4 Prinsip Pembangunan Pariwisata Desa Berkelanjutan

0
4488
4 Prinsip Pembangunan Pariwisata Desa Berkelanjutan

Pengembangan perekonomian desa di era modern banyak yang diarahkan pada desa wisata. Namun dalam pembangunannya, desa wisata tersebut harus memenuhi 4 prinsip pembangunan pariwisata desa agar pembangunan objek wisata baru tersebut tidak hanya berhenti pada jangka pendek saja melainkan dapat terus dikembangkan. Berikut ke empat prinsip yang harus dipenuhi:

1. Economically Feasible

Prinsip pembangunan pariwisata desa yang pertama adalah Economically Feasible atau yang dalam bahasa Indonesia berarti layak secara ekonomi. Prinsip pertama ini wajib dipenuhi sebelum memutuskan bahwa sebuah desa akan dibangun atau dikembangkan menjadi sebuah tempat wisata. Pemilihan lokasi desa yang memenuhi prinsip yang pertama ini pun harus disepakati oleh warga.

Beberapa contoh lokasi yang memenuhi prinsip Economically Feasible adalah desa yang memiliki nilai wisata unik atau sebelumnya sudah memiliki kekhasan tertentu yang bisa dibangun atau dikembangkan lebih lanjut menjadi sebuah lokasi wisata. Seperti contohnya adalah desa di pinggir pantai yang mampu dikembangkan sebagai lokasi wisata keluarga.

2. Environtmentally Feasible

Baca Juga  Desa Samiran, Desa Yang Bertransformasi Menjadi Desa Wisata

Prinsip pembangunan pariwisata desa selanjutnya yang juga harus dipenuhi agar nantinya tercapai pengembangan jangka panjang adalah Environtmentally Feasible atau menekankan bahwa segala bentuk pembangunan dan pengembangan desa menjadi sebuah desa wisata harus memperhatikan kondisi alam dan lingkungan serta perubahan perubahan yang mungkin akan terjadi.

Mengapa Environtmentally Feasible menjadi salah satu prinsip yang harus dipenuhi? Alasannya adalah karena kita berarah pada pembangunan yang berkelanjutan dan perkembangan yang mengarah pada jangka panjang.

Kesalahan dalam langkah pembangunan bisa merusak alam atau lingkungan sekitar yang nantinya juga akan memberikan dampak pada kualitas dan kuantitas desa wisata tersebut.

3. Socially Acceptable

Seperti yang sebelumnya telah disampaikan mengenai kesepakatan bersama warga lainnya, prinsip pembangunan pariwisata desa juga harus dalam wujud Socially Acceptable yang berarti diterima oleh penduduk atau warga desa setempat. Pasalnya, tanpa adanya dukungan warga desa setempat atau penduduk asli, maka akan ada nilai-nilai lokal yang nanti kemudian akan hilang.

Nilai-nilai yang ada serta norma-norma yang telah dihormati secara turun-temurun tersebutlah yang nantinya akan memberikan kekayaan tersendiri bagi suatu desa pariwisata. Tanpa adanya prinsip ini juga ditakutkan akan adanya benturan antara warga serta pengunjung pariwisata di kemudian hari nantinya sehingga tak heran apabila prinsip pembangunan pariwisata desa ini dianggap penting.

Baca Juga  Pingin Jadi Desa Wisata, Seluruh Warga Harus Paham Konsepnya

4. Technologicaly Appropriate

Teknologi dan juga internet di masa modern seperti ini juga harus menjadi perhatian penting bagi penduduk desa agar tidak ketinggalan dalam perkembangan global. Oleh karena itulah, prinsip pembangunan pariwisata desa juga harus memberikan fokus terhadap penerapan teknologi guna mencapai pengembangan yang secara efisien, luas dan juga berorientasi jangka panjang.

Sudah bukan rahasia lagi apabila media sosial didapuk menjadi media promosi yang murah, luas dan efektif saat ini. Dengan trend seperti foto Instagram serta jenis media sosial lainnya perlu untuk dikuasai serta dikelola agar dapat secara efektif memberikan dampak kunjungan serta pengembangan yang berorientasi jangka panjang.

Itulah beberapa prinsip pembangunan pariwisata desa yang perlu diperhatikan dan juga diterapkan. Dengan adanya prinsip tersebut, maka pembangunan yang dimunculkan tidak sia-sia, tidak merusak alam, dan juga yang terpenting tidak memberatkan warga namun dapat meringankan kehidupan di desa.

Semoga dengan prinsip-prinsip tersebut pula, muncul berbagai desa wisata baru yang dapat berkembang menjadi sebuah sistem pariwisata yang dikelola oleh desa untuk meningkatkan penghasilan dan perekonomian penduduk desa serta dapat memberikan kontribusi pada daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here