Desa di Indonesia Bisa Kaya dari Bisnis Online

0
849

BERDESA.COM – Siapa bilang desa tidak bisa membangun bisnis online alias internet. Justru sebaliknya, warga desa di daerah pedesaan sesungguhnya sangat mungkin membangun usaha melalui internet karena kemampuan internet menjangkau pasar.

Data yang dikumpulkan Berdesa.com menyebut, masuk ke tahun 2017 ini jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 90,5 juta orang atau 35 persen jumlah penduduk Indonesia. Itu artinya hampir semua orang berusia muda atau produktif telah menggunakan internet karena orang-orang yang tidak mengakses internet biasanya golongan anak-anak dan orang-orang tua. Yang lebih mengagetkan lagi 89,8 persen pemakai internet di Indonesia menggunakan HP alias telepon genggam.

Dengan demikian sesungguhnya melalui internet Anda dengan mudah dan cepat bakal terhubung dengan puluhan juta orang. Bayangkan, puluhan juta orang se-Indonesia bisa Anda jadikan calon pembeli, reseller atau bahkan kerjasama. Tetapi apa yang harus dilakukan karena sebagian besar warga negeri ini menggunakan internet hanya untuk mermedia sosial.

Ada banyak fungsi yang dipetik dari internet mulai dari pertemanan dan aneka fitur bersenang-senang hingga bisa menjadi mesin uang yang handal. Hanya saja, memang butuh pengetahuan khusus jika ingin memasuki dunia usaha melalui online ini.

Baca Juga  Manfaatkan Perantau untuk Mendongkrak Penjualan Produk Desa

Meski sudah banyak orang lancar berjualan hanya dengan posting di Facebook dan Instagram tetapi sesungguhnya beberapa platform sosial media itu menyediakan fasilitas khusus bagi para penggunanya untuk mendapatkan uang. Fitur itu umumnya berbayar, namun jika dikonversi dengan tenaga kerja manusia, pemanfaatan online sebagai jalur pemasaran bakal jah lebih murah, cepat dan efektif.

Menjual produk desa adalah salahsatu bisnis online yang sangat mungkin prospektif dilakukan, Anda bisa menjual produk pertanian hingga karya kerajinan unik yang hanya bisa dilakukan oleh warga desa seperti aksesoris dari tanah liar, karya seni berbahan kayu dan sebagainya. Produk-produk ini memiliki keunggulan karena dibuat dengan tangan (handmade) dan sangat ekslusif karena tidak dibuat dalam jumlah yang besar sebagaimana yang dilakukan oleh pabrik-pabrik.

Desa juga bisa menjual keelokan alam desanya dan menjadi desa wisata dengan memanfaatkan jaringan online. Ada banyak wisata desa atau desa wisata yang saat ini menjadi destinasi utama para pelancong gara-gara foto tempat itu banyak dijepret para pengunjung sehingga menyebar ke segala penjuru. Hasilnya, orang-orang berdatangan ke obyek itu karena tertarik dengan foto yang dipajang di media sosial. Tetapi apakah warga desa atau pemuda desa bisa memiliki kemampuan berjualan melalui internet.

Baca Juga  Sosialisasi BUMDesa di Moyudan Sleman

Caranya mudah saja, kumpulkan anak-anak muda karena hampir semua anak muda sekarang memegang Handphone cerdas berkoneksi internet. Undanglah orang yang memiliki kemampuan digital marketing atau berjualan melalui internet untuk memberi pelatihan pada para pemuda desa kita. Pelatihan ini bisa dimasukkan sebagai agenda pihak desa sehingga menjadi salahsatu program desa memberdayakan warganya.

Kegiatan seperti ini sesungguhnya murah dan efektif menciptakan pandangan baru bagi warga desa. Hanya saja peluang mengembangkan usaha lewat internet baru dipahami anak-anak muda. Sementara para perangkat desa biasanya dari golongan yang tidak muda lagi sehingga tidak tahu potensi besar online ini. Anak muda harus pro aktif untuk membuat pemerintah desa sadar pentingnya agenda ini.(aryadjihs/berdesa)

Foto: www.acehterkini.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here