Contoh Berpikir Kreatif Dan Inovatif Untuk Mengembangkan Desa

0
873
4 Prinsip Pembangunan Pariwisata Desa Berkelanjutan

Secara sederhana, kreatif dan inovatif bisa diartikan sebagai bagaimana bisa mengembangkan ide maupun gagasan lalu membuatnya menjadi sebuh karya yang menarik serta memiliki manfaat untuk orang lain.

Sebuah usaha ketika tidak dilandasi dengan upaya kreatif dan inovatif rata-rata tidak bisa berkembang abadi. Apalagi lingkungan yang begitu dinamis menuntut sebuah kreativitas untuk selalu adaptif serta mencari terobosan baru.

Kreatif dan inovatif sebenarnya bisa diterapkan secara sederhan. Kuncinya sebenarnya adalah kepekaan dalam mencium peluang serta kemampuan dalam membaca pasar supaya bisa tepat sasaran.

Begitupun juga ketika mengembangkan desa misalnya, untuk mewujudkan sebuah desa yang mandiri, butuh yang namanya kreativitas dan juga inovasi dalam merealisasikannya sehingga nantinya desa tersebut bisa memanfaatkan potensi fisik maupun nonfisik yang dimilikinya.

Namun sayangnya masih banyak desa yang lebih membidik pembangunan fisik dari pada mengembangkan SDM masyarakatnya. Hal seperti inilah yang mulai saat ini harus mulai ditinggalkan.

Membangun Desa Dengan Cara Kreatif Dan Inovatif

Sebuah desa akan bisa berkmbang dengan pesat ketika semua elemen masyarakatnya terutama para generasi mudanya mampu berpikir kreatif untuk membuat karya-karya yang menarik.

Baca Juga  Oknum Polisi ‘Macem-Macem’ dengan Dana Desa Bisa Masuk Penjara

Terlebih lagi, berbagai potensi yang ada di desa sebenarnya sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan dan bisa diwujudkan kegiatan berbasis Usaha Ekonomi Mayarakat manakala dikemas dengan cara yang kreatif dan inovatif.

Contohnya saja jika produk makanan ringan yang selama ini rata-rata hanya dibuat untuk konsumsi rumah tangga saja sebenarnya bisa diproduksi dengan kemasan yang menarik dan sudah memiliki izin baik dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau yang lebih dikenal dengan BPOM.

Sehingga nantinya produk-produk tersebut bisa dijual baik di pasar tradisional maupun modern seperti halnya supermarket. Terlebih lagi saat ini masih banyak produk-produk dari desa hanya sebagai pemasok bahan bakunya saja.

Begitupun juga dengan potensi keindahan yang dimiliki alam pedesaan. Jika dkemas secara kreatif dan inovatif besar peluangnya akan menjadi lahan uang bagi masyarakat desa tersebut.

Misalnya saja dengan membuat konsep desa wisata, dimana rumah-rumah warga desa dijadikan sebagai homestay untuk para wisatawan menginap. Tapi untuk mewujudkannya perlu strategi pemasaran yang tepat. Misalnya saja membuat program-program promosi untuk memperkenalkan paket wisata yang ada di desa tersebut baik secara offline ataupun online.

Dalam hal ini BUMDes bisa jadi penggerak untuk mengembangkan potensi perekonomian melalui desa wisata ini. BUMDes dapat membuat sebuah program ataupun event  di desa sebagai daya tarik para wisatawan.

Baca Juga  Toko Tani Indonesia Akan Mengakhiri Derita Petani, Caranya?

Dengan demikian, semua lapisan masyarakat desa terutama para anak mudanya akan lebih berani mencoba hal baru yang lebih kreatif dan inovatif. Nantinya dipastikan akan lebih banyak lagi usaha kreatif yang bisa tumbuh di desa tersebut.

Terlebih lagi ketika usaha tersebut juga didukung penuh oleh pemerintah dan pihak lain seperti halnya universitas guna membuat program-program pelatihan keterampilan dan juga kreativitas untuk semua lapisan masyarakat di desa tersebut.

Tentunya untuk mencapai semua ini butuh yang namanya keberanian, memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi masalah, tidak patah semangat jika gagal, mampu bersaing, serta mempu berpikir di luar kebiasaan.

Selain itu, pengembangan SDM juga penting untuk selalu digalakkan, salah satunya dalam hal penguasaan internet (Interconnection Networking) yang bisa membantu masyarakat desa terutama para anak mudanya dalam mencari berbagai informasi mengenai industri kreatif supaya bisa dikembangkan di desa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here