Borneo Be, Keindahan Aksesori dan Budaya

Borneo Be, Keindahan Aksesori dan Budaya

BERDESA.COM – Namanya Lia Puji Lestari. Tak hanya muda dan cantik, idenya mengenai bisnis juga luar biasa. Semuanya dimulai ketika Lia melakukan penelitian industri kerajinan tradisional semasa kuliah. Lia tinggal dengan para pengrajin mutu manikam alias manik-manik suku Dayak, Kalimantan. Di sana Lia mendengar para pengrajin mengeluh mengenai kecilnya minat pasar Indonesia terhadap produk kerajinan mereka. Seketika idenya terbit dan kelak menjadi produk Indonesia yang membanggakan.

November 2002, dua bulan setelah lulus Lia mewujudkan mimpinya. Namanya Borneo Be, sebuah brand fashion aksesories yang menggunakan mutu manikam sebagai materi utama. Uniknya, Lia tidak hanya mencari profit dengan menjual aksesori sebagai produk Indonesia yang bermutu tetapi juga mengenalkan budaya Dayak Kalimantan ke seluruh nusantara. Maklum, selama ini produk Indonesia yang satu ini lebih diminati orang manca negara ketimbang orang dalam negeri.

Lia yakin jika diolah sesuai trend dan fashionable maka produk itu bakal digandrungi remaja. Lia berharap semakin produknya dikenal, semakin tersiar juga keindahan seni Suku Dayak ke seantero pelosok nusantara. Benar saja, disain mutu manikam dibawah kendalinya segera membuat para remaja jatuh cinta.

Tentu saja awalnya tak mudah memasarkan produk ini. Apalagi Borneo Be adalah bayi bisnis yang pertama dia lahirkan. Tak kurang akal, Lia mengikuti berbagai kursus pemasaran. Hasilnya, dalam beberapa bulan usahanya mengalami kemajuan pesat. Sistem pemasarannya 90 persen ditopang lewat penjualan online. Calon pembeli juga bisa memesan aksesori dengan disain sendiri, Borneo Be akan membuat sesuai pesanan. Kini omsetnya puluhan juta dalam sebulan.

Tidak hanya kalangan remaja yang gandrung produk manik-manik asal Borneo ini, Borneo Be juga mulai dilirik para desainer pakaian terkenal dan diajak menggelar peragaan bersama mereka. Ini mempercepat Borneo Be dikenal dan mulai ‘naik kelas’ ke pelataran bisnis yang lebih tinggi dan luas dan menjadi produk Indonesia yang membanggakan.

Website yang dikembangkan perusahaan ini juga bukan main-main. Tengok saja www.borneobe.com, Anda akan melihat website dengan tampilan sederhana tapi tampilannya memesona mata. Borneo Be, perusahaan yang lahir dari ide sederhana itu tak hanya membuat penampilan remaja putri menjadi lebih fashionable, melainkan juga membuat tanah Borneo semakin dikenal orang. Mencintai produk dalam negeri sama sekali bukan kiasan lagi.

Model bisnis seperti ini sesungguhnya bisa dikembangkan di negeri ini. Dengan pesona budaya yang dimiliki masyarakat Indonesia, ini adalah akan menjadi peluang bagi masyarakat utamanya pedesaan menjual produk desanya. Seperti yang dilakukan seorang Lia. Yang pasti kini, mutu manikam yang selama bertahun-tahun kondang keindahannya itu semakin mendapat tempat dihati banyak orang. (dji-1)

foto: google.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*