Agar BUMDesa Tak Bangkrut Ketika Mendirikan Usaha

Agar BUMDesa Tak Bangkrut Ketika Mendirikan Usaha

BERDESA.COM – Sebuah pertanyaan mengenai prospek usaha yang dilakukan BUMDesa adalah, mampukah BUMDesa mengembangkan usaha hingga menjadi raksasa mengingat keterbatasan wilayah dan sumber daya? Berikut ini beberapa hal yang harus dipersiapkan tim yang akan menjalankan usaha BUMDesa agar usahanya tidak jatuh dalam kebangkrutan.

Ide bisnis harus realistis. Saat membuat model bisnis lihatlah potensi pasar yang dibidik, apakah itu hanya diperuntukkan bagi warga desa atau diproyeksikan untuk bisa melebar ke wilayah luas. Carilah model bisnis yang serupa dan pelajari. Ide yang tidak realistis hanya akan menciptakan sederet persoalan bagi usaha yang dibangun.

Hati-hati dengan Investasi. Memulai usaha dengan investasi adalah pertaruhan yang besar. Atur investasi sebaik-baiknya sehingga selalu ada rencana cadangan ketika perjalanan usaha mengalami masalah. Jangan sampai ide hebat usaha malah menciptakan hutang di kemudian hari. Bagi BUMDesa, konsekuensi mengenai penggunaan investasi jelas bukan perkara mudah karena menyangkut kepemilikan banyak orang.

Kerja keras. Menghamburkan uang untuk membayar karyawan bisa menghabiskan modal. Maka, Anda harus bersiap kerja keras demi berjalannya usaha pada awalnya. Kalau mengharuskan merekrut karyawan maka harus sangat hati-hati dan selektif. Jangan sampai karyawan yang Anda rekrut justru menghalangi visi usaha yang dibangun.

Hargai waktu. Anda harus selalu menghitung setiap pekerjaan yang harus dilakukan dalam bentuk rupiah. Misalnya manajemen menentukan bahwa setiap satu jam kerja bernilai Rp. 20 ribu, maka lebih baik membayar jasa orang lain Rp. 10 ribu untuk pekerjaan yang butuh waktu 2 jam mengerjakannya. Artinya, jika bisa dikerjakan perusahaan lain dengan biaya Rp. 10 ribu, Anda tidak perlu menghabiskan dua jam untuk menjalankan pekerjaan itu.
Menjual nilai. Memasarkan sebuah produk atau mengundang orag untuk belanja ke toko, kafe atau rumah makan kita pada awalnya tentu sulit. Karenanya tim inti dari BUMDesa harus memiliki kemampuan komunikasi dengan pelanggan untuk menjelaskan bahwa barang yang Anda jual memiliki nilai lebih baik dibanding produk orang lain sehingga sangat layak dibeli dengan harga tinggi.

Kuasai seluruh angka. Setiap orang yang memulai usaha harus mengetahui dengan persis seluruh bagian yang berurusan dengan pengeluaran mulai dari sewa tempat, biaya listrik, telepon, harga tinta printer dan semua kebutuhan usaha. Penguasaan atas angka ini akan menjadi acuan dasar bagi usaha untuk menetapkan target pendapatan dan operasional manajemen secara menyeluruh. Jangan sampai pengeluaran lebih tinggi dari pendapatan.

Gunakan teknologi terbaru. Teknologi mampu melipat ruang dan waktu. BUMDesa bisa mengejar ketertingalannya dengan penguasaan teknologi seperti penggunaan internet sebagai basis komunikasi dan promosi dan carilah teknologi dengan biaya yang paling murah. Melalui internet Anda bisa mendapatkan banyak software murah untuk menjalankan berbagai urusan bisnis.

Vendor sangat penting karenanya harus diperlakukan sebaik-baiknya. Kepercayaan vendor pada usaha yang Anda jalankan akan melahirkan berbagai keuntungan seperti pemberian diskon bahkan bisa memberi toleransi soal pembayaran. Ingat pula, vendorlah yang membuat toko Anda mendapatkan produk untuk dijual, jadi jagalah hubungan dengan mereka sebaik-baiknya.

Selalu ingin menjadi yang terbaik. Jangan setengah-setengah menjalankan pekerjaan. Apapun yang dibuat dan dijual harus dijalankan harus diupayakan dengan performa terbaik sehingga memiliki kualitas yang bisa dijual. Soalnya setiap pengalaman yang baik yang diterima pelanggan, akan memberikan efek baik buat usaha kita karena pelanggan kita sebenarnya adalah marketing advokasi alias pemasar yang akan menghasilkan banyak pengunjung baru dari cerita mereka ke orang lain.(aryadji/dari berbagai sumber)

Foto: www.sindotrijaya.com

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*