9 Kumpulan Startup Pertanian Di Indonesia Yang Bisa Diandalkan

0
4518
9 Kumpulan Startup Pertanian Di Indonesia Yang Bisa Diandalkan

Indonesia adalah negara agraris yang mayoritas penduduknya mengandalkan penghasilan dari sektor pertanian. Maka tidak heran jika ada banyak startup pertanian yang bermunculan di Indonesia. Kehadiran kumpulan startup pertanian di Indonesia ini menawarkan banyak solusi cerdas bagi para petani. Hal ini juga membuat petani Indonesia melek akan teknologi dan jauh lebih modern lagi dalam memecahkan masalah pertanian.

Ada banyak sekali startup pertanian yang ada di Indonesia. Bagi yang bergelut sebagai petani, mengenal startup-startup ini adalah hal yang sangat penting. Lewat kumpulan startup pertanian di Indonesia, petani bisa memajukan bisnis pertanian yang ditekuni. Apa saja startup yang ada di Indonesia? Berikut ini kumpulan startup pertanian di Indonesia yang bisa diandalkan:

  1. iGrow

Startup yang satu ini meluncurkan aplikasi yang memungkinkan siapa saja untuk bisa berinvestasi dalam bidang pertanian. Dalam kegiatannya startup yang satu ini menjembatani antara petani, investor dan konsumen atau pembeli produk hasil pertanian. Kehadiran iGrow sendiri sangat membantu petani dalam mendapatkan pendanaan.

  1. Pantau Harga

Pantau harga adalah startup yang fokus memberikan informasi penting seputar harga-harga bahan-bahan pertanian. Melalui Pantau Harga, petani bisa tahu harga pasaran sayur yang ada di pasar. Hal ini membuat petani merasa diuntungkan karena petani paham berapa harga jual dari hasil panennya. Selain menguntungkan petani, aplikasi dari startup yang satu ini juga menguntungkan bagi pelanggan.

  1. Kecipir
Baca Juga  Yang Perlu Dipertimbangkan UKM Sebelum Memanfaatkan Teknologi Digital

Kecipir dulunya adalah stratup yang bernama LOFmart. Hanya saja karena dianggap namanya kurang menjual, maka pemilik startup ini mengganti nama LOFmart menjadi Kecipir. Startup yang satu ini menjadi tempat para petani untuk menjual sayur-sayuran hasil panennya. Di sini petani bisa menjual sayur-sayuran hasil panen  langsung pada pembeli. Hal ini akan membantu petani mendistribusikan hasil panen mereka.

  1. TaniHub

Hampir sama seperti Kecipir, TaniHub juga menjadi tempat bagi para petani untuk memasarkan produknya tanpa agen. Hal ini jelas akan lebih menguntungkan para petani. Petani diuntungkan karena petani tidak perlu menjual sayuran lewat agen yang tidak jelas. Penjualan hasil panen melalui agen yang tidak jelas bisa menyebabkan petani dirugikan dalam jumlah yang tidak sedikit.

  1. Sikumis

Startup yang satu ini bukan hanya untuk petani sayur biasa, namun juga bisa digunakan bagi para peternak. Lewat Sikumis, para petani dan peternak bisa langsung menjual hasil pertanian dan peternakan mereka. Startup yang satu ini sudah membantu banyak petani yang ada di Indonesia. Cara penggunaan situsnya yang mudah membuat banyak petani yang memilih Sikumis.

  1. CI-Agriculture
Baca Juga  Mengenal Crowdfunding Dan Penggunaan Dana Crowdfunding Untuk Usaha

Kehadiran startup yang satu ini sangat membantu sekali bagi para petani. Melalui layanan startup in, petani bisa mendapatkan beragam informasi penting. Beragam informasi penting ini seperti perkiraan cuaca, rekomendasi penanaman benih, jadwal pemberian pupuk dan berbagai informasi penting lainnya. Melalui startup yang satu ini, petani tidak akan sembarang tanam begitu saja. Semua faktor yang mempengaruhi proses penanaman bisa dibantu lewat CI-Agriculture.

  1. PanenID

Saat masa panen datang, petani tidak perlu bingung lagi kemana harus menjual hasil panennya. PanenID menjembatani antara petani dengan konsumen skala besar produk-produk pertanian. Konsumen skala besar ini seperti hotel, restoran-restoran ternama dan berbagai tempat jual lainnya. Umumnya, hasil panen akan langsung dikirimkan pada pihak pembeli skala besar ini, tentu saja hal ini akan menguntungkan pihak petani dan konsumen sekaligus.

  1. Habibi Garden

Diantara semua startup, startup yang satu ini mungkin adalah startup yang paling canggih dalam urusan teknologi. Bahkan perusahaan sebesar Telkom merasa tertarik dengan startup yang satu ini. Lewat layanan smartphone Habibi Garden, petani bisa memantau perkembangan tanaman hanya lewat smartphone. Bukan hanya itu, Habibi Garden juga memberikan layanan berupa pembacaan kondisi tanah sebelum penanaman dilakukan.

  1. Eragano
Baca Juga  Berikut Perbedaan Peer-to-peer Lending dan Crowdfunding yang Harus Diketahui

Eragano juga lahir sebagai startup yang sangat membantu petani. Layanan yang ada pada startup ini memungkinkan petani bisa memantau pengadaan pupuk dan juga pengadaan peralatan pertanian. Bahkan Eragano juga memberikan layanan pinjaman dana pada para petani, hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi petani yang berada dalam masalah kesulitan dana.

Itulah kumpulan startup pertanian di Indonesia yang bisa diandalkan. Petani yang cerdas adalah petani yang harus mengikuti perkembangan digitalisasi. Lewat bantuan kumpulan startup pertanian di Indonesia bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara yang swasembada dalam urusan pangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here