Cara Meyakinkan Keluarga Mengenai Hebatnya Pekerjaan di Dunia Internet

Cara Meyakinkan Keluarga Mengenai Hebatnya Pekerjaan di Dunia Internet

BERDESA.COM – Kenapa banyak anak muda belum berani menjadikan pekerjaan di internet sebagai sebuah pekerjaan utama? Bahkan meski sudah menghasilkan income yang tidak sedikit. Seperti mengelola toko online, menjadi penulis, menjual jasa pembuatan web dan sebagainya. Sebabnya, orangtua menganggap pekerjaan yang berkaitan dengan internet belum dianggap pekerjaan serius.

Ketidaktahuan kalangan orangtua terhadap dunia maya dan segala aktivitasnya membuat mereka tidak tahu betapa besar peluang mencari uang dari dunia sana. Soalnya sebagian besar orangtua di Indonesia menganggap pekerjaan yang hebat itu yang berkantor seperti PNS misalnya. Tapi bagaimana caranya meyakinkan orangtua kita mengenai besarnya peluang kerja dan pendapatan dari internet? Ini beberapa tips untuk membuat orangtua kita yakin dengan pekerjaan di internet yang kita lakukan:

  1. Tunjukkan pekerjaan online itu ada dan menjanjikan

Fakta akan menjelaskan semuanya. Agar orangtua menjadi yakin kita bisa hdup bertopang dunia maya, buktikan dengan fakta apa yang bisa kita raih dari sana, utamanya dalam bentuk uang. Soalnya, setiap orangtua pasti ingin anaknya bisa mencukupi kebutuhan ekonomi dengan pekerjaannya.

  1. Tunjukkan kesuksesan orang-orang yang telah menekuni pekerjaan Anda sebelumnya.

Termasuk pula ceritakan bagaimana anak-anak muda seperti pencipta Facebook dan Google, bukan hanya kaya raya tetapi juga menguasai jaringan komunikasi manusia seluruh bumi dan bahkan merubah hidup manusia saat ini. Soalnya, pekerjaan sebenarnya bukan hanya mengenai berapa rupiah yang Anda bisa hasilkan dalam sebulan melainkan juga mengenai kebaikan apa yang bisa Anda ciptakan bagi manusia yang lain.

  1. Minta tolong orang lain untuk menjelaskan

Karena alasan tertentu kadang-kadang orang tua kita lebih percaya jika cerita itu disampaikan orang lain daripada anggota keluarganya. Soalnya, jika ang bercerta adalah orang lain maka bakal menjadi lebih obyektif. Maka, mintalah tolong ke teman untuk bercerita sekaligus menjelaskan pekerjaan internet kita pada orangtua dan keluarga.

  1. Tunjukkan rangkaian kerja yang Anda jalankan

Di Magelang sepasang suami istri dituduh memelihara tuyul karena membangun rumah, membeli mobil dan sebagainya padahal tidak pernah pergi kemana-mana. Ternyata si suami tiap hari menciptakan jam kerjanya sendiri dengan membuat berbagai logo untuk perusahaan dari seluruh dunia. Bahkan suami-istri ini sama sekali tidak bermodal kemampuan grafis. Karena kemauan belajar,yang kuat dalam waktu beberapa bulan saja mereka bisa menguasai grafis untuk membuat disain logo. Dua tahun kemudian pasangan muda itu sudah membeli mobil, rumah dan berbagai kebutuhan sehari-hari dan memiliki penghasilan rata-rata Rp. 15 – 20 juta per bulan.

Awalnya pekerjaan aneh itu sama sekali tidak meyakinkan orang tua pasangan muda ini hingga sang suami menunjukkan pada orangtuanya bagaimana proses bekerja dia lakukan selama ini. Mulai dari bagaimana mendapatkan penawaran kerja, bagaimana menjadi member, menciptakan disain secara grafis hingga mendapatkan duit melalui pembayaran online.

Setelah itu kini, apa yang dilakukan pasangan ini kemudian ditularkan ke puluhan pemuda setempat dan terbukti mampu mengalirkan dolar ke kampung mereka di Magelang. Unik sekali, di kampung ini puluhan pemuda hanya duduk di depan komputer atau laptop mereka setiap hari dan menghasilkan jutaan rupiah.

  1. Waktu penyampaian harus pas

Menjelaskan bagaimana dunia internet bekerja bukan perkara yang mudah dipahami. Carilah waktu yang pas karena buuh konsentrasi tinggi untuk memahami dunia internet. Jangan terlalu memaksakan diri soal waktu menjelaskan ke orangtua, yang penting tunjukkan fakta nyata apa yang bisa didapatkan dari dunia maya.

Ituah beberapa cara agar orangtua atau keluarha kita paham dan percaya apa yang kita lakukan di dunia maya bis amenjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan pendapatan untuk membiayai hidup kita. Soalnya sudah saatnya anak muda sekarang ini memasuki dunia internt sebagai dunia masa depan mereka.(aryadji/berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*