, namun semenjak desa ini dirubah menjadi Desa Wisata, para petani dan peternak ini menjelma menjadi pelaku industri wisata di desanya.

Dimana dulu sawah, ternak dan tegalan yang dikelola secara sederhana, kini dikembangkan menjadi lebih profesional sehingga pengunjung yang datang ke Desa Wisata Samiran dapat betah berlama-lama dan tidak bosan untuk berkunjung lagi.

Tercatat pada saat akhir pekan, pengunjung desa wisata yang baru dibuka sekitar tahun 2017 ini, bisa mencapai 200-an pengunjung, hal ini terbilang bagus dan masih berpotensi meningkat di tahun-tahun mendatang, apabila Desa Samiran ini dapat dikelola lebih serius lagi. Jumlah pengunjung yang semakin banyak tentu menandakan bahwa desa ini sangat menarik dan secara otomatis juga bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat di Desa Samiran.

Baca Juga  174 Negara Bebas Visa Kunjungan, Peluang Raksasa Desa Wisata

Pengelolaan yang perlu ditingkakan diantaranya adalah usaha-usaha yang dilakukan oleh masyarakat lokal seperti usaha jajanan khas, kerajinan, ataupun kesenian khas dari Desa Samiran, dengan adanya peningkatan pada beberapa sektor tersebut, ditunjang dengan pemasaran dengan menggunakan media sosial, maka akan ada perubahan signifikan dalam hal penambahan jumlah pengunjung.

Pada hari Kamis, 28 Februari 2019 lalu, beberapa anggota Keluarga Cendana mengunjungi Desa Samiran, yang disambut meriah oleh warga yang memang sudah mengenal lama dengan keluarga ini. Dalam kunjungannya, keluarga Cendana memberikan sejumlah bantuan berupa program bedah rumah menjadi homestay, penanaman bibit alpukat sebanyak ribuan buah, program latainisasi di 35 rumah, pembangunan puluhan jamban, tabungan kredit amal sejahtera yang totalnya mencapai 668 juta.

Selain itu juga di Desa Samiran dibangun instalasi pengolahan limbah ternak, dimana dengan dibangun fasilitas ini Desa Samiran dapat menjadi desa mandiri energi, sehingga kotoran sapi dari ternak dapat diubah menjadi biogas yang dapat dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lainnya seperti memasak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here