Cara Terhubung dengan Pasar Melalui Usahadesa.com

1
735

Sulitnya terhubung dengan pasar yang luas dan pembeli dengan kebutuhan besar adalah salahsatu kendala yang dihadapi desa dalam menjual produk-produknya. Kendala sistem komunikasi, keterbatasan energi Sumber Daya Manusia (SDM) dan berbagai masalah manajemen adalah beberapa hal yang selama ini menjadi aral bagi produk desa UMKM untuk mengembang.

Melihat peluang produk desa-desa di Indonesia, Usahadesa.com membangun sistem untuk memfasilitasi produk unggulan desa terhubung dengan pasar secara langsung seperti industri, pabrik dan eksportir melalui jaringan pemasarannya. Berbagai produk desa seperti hasil pertanian, perkebunan adalah beberapa komoditi yang menjadi fokus perusahaan sosial ini dalam mendorong penjualan produk desa ke pasar lebih luas. Strategi ini sangat menguntungkan bagi desa karena memangkas jalur transaksi sehingga produsen di desa akan mendapatkan harga jual yang sangat baik.

Usahadesa.com mendorong penjualan produk desa melalui BUMDesa untuk memastikan peningkatan produktivitas desa bakal berdampak langsung pada kesejahteraan warga desa dimana produk berasal. Cara ini juga bakal memberikan proteksi bagi produk desa agar tidak terjebak permainan pasar serta mendorong keberlangsungan produksi dengan fasilitas yang dimiliki BUMDesa.

Baca Juga  Roadshow BUMDesa di Sumbawa: Banyak Desa Belum Sadar Potensi Desanya

Salahsatu produk yang terhubung adalah produk kunyit dari desa Bangunsari, Kecamatan Bandar, Pacitan. Kini, kunyit dari desa ini terhubung ke pasar ekspor India melalui Usahadesa.com. Keberhasilan Kunyit Bangunsari berkat kerjasama antara pemerintah desa, Dinas UKM, Koperasi dan PLUT Kabupaten Pacitan.

Untuk mengembangkan pasar produk desa, Usahadesa.com juga mendorong kinerja manajemen usaha BUMDesa dengan melakukan kontrol kualitas produk sehingga mampu menjamin ketersediaan produk dan mencapai standar kualitas sesuai target pasar yang dituju. Ini adalah salahsatu bentuk komitmen Usahadesa.com mendorong produk desa menjadi pemain unggul dalam peta bisnis di tanah air. (aryadji/berdesa)

Foto: www.rampahoni.com

 

 

 

 

 

 

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here