BUMDES Bersama Lenggar Bujo Giri Wonogiri Sukses Kembangkan Usaha Ternak Sapi

BUMDES Bersama Lenggar Bujo Giri Wonogiri Sukses Kembangkan Usaha Ternak Sapi

Berdesa.com – Kabupaten Wonogiri membuat gebrakan dengan menciptakan BUMDesa Bersama. BUMDesa Bersama ini dilakukan di Kecamatan Girimarto. Lima desa yang bergambung dalam BUMDes Bersama Lenggar Bujo Giri adalah Desa Girimarto, Semagar, Selorejo, Bubakan, dan Waleng. Kelimanya didorong menjadi desa percontohan nasional untuk BUMDes Bersama dengan unit usaha peternakan sapi dan produksi pakan sapi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa (Dinas PMD) Kab. Wonogiri, Semedi Budi Wibowo menyatakan, lima desa itu bakal dijadikan percontohan nasional dengan memberdayakan seluruh potensi yang ada di desa masing-masing. ”Perintisannya dilakukan Kementerian Desa, bersama institusi terkait lainnya,” jelas Semedi Budi Wibowo, seperti dihimpun Berdesa.com.

Untuk mendukung program ini Kementerian Desa telah memberikan bantuan sapi untuk digemukan sebanyak 180 ekor. Bantuan sapi ini sudah dibagikan kepada lima desa yang dikelola bersama dibawah naungan BUMDES Bersama Lenggar Bujo Giri dengan masing-masing desa bertanggung jawab atas 40 ekor sapi. Khusus untuk Desa Bubakan dan Waleng masing-masing mendapatkan 30 ekor.

Sapi-sapi ini lantas dipelihara untuk digemukan dengan sistem model kandang komunal yang dikelola secara bersama. Semedi menjelaskan, sistem peternakan ini dikelola secara langsung oleh BUMDes masing-asing. Pemeliharaan dibuat komunal karena model komunal ini diharapkan bakal membuat sistem pemeliharaan sapi menjadi lebih efektif ketimbang ditempatkan dalam kandang-kandang milik warga. Sistem komunal memungkinkan monitoring terhadap perkembangan sapi per sapi menjadi jauh lebih efektif.

Tim Monitoring evaluasi BBLM Kemendes Yogyakarta dan Usaha Desa

Tidak hanya bantuan sapi saja, agar usaha penggemukan sapi berjalan secara lancar mereka juga mendapatkan bantuan 18 unit kandang sapi dan kosentrat sapi sebesar 193.5 ton.

Setelah 4 bulan proses penggemukan 180 sapi bantuan dari Kementerian Desa, sudah dipanen dan mendapatkan keuntungan sebesar 437 juta. Hebatmya lagi BUMDES Bersama ini sudah mampu memproduksi pakan konsentrat untuk penggemukan sapi sendiri. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal mereka mampu menghasilkan pakan sapi dengan harga yang lebih murah sehingga mampu menekan ongkos pakan.

Sunarno Adi  Winarno Direktur Bumdes Bersama Lenggar Bujo Giri menjelaskan kepada berdesa.com bahwa hasil penjualan sapi ini nantinya akan digunakan lagi untuk membeli sapi bakalan untuk dibesarkan dan pengembangan usaha ternak sapi.

Diharapkan sistem yang dijalankan lima desa ini bakal menjadi proyek percontohan nasional sehingga bakal dicontoh oleh desa-desa lain dalam mengembangkan potensi peternakan sapi. Lima desa percontohan nasional ini juga diharapkan bakal membuat desa-desa lain di Wonogiri segera bergegas membentuk BUMDes sehingga mampu meningkatkan perekonomian desa. (berdesa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*