BUMDesa Membangun Swalayan Desa, Itu Gampang

1
1191

BERDESA.COM – Berapa batang sabun yang dibutuhkan sebuah keluarga dalam sebulan, berapa minyak goreng yang digunakan ibu rumah tangga dalam sehari, berapa kilo beras sebuah keluarga makan dalam semalam dan seterusnya. Inilah beberapa kebutuhan harian yang membuat kita hilir mudik ke toko setiap hari. Bagaimana jika warga satu desa sepakat untuk memenuhi kebutuhannya di toko miliknya sendiri yang dikelola BUMDesa?

Maka bakal tercipta efisiensi luar biasa karena jika melakukan pembelian barang dalam jumlah yang besar maka sdi toko bakal mendapat potongan harga yang membuat sebuah produk bisa dijual dengan harga yang lebih murah. Jauh lebih murah lagi jika si toko hanya mematok margin alias keuntungan kecil.  Taruhah begini, si toko mematok 10 persen keuntungan dari tiap produk tetapi dari 10 persen itu yang 5 persen adalah tabungan warga yang melakukan transaksi.

Software kasir toko ini telah dirancang untuk menciptakan rekening bagi setiap warga desa yang menjadi pembeli. Maka tiap enam bulan atau setahun sekali para pelanggan akan memiliki sejumlah tabungan di toko, tabungan itu boleh diambil dalam bentuk uang atau barang atau dimasukkan ke investasi lain, terserah kesepakatan warga dan BUMDesa.

Baca Juga  Kenapa Piknik ke Desa Wisata Lebih Menarik, Ini Jawabannya

Apakah toko ini tidak akan membunuh toko tradisional yang sudah ada? Jangan kawatir, soalnya tidak mungkin seluruh warga akan berbelanja ke satu toko untuk tiap barang yang dibutuhkannya. Sebaliknya, toko ini justru bisa menjadi pusat kulakan toko-toko milik warga lainnya dengan harga yang kompetitif.

Jangan salah, toko yang dikelola BUMDesa ini juga memiliki tampang yang mewah, bersih dan terang-benderang sebagaimana mini market yang saat ini menjamur di seluruh ruas jalan kecamatan. Sistem transaksinya pun memakai komputer dengan para pramuniaga yang cantik berseragam. Bahkan toko ini lebih canggih dari itu, apa kehabatannya?

Toko ini tidak hanya menjual barang saja melainkan juga membeli produk dari warga setempat untuk kemudian dijual ke jaringan toko seperti ini di desa-desa dan daerah lain. Kok bisa? Bisa sekali karena toko-toko ini terkoneksi 24 jam sehari secara online. Jadi toko di desa A bisa kulakan jenis makanan tertentu dari toko yang sama di kabupaten C, saling-silang seperti itu.

Baca Juga  Lion Parcel-BUMDes Gandeng BNI Bangun Layanan Jasa Ekspedisi

Satu lagi, barang-barang asli buatan warga desa itu tidak hanya dijual di toko-toko serupa lainnya, tetapi juga dijual melalui internet alias toko online. Jadi sebuah produk lokal di sebuah desa terpencil bisa saja dibeli orang dari Kanada atau Amerika atau Surabaya. Jangan kawatir, para pegawai di toko ini sudah memiliki keahlian mengenai bagaimana cara mengemas, mengirimkan dan sebagainya. Warga desa sama sekali tidak perlu pusing berjualan di internet.

Pelan tapi pasti ketika toko ini mulai ramai dikunjungi,berbagai barang yang selama ini dikenal karena iklannya yang hebat, digantikan produk lokal yang memiliki kualitas lebih baik mulai dari minyak goreng, sabun, shampo dan makanan-makanan kecil. Maka pada akhirnya kita akan mengkonsumsi produk-produk buatan kita sendiri, tetangga kita atau warga tetangga desa. Maka uang yang kita belanjakan akan jatuh ke tangan saudara kita, tetangga kita dan sesama warga desa bahkan. Bukankah itu artinya kita saling membantu satu sama lain?

Mungkinkan BUMDesa bisa membangun toko seperti ini? Mungkinkah manajemen toko seperti ini bisa berjalan di desa-desa? Itu sangat mungkin karena toko seperti ini bahkan sudah berdiri dan berjalan. Bagaimana cara memilikinya dan menjamin manajemennya bekerja dan berkembang? Inilah Swalayan Desa alias Swadesa, toko yang pada akhirnya akan menjual sebanyak mungkin produk lokal buatan warga Indonesia dan keuntungannya akan menjadi sumber pendapatan bagi kesejahteraan warga desa.

Baca Juga  Belajar Tentang BUMDesa via E-Learning

Swadesa adalah model usaha yang dikembangkan PT Usaha Desa Sejahtera, perusahaan yang menjalankan toko online www.usahadesa.com yang hanya menjual produk lokal Indonesia. Pingin memiliknya, hubungi 085842553944 atau kantor PT Usaha Desa Sejahtera melalui www.usahadesa.com. Perusahaan ini akan membantu BUMDesa atau kelompok masyarakat untuk memiliki toko miliknya sendiri. www.usahadesa.com akan segra membuat produk-produk desa Anda terlihat dai seantero dunia. (aryadji)

Foto: www.iswarin.com

Baca juga: BUMDesa Membangun Swalayan Desa, Kenapa Tidak?

 

1 KOMENTAR

  1. Salam Desa Sejahtera,..
    Kami dari BUMDes Cikakak Kecamatan Cikakak kabupaten Sukabumi Prov.Jawa Barat, sangat tertarik dengan Konsep Mini Market versi Desa, tahapan untuk memiliki peluang mendirikan Mini market tersebut bagaimana, ? kami rencana akan bergabung dengan 9 Desa sekecamatan Cikakak untuk mewujudkan Warung desa semacam minimarket dengan memasarkan produk-produk unggulan dari masing masing Desa, hanya kami terbentur anggaran karena penyertaan modal dari APBDes desa sangat terbatas,….(rata-rata tidak lebih dari 15 jt an)
    Mohon informasinya terimakasih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here