Budidaya Ikan Nila Omset Puluhan Juta, Mau?

0
2113

Bekerja terkadang memang melelahkan ya, belum lagi jika banyak tuntutan sedangkan gaji hanya pas UMR saja. Terkadang setelah lelah bekerja namun hasil tak seberapa mungkin kita akan terpikirkan untuk membuka bisnis atau usaha. Saat ini banyak orang yang “lelah bekerja” atau yang ingin mencari pemasukan tambahan mensiasati hal ini dengan membuka usaha atau bisnis di rumah.

Berbicara soal berbisnis di rumah memang memiliki banyak keuntungan. Kita tidak harus mengeluarkan dana yang besar untuk sewa tempat atau sewa lahan. Hal yang biasanya menjadi kendala orang dalam membuka usaha adalah karena modal awal yang terlalu besar. Modal awal yang terlalu besar ini biasanya disebabkan oleh biaya-biaya besar macam sewa lahan dan sewa tempat. Akan sangat menguntungkan jika Anda tidak perlu mengeluarkan dana yang besar untuk menyewa tempat.

Berbicara soal membuka usaha, jika Anda memiliki lahan atau tanah yang cukup luas apalagi di desa, Anda bisa memanfaatkannya untuk membuka berbagai usaha. Salah satu usaha yang bisa Anda buka di desa adalah usaha budidaya ikan nila. Ikan yang termasuk ke dalam ikan air tawar ini banyak digemari dan populer karena enak dan bergizi.

Baca Juga  Peran Serta Pemuda-Pemudi Dalam Membangun Desa Yang Beriptek dan Berimtak

Untuk membuat bisnis atau usaha ini, kita memang memerlukan lahan yang cukup luas. Jika kita sudah pernah membahas mengenai budidaya lele, kali ini kita akan membahas budidaya ikan nila mulai dari segi permodalannya.

Modal Awal

Kebutuhan Estimasi Biaya
Kolam Terpal ukuran sedang (2) Rp. 2.000.000 x 2 = Rp. 4.000.000
Biaya Pembuatan Kolam Rp. 1.000.000
Bibit Ikan Nila (100) Rp. 6000/ekor = Rp. 600.000
Pakan Ikan Rp. 1.500.000
Total Rp. 7.100.000

Estimasi biaya di atas tidak termasuk biaya sewa tempat dengan asumsi bahwa tempat sudah tersedia. Biaya di atas juga belum termasuk biaya gaji pegawai dan operasional seperti listrik dan air. Memang biaya yang dikeluarkan tidak dapat dibilang sedikit, namun ikan nila akan siap panen dalam 6-7 bulan. Dalam prosesnya, biasanya terjadi penyusutan atau mati sebesar 10% dari total jumlah. Oleh karenanya, akan lebih baik jika kita membeli bibit ikan lebih dari jumlah yang kita asumsikan.

Banyak orang memilih ikan nila untuk dibudidayakan karena selain mudah dibudidayakan juga memiliki keuntungan yang tidak main-main. Gambaran keuntungan yang akan kita dapatkan bisa mencapai Rp. 50.000 / kilogramnya lho! Mantap kan?

Baca Juga  Peluang Usaha Desa: Bisnis Sembako Modal 8 Jutaan

Ada beberapa keunggulan usaha ini diantaranya:

1. Memiliki daya saing yang tinggi

Seperti kita ketahui bersama bahwa ikan nila memiliki “fans” tersendiri. Banyak orang yang gemar mengkonsumsi ikan ini karena dirasa memiliki nilai gizi yang baik dan rasanya yang enak. Ikan nila juga banyak dijadikan menu utama di restoran atau rumah makan. Kita bisa memanfaatkan hal ini untuk memasarkan hasil panen ikan nila kita.

2. Proses budidaya yang mudah

Membudidayakan ikan nila dapat dibilang cukup mudah jika dibandingkan ikan air tawar lain seperti gurame misalnya. Namun, tetap kita harus mempelajari terlebih dahulu teknik pembudidayaannya agar dapat memanen dengan maksimal.

3. Masa panen yang terbilang cukup cepat yakni 6-7 bulan

Jika dibandingkan dengan budidaya ikan lain, masa panen ikan nila ini terbilang cukup cepat. Hal ini dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi kita.

4. Biaya dapat disesuaikan

Kita bisa meng-handle segalanya sendiri tanpa perlu bantuan karyawan terlebih dahulu guna mengurangi pengeluaran di awal.

Baca Juga  Enam BUMDes Mart di Lombok Utara Mulai Beroperasi

Itu tadi beberapa hal seputar peluang usaha desa bisnis atau usaha budidaya ikan nila. Semoga dapat memberikan informasi mengenai modal awal dan lain sebagainya tentang budidaya ikan nila. Dalam membuka usaha terutama usaha ikan nila memang akan terjadi penyusutan. Sebenarnya tidak hanya pada usaha budidaya ikan nila saja tetapi juga budidaya lainnya karena pengaruh dari luar seperti suhu, maupun dalam proses pengelolaannya.

Namun jangan khawatir karena ikan nila termasuk salah satu yang mudah di budidaya seperti halnya ikan lele. Tidak sesulit ikan gurami namun menghasilkan omset lumayan yang tidak kalah dengan ikan gurami. Dalam pelaksanaannya kita perlu dengan teliti mengelola budidaya ikan nila ini. Akan lebih baik jika kita memulainya dengan membaca informasi sebanyak mungkin tentang budidaya ikan nila ini. Semoga artikel ini dapat membantu ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here