Desa-desa di Nusa Tenggara Timur Sudah Dialiri Listrik 100 Persen

0
283
Desa-desa di Nusa Tenggara Timur Sudah Dialiri Listrik 100 Persen

Perusahaan Listrik Negara atau PLN mengklaim bahwa pada tahun 2019 ini semua desa yang berada di wilayah Nusa Tenggara Barat sudah seratus persen dialiri listrik, hal ini setelah PLN berhasil mengaliri listrik di dua desa yang berada di Nusa Tenggara Barat, yaitu Desa Sarae Ruma dan Desa Pusu yang merupakan desa yang berada di wilayah Kabupaten Bima.

Sebagaimana disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Bapak Rudi Purnomoloka, bahwa kegiatan PLN dalam memberikan aliran listrik di desa-desa yang belum teraliri listrik, merupakan sebuah bentuk komitmen dari Perusahaan Listrik Negara, untuk mendukung cita-cita dari Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menjadi Nusa Terang Benderang.

Untuk mewujudkan cita-cita tersebut sendiri bukan merupakan proses yang mudah, hal ini dikarenakan akses lokasi dari beberapa desa termasuk dua desa yang disebutkan diatas yang bisa dibilang cukup sulit karena jarak tempuhnya yang cukup jauh.

Desa Sarae Ruma dan Desa Pusu merupakan desa yang mayoritas warganya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani, sehingga keberadaan aliran listrik sangat dibutuhkan oleh kedua desa tersebut untuk mendukung mata pencahariannya.

Baca Juga  Dicari BUMDES Dengan Unit Usaha Listrik Desa

Desa Sarae Ruma tercatat memiliki jumlah penduduk sebanyak 171 kepala keluarga dan Desa Pusu memiliki jumlah penduduk sebanyak 170 kepala keluarga, hal ini juga bisa menjadi potensi bagi Perusahaan Listrik Negara untuk menambah jumlah pelanggan listriknya dari kedua desa tersebut.

Dengan adanya aliran listrik ini diharapkan dapat berdampak positif bagi perekenomian warga kedua desa tersebut, selain itu juga, diharapkan ada inovasi ataupun usaha-usaha pengolahan pertanian dan perikanan sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan baru di desa Sarae Ruma ataupun di Desa Puru.

Bapak Muhammad Husni, selaku Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara di wilayahnya, sehingga semua wilayah di Nusa Tenggara Barat dapat teraliri listrik.

Untuk mengaliri listrik di Desa Sarae Ruma sendiri, Pihak PLN membuat sebuah JTM atau Jaringan Tegangan Menengah yang panjangnya mencapai 3,86 kilometer sirkuit atau kms, juga dibangun Jaringan Tegangan Rendah atau JTR yang panjangnya mencapai 1,64 kilometer sirkuit, dan dibangunnya 2 Gardu Distribusi yang memiliki kapasitas mencapai 1000 KVA atau Kilo Volt Ampere dan 160 Kilo Volt Ampere, ditaksir nilai invetasi yang digelontorkan untuk proyek pengaliran listrik di Desa Sarae Ruma ini mencapai 1,4 miliar rupiah.

Baca Juga  Mulai 2018 Kontraktor Tak Boleh Kerjakan Proyek Dana Desa

Untuk Desa Puru sendiri Jaringan Tegangan Menengah yang dibangun mencapai 4,73 kilometer sirkuit, Jaringan Tegangan Rendah sepanjang 1,69 kilometer sirkuit, dan juga 2 gardu distribusi yang memiliki kepasitas mencapai 50 Kilo Volt Ampere dan 100 Kilo Volt Ampere, dimana nilai investasi di Desa Puru ini mencapai 1,8 miliar rupiah. Jadi bila ditotal dana invetasi yang digelontorkan oleh Perusahaan Listrik Negara mencapai 3,2 miliar rupiah hanya untuk kedua desa ini.

Untuk tahun 2019 ini, Perusahaan Listrik Negara memiliki target untuk dapat melistriki 44 dusun yang terpencil di daerah NTB. Dimana tercatat rasio elektrifikasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat mencapai 91,3 persen pada tahun 2018, sedangkan target pada tahun 2020 sudah tercapai rasio elektrifikasi mencapai 100 persen. Dengan hadirnya listrik diseluruh kawasan di Nusa Tenggara Barat ini diharapkan dapat mendorong pembangunan yang lebih baik di wilayah Nusa Tenggara Timur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here