Buka Bengkel Motor di Desa, Berapa Modal Awalnya?

0
1440

Mencari peluang berbisnis di desa tidak terlalu sulit. Hal ini bukan tanpa sebab, jika Anda memiliki rumah atau lahan di desa, Anda bisa memanfaatkan hal ini untuk mencoba peluan-peluang usaha baru. Jika anda mendengar kata peluang usaha desa, pasti yang terpikirkan pertama kali adalah bisnis yang berhubungan dengan pertanian atau sawah, atau kebun bukan? Memang benar peluang usaha tersebut juga bisa anda coba di desa, namun masih banyak peluang usaha lain yang sebenarnya bisa Anda coba. Salah satu peluang usaha yang mungkin menarik untuk dicoba adalah usaha bengkel motor atau servis motor.

Jika anda memiliki minat atau pengetahuan di bidang otomotif, tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis yang satu ini karena bisnis ini dapat dibilang cukup menarik. Dengan modal seadanya, kita bisa kok membuka bisnis ini desa. Usaha bengkel motor akan sangat menguntungkan karena seperti yang kita ketahui bersama bahwa tidak sedikt orang yang memiliki kendaraan bermotor saat ini. Di dalam satu rumah saja, biasanya tidak hanya satu kendaraan yang dimiliki. Dengan semakin banyaknya orang memiliki dan menggunakan sepeda motor, semakin banyak kesempatan kita untuk mendapatkan konsumen atau klien yang akan menyervis motornya.

Baca Juga  Peluang Usaha Desa Di Daerah Pesisir

Perihal membuka bengkel motor, peluang usaha desa yang satu ini dapat dibilang cukup ngeri-ngeri sedap. Betapa tidak, kita perlu mengeluarkan modal yang cukup besar untuk dapat “bersaing” dengan bengkel-bengkel resmi yang tentunya memiliki segala fasilitas dan pelayanan yang baik. Namun jangan khawatir, tidak semua orang mau dan sanggup untuk ke bengkel resmi, tidak sedikit yang lebih memilih bengkel non resmi atau bengkel biasa untuk menservis kendaraannya dengan asumsi “harganya lebih murah”.

Bagi Anda yang tertarik membuka bengkel servis kendaraan, berikut beberapa gambaran modal awalnya:

Kebutuhan Estimasi Biaya
Sewa tempat Rp. 16.000.000
Biaya beli peralatan umum seperti kunci T, kunci Y, kunci ring, tang, gergaji besi, pahat, ragum,  dll. Rp. 3.500.000
Biaya beli peralatan khusus seperti kompresor, gerinda, bor tangan, dll. Rp. 3.000.000
Biaya Parts dan Pelumas Rp. 6.500.000
Biaya listrik Rp. 500.000
Biaya lain-lain Rp. 1.000.000
Total Rp. 30.500.000

 

Rincian biaya di atas baru perkiraan dan dapat berubah sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Akan lebih menguntungkan jika kita tidak perlu melakukan sewa tanah atau lahan. Sebagai permulaan, cobalah untuk membuka usaha ini di halaman rumah terlebih dahulu. Namun pastikan bahwa tetangga Anda tidak merasa terganggu dengan aktifitas servis yang nantinya akan dilakukan.

Baca Juga  Rumah Pangan Lestari Bakal Jadi Prioritas Dana Desa 2018?

Dalam membuka usaha ini, kita juga perlu untuk melakukan re-stock parts atau spareparts yang paling most wanted seperti knalpot, oli, carburator, panel-panel, kampas, busi, blok mesin dan ban yang memang paling sering dicari. Ada baiknya untuk selalu memastikan stok barang-barang tersebut aman karena perputarannya cepat.

Guna lebih meringankan modal awal anda, kita bisa lho menjalin kerjasama dengan supplier-supplier atau pihak lain yang sekiranya bisa menjadi sponsor. Ambil contoh supplier oli, biasanya supplier oli ini akan mencari bengkel-bengkel yang bisa diajak berpartner. Dengan menjadi partner, kita bisa mendapatkan kemudahan seperti sponsorship untuk seragam karyawan misalnya, atau bisa juga dalam hal supply produk, dan masih banyak lainnya.

Membuka usaha bengkel ini akan sangat menguntungkan apalagi pada musim menjelang mudik seperti saat ini. Biasanya, pada masa-masa tertentu seprti menjelang bulan puasa dan mudik lebaran, omset atau pendapatan bisnis ini meningkat hingga 10% atau lebih lho. Hal ini berkaitan dengan tradisi mudik yang dilakukan orang-orang ketika menjelang hari besar, orang tentu ingin kendaraannya dalam kondisi yang “aman” pada saat mudik. Oleh karenanya, jika Anda sedang mencari peluang bisnis yang pas saat ini, anda bisa mencoba peluang bisnis ini.

Baca Juga  Punya Uang 5 Juta? Buka Warkop Aja!

Pengeluaran di awal juga bisa Anda siasati dengan tidak terlalu banyak meng-hire karyawan atau montir di awal terlebih dahulu. Gunakan sumberdaya yang ada dan hire karyawan yang memang berkompeten saja, untuk urusan administrasi dapat kita handle sendiri. Itu tadi beberapa informasi mengenai peluang usaha desa yang bisa kita coba. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here