Cara Budidaya Ikan Lele Dengan Benar, Modal Kecil Menguntungkan

0
414

Bagi Anda yang ingin memulai sebuah usaha namun hanya memiliki modal yang pas-pasan, Anda bisa mencoba budidaya ikan lele. Budidaya ikan lele membutuhkan modal yang kecil tapi memberikan keuntungan yang besar. Cocok bagi Anda yang ingin memulai sebuah usaha.

Ikan lele memiliki rasa yang gurih dan lezat. Itu sebabnya ikan jenis ini banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Ikan lele juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat dan dapat diolah dalam berbagai jenis mulai dari masakan, makanan kecil atau camilan.

Hal inilah yang membuat permintaan pasar akan ikan lele semain bertambah dari waktu ke waktu. Budidaya ikan lele menjadi salah satu peluang usaha desa yang menjanjikan karena bisnis ini tergolong sangat mudah dijalankan namun perawatannya membutuhkan kesabaran dan ketelatenan.

Berikut adalah tips budidaya ikan lele yang bisa Anda jadikan sebagai inspirasi:

1. Mempersiapkan Kolam Lele

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menyediakan kolam, bisa dalam bentuk tanah, terpal, maupun semen. Untuk mengurangi resiko ikan lele mati karena kekurangan oksigen, pastikan kolam yang Anda buat memiliki ukuran yang besar.

Baca Juga  Peluang Usaha Kuliner Khas Daerah

Jangan langsung menebar bibit ikan lele setelah Anda mengisi kolam, Anda harus menunggu proses pembentukan lumut dan fitoplankton yang dapat menetralkan air kolam agar tidak mudah keruh.

2. Memilih Bibit Ikan Lele yang Unggul

Pilihlah bibit lele unggul yang lebih sulit terserang penyakit, sehat, dan lebih besar. Jangan memilih bibit dengan asal. Bibit lele yang unggul akan lebih gesit dan agresif saat pemberian makan, ukuran lele terlihat sama, warna sedikit lebih terang, dan sebagainya.

3. Pisahkan Lele Ukuran Besar dan Ukuran Kecil

Anda perlu memisahkan ikan lele yang berukuran besar dengan lele yang berukuran kecil karena ikan lele adalah jenis ikan kanibal atau suka memakan sesama jenis. Untuk itu, Anda perlu memisahkan ikan lele yang besar dan yang kecil agar ikan lele tidak memakan satu sama lain dan terhindar dari resiko kematian ikan lele.

4. Proses Penebaran Bibit Ikan Lele

Menebar bibit lele langsung ke dalam kolam secara berbarengan merupakan kesalahan paling fatal yang dilakukan oleh peternak lele pemula. Sebaiknya gunakan ember, dan masukkan sebagian ember yang berisi bibit lele ke dalam kolam. Diamkan kurang lebih 30 menit agar bibit lele dapat keluar dengan sendirinya ke dalam kolam.

Baca Juga  Peluang Usaha Ternak Bebek Petelur Untuk Pemula

Jika Anda menebar bibit lele kedalam kolam langsung secara berbarengan, hal ini akan membuat bibit lele stres, sehingga menyebabkan kematian. Menebar benih ikan lele lebih baik dilakukan di pagi atau malam hari, karena waktu tersebut ikan lele cenderung lebih tenang.

5. Sortir Ikan Lele

Ikan lele yang telah berumur kurang lebih 20 hari harus disortir untuk memisahkan lele berukuran besar dan kecil. Hal ini dilakukan agar ikan lele yang berukuran besar tidak memakan ikan lele yang berukuran kecil seperti yang sudah disebutkan diatas.

Selain itu, ikan lele yang kecil juga biasanya kurang mendapatkan makanan karena kalah cepat dengan lele berukuran besar. Jika tidak segera dipisahkan, ikan lele yang berukuran kecil ini akan lambat pertumbuhannya sehingga dapat menyebabkan kerugian. Penyortiran dapat dilakukan menggunakan bak.

6. Kualitas Air Kolam

Ikan lele bertahan hidup di air yang berlumpur, maka warna air kolam yang baik bagi ikan lele adalah yang berwarna hijau karena berarti banyak lumut disekitar kolam. Meskipun ikan lele tidak suka hidup di air yang jernih, jangan sembarang memasukkan air ke dalam kolam.

Baca Juga  Menciptakan Peluang Usaha Di Desa

Karena Anda pun tidak tahu, air tersebut bisa saja mengandung bakteri atau parasit yang bisa menyebabkan penyakit pada ikan lele. Ketika ikan lele sudah dewasa dan siap untuk dipanen, air pada kolam akan berubah warna menjadi merah.

7. Pakan Lele

Ikan lele diberi makan 3 kali sehari, yaitu pukul 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jika ikan lele aktif dan mendorongkan kepalanya, Anda bisa memberikan waktu makan tambahan. Pakan yang dipakai adalah jenis sentrat 781-1 yang didalamnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan lele, seperti protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here