Banyaknya Keuntungan BUMDesa Mendirikan Swadesa

2
811

BERDESA.COM – Tahun 2017 adalah tahun kebangkitan desa. Di tahun ini secara serentak desa-desa se-Indonesia bakal mulai mendongkrak kesejahteraannya melalui dana desa. BUMDesa diharapkan bakal menjadi daya ungkit ekonomi desa dan menjadi penyangga ekonomi berdasar potensi yang sudah ada. Swadesa adalah pilihan jitu bagi BUMDesa mendongkrak kesejahteraan warganya.

Swadesa, bisa juga disebut Swalayan Desa, adalah sebuah tempat warga bisa membeli berbagai kebutuhan sehari-hari sebagaimana toko modern lainnya sekaligus menjual produk warga desa. Hebatnya, hampir semua produk yang ada di toko ini adalah produk lokal Indonesia dan hampir semuanya juga dijual secara langsung maupun online melalui toko online www.usahadesa.com.

Swadesa adalah bisnis model yang dikembangkan PT Usaha Desa Sejahtera, sebuah perusahaan berkantor pusat di Yogyakarta yang fokus menjual produk-produk lokal Indonesia ke seluruh nusantara dan dunia melalui toko onlinenya www.usahadesa.com. Kini, Usahadesa melebarkan sayap dengan membuka jaringan toko offline bernama Swadesa. Apa keuntungan BUMDesa memiliki Swadesa?

Managing Director PT Usaha Desa Mohammad Najib menjelaskan, Swadesa didisain menjadi toko yang dimiliki kelompok masyarakat terutama BUMDesa. “ Kami (Usahadesa) bertugas menjalankan proses pembangunan, mengumpulkan dan menyeleksi produk lokal untuk kami jual di toko itu, di Swadesa lainnya dan di toko online,” katanya. Jadi, Swadesa bisa disebut sebagai satu toko yang menjual dengan dua cara sekaligus yakni online dan offline. Seluruh proses manajemen akan dijalankan Usahadesa dengan merekrut tenaga kerja lokal desa setempat.

Baca Juga  Pentingnya Modal Sosial dalam Membangun BUMDesa

Selain menjalankan manajemen toko, secara terus-menerus Usahadesa.com juga memberikan beragam informasi produk yang sedang dibutuhkan pasar melalui jaringannya. “ Jadi, setiap pihak yang masuk jejaring Usahadesa dan Swadesa bakal tahu produk apa saja yang sedang dibutuhkan pasar. Maka semua orang yang memiliki produk itu kami persilakan untuk menawarkan produknya,” kata Najib.

Ari Adji, Ketua Tim Pengembangan Program Swadesa menyatakan, selain sebagai sebuah bisnis model, Swadesa adalah sebuah gerakan untuk menjadikan produk Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Swadesa didisain untuk berjejaring satu sama lain secara online sehingga antar Swadesa akan memiliki hubungan interaktif untuk saling memenuhi kebutuhan masing-masing.

Selain itu Swadesa adalah jembatan bagi warga desa dan UMKM yang selama ini kesulitan memanfaatkan jaringan internet untuk memasarkan produknya maupun mendapatkan informasi perkembangan pasar. “ Melalui Swadesa semua orang yang memiliki produk bagus bisa menjualnya secara online. Caranya, datang ke Swadesa, serahkan sampel, para pengelola Swadesa akan melakukan kurasi. Beberapa hari kemudian hasilnya bakal segera diberitahukan. Apakah bisa langsung pajang atau butuh quality improve,” jelas Adji.

Baca Juga  Kenapa BUMDesa Mati Suri, Ini Dia Sebab Sekaligus Solusinya

Jika masih butuh quality improve, tim Swadesa akan memberikan pengarahan misalnya masalah packaging, masalah manajemen produksi dan sebagainya. “ Soalnya kami bergerak secara online juga, jadi masalah stok produk sangat penting. Jangan sampai ada yang beli ternyata stok habis,” misalnya. “ Tetapi yang pasti, Swadesa mempermudah semua orang untuk bisa terlibat dalam pusaran jual-beli online baik sebagai pembeli maupun penjual” ujar Adji. Lalu bagaimana caranya jika ada BUMDesa yang tertarik mendirikan Swadesa atau ada usaha yang ingin menjadi mitra swadesa? “ Melalui nomer HP 085226055155, kami akan jelaskan prosesnya, dijamin mudah dan cepat,” kata Adji.(aryadji/berdesa)

Foto: Berdesa.doc

Baca juga: Strategi BUMDesa Bersama Swadesa Membangun Desa

2 KOMENTAR

  1. Salut saya untuk hasil yg jadi semuanya ada
    Mau infonya bagai mana cara mengembangkannya bila di desa terpencil?
    Apa yg hatus di kembangkan?terima kasih atad saran dan motifasinya yg di unggah di google

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here