Air Bersih Untuk Desa-desa Di Pantura

0
428

Kebutuhan air bersih, tidak bisa dipungkuri masih jarang dinikmati oleh beberapa daerah di Indonesia, ada beberapa kendala kenapa daerah tersebut tidak bisa terfasilitasi air bersih, bisa karena lokasinya yang terpencil dan jauh dari sumber air bersih, ataupun sarana dan prasarana juga teknologi pengadaan air bersih yang belum dimiliki oleh daerah tersebut.

Salah satunya adalah beberapa desa yang berada di area Pantai Utara atau Pantura, Jawa Timur, beberapa kawasan di area ini sering mengalami kekurangan air bersih, contohnya adalah Desa Sambopinggir yang berisi 2500 jiwa atau kurang lebih 800 kepala keluarga, saat musim kemarau desa ini sering kesulitan air bersih sehingga cukup menyulitkan aktifitas warga disana karena salah satu kebutuhan pokoknya tidak terpenuhi, padahal secara geografis Desa ini memiliki air yang melimpah saat musim penghujan tiba.

Oleh karena itu, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membangunkan fasilitas air bersih dari sumur bor untuk 18 desa tersebut. Ke delapan desa tersebut tersebar di beberapa kabupaten yaitu Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, dan Kabupaten Lamongan, dengan total berjumlah kurang lebih 38 ribu jiwa. Sebagaimana di sampaikan oleh Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Bapak Yudo Dwinanda Priaadi, mengatakan bahwa nantinya setelah dibangunnya layanan air bersih dari sumur bor itu, ketiga puluh ribu jiwa yang tersebar di 18 desa tersebut dapat merasakan manfaatnya langsung.

Baca Juga  Kenapa Embung Menjadi Prioritas Dana Desa, Ini Jawabannya

Yudo mengatakan bawa dengan anggaran yang mencapai 6,8 miliar rupiah, pembangunan sumur bos di ketiga kabupaten tersebut diharapkan utamanya dapat mengatasi permasalahan air bersih yang selama ini menjadi masalah utama di kawasan tersebut, sehingga dapat mempermudah berbagai aktifitas sehari-hari masyarakat disana. Pihak dari ESDM sendiri sudah meresmikan 18 sumur bor yang terpusat di Desa Sambopinggir, Kabupaten Lamongan.

Yudo sendiri menyampaikan bahwa Kementrian ESDM akan berusaha meningkatkan anggaran untuk program air bersih ini agar seluruh kawasan di Indonesia bisa menikmati fasilitas air bersih dari pemerintah. Sumur bor yang nanti dibangun memiliki kedalaman 100 hingga 126 meter dengan debit air 0,5 hingga 2,7 liter per detik, sumur bor ini akan dinikmati oleh beberapa desa yang berada di Kabupaten Lamongan, yaitu Desa Sekaran, Desa Sambopinggir, Desa Tlogoagung, Desa Dumpiagung, Desa Candisari, Desa Sambeng, Desa Dalimangun, Desa Gedangan, Desa Balun, dan Desa Takeranklating.

Tak hanya di Kabupaten Lamongan saja, desa-desa yang berada di Kabupaten Gresik juga bisa merasakan manfaatnya, yaitu desa Sumut, Desa Sekarputih, Desa Slempit, Desa Tumapel, Desa Balongpanggang, Desa Slempit, Desa Suci, dan Desa Sumurber. Lalu juga ada Desa Grabagan, Desa Ngandong, Desa Maibit, Desa Tegal Agung, Desa Pandan Wangi, dan Desa Wadung yang merupakan desa-desa yang berada di Kabupaten Tuban yang juga ikut merasakan manfaat dari sumur bor ini.

Baca Juga  Sepenting apakah Perpustakaan bagi Desa?

Pada tahun 2005 -2018, pemerintah melalui Kementrian ESDM yang berada di provinsi Jawa Timur sudah membangun sebanyak 322 unit sumur bor, dimana sudah 164 unit dibangun pada 4 tahun terakhir. Maka 18 sumur yang baru dibangun ini akan melengkapi sumur bor di kawasan Jawa Timur, dimana pada tahun 2019 sudah dipetakan sebanyak 98 unit untuk area Jawa Timur. Kedepannya, bantuan fasilitas sumur bor ini dapat dinikmati oleh semua masyarakat di Jawa Timur dan dipergunakan dengan maksimal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here