Bagaimana Mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU)?

Bagaimana Mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU)?

Pernahkah Anda membayangkan tempat usaha Anda tiba-tiba digusur pihak yang berwajib seperti yang banyak terjadi di Indonesia tercinta ini? Padahal usaha Anda sedang naik daun. Konsumen Anda bertambah dan pendapatan semakin meningkat. Apabila Anda tak ingin mengalami hal demikian, maka salah satu persyaratan usaha yang harus Anda lengkapi adalah Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

Surat Izin Tempat Usaha (SITU) adalah surat untuk memperoleh izin di sebuah lokasi usaha dengan maksud agar tidak menimbulkan gangguan yang dapat merugikan pihak-pihak tertentu. Surat ijin usaha tersebut juga mempunyai dasar hukum berdasarkan peraturan daerah dari tempat domisili perusahaan yang bersangkutan.

Dasar Hukum Surat Izin Tempat Usaha (SITU) diatur dalam peraturan daerah (Perda)  di setiap daerah. Dalam Perda telah diatur prosedur pembuatan SITU dan informasi penting lainnya yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Adapun persyaratan pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) sebagai berikut:

  1. Surat permohonan yang bermaterai Rp 6.000,00 lengkap dengan stempel dan cap perusahaan.
  2. Fotocopy KTP dari Pemohon (umumnya adalah para pemilik, direktur atau penanggungjawab) atau Surat Ijin Sementara khusus untuk warga Negara asing.
  3. Surat kuasa dan fotocopy KTP dari penerima kuasa apabila pengurasan SITU dikuasakan kepada orang lain.
  4. Fotocopy Ijin Mendirikan Bangunan Gedung (IMBG) yang masih berlaku sesuai dengan kegiatan usaha.
  5. Fotocopy Bukti Penguasaan Hak atas tanah, diantaranya adalah sertifikat, perjanjian sewa menyewa, perjanjian pinjam pakai maupun perjanjian dalam bentuk lainnya.
  6. Fotocopy akta pendirian perusahaan atau akta perubahannya dan juga akta pengesahannya.
  7. Fotocopy Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dan Surat Tanda Terima Setoran (STTS) PBB tahun terakhir.
  8. Persetujuan dari warga, lingkungan, tetangga dalam radium 200 m dari lokasi tempat Anda mendirikan usaha yang diketahui oleh RT, RW, Kepala Desa dan Lurah.
  9. Surat Keterangan Domisili Usaha

Pembuatan Surat Izin Tempat Usaha (SITU) memakan waktu paling lam dalam jangka waktu 5 (lima) hari kerja sejak persyaratan telah dinyatakan lengkap. Surat Izin Tempat Usaha (SITU) berlaku dalam jangka waktu selama 3 (tiga) tahun dan bisa diperpanjang jika memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan sepanjang subjek dan objek tidak mengalami perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*