174 Negara Bebas Visa Kunjungan, Peluang Raksasa Desa Wisata

0
436
174 Negara Bebas Visa
Berwisata ke Negara yang bebas Visa

BERDESA.COM – Potensi desa wisata Indonesia makin moncer di tahun 2016. Soalnya, Pemerintah Republik Indonesia dengan resmi memberikan fasilitas bebas visa kunjungan pada 174 negara di dunia. Artinya, warga negara di 174 negara itu bisa berwisata ke Indonesia dengan jauh lebih mudah. Ini peluang besar bagi banyak desa wisata di Indonesia karena wisatawan asing sangat menyukai eksotisme pedesaan di negeri ini.

Penetapan negara bebas visa telah dilakukan sejak September 2015 lalu. Memasuki 2016, jumlah negara yang mendapat fasilitas ini bertambah 84 menjadi 174 negara. Hal itu ditegaskan Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli kepada wartawan beberapa waktu lalu. Diungkapkan Rizal Ramli, langkah ini kita lakukan salahsatunya untuk mendongkrak kunjungan wisata asing ke Indonesia.

Pemilihan 84 negara yang mendapatkan bebas visa itu didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain negara-negara itu juga sudah dibebas-visakan oleh negara Malaysia dan negara-negara yang masuk dalam daftar 147 negara yang dibandingkan daya saingnya oleh World Economic Forum. Tetapi pertimbangan lain karena potensi pertumbuhan kunjungan wisata negara-negara itu sangat prospektif dan share devisa-nya cukup besar. Faktanya, pembebasan visa kunjungan memang berdampak kuat pada jumlah kunjungan wisatawan asing yang terus meningkat ke Indonesia.

Baca Juga  Sensasi Tinggal di Wisata Omah Kayu

Saat ini pemerintah Indonesia sedang menggenjot potensi wisata menjadi salahsatu sektor penghasil devisa. Wilayah pedesaan di berbagai belahan nusantara saat ini juga sedang giat membangun potensi wisata mereka terutama wisata alam dan budaya. Soalnya, sebagian besar wisatawan asing tertarik datang ke Indonesia untuk menikmari eksotisme alam dan kultur masyarakat Indonesia yang beraneka warna.

Tentu saja perkembangan ini harus direspon masyarakat wilayah pedesaan yang memiliki potensi wisata baik alam maupun kultural untuk menjadi desa wisata yang menjadi destinasi para wisatawan asing yang datang ke Indonesia. Di wilayah domestik, potensi desa wisata menjadi peluang pendapatan desa juga mendapatkan prospek yang sangat menarik. Seperti wisata desa di Desa Nglanggran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta misalnya. Gunung purba yang jutaan tahun tidur panjang di desa itu kini menjadi magnit yang terus menyedot pengunjung dari berbagai daerah.

Yang terjadi kemudian, bukan hanya menjadi terkenal saja, kini Desa Nglanggran telah menjadi desa yang sangat disukai orang untuk berakhir pekan. Bukan hanya alamnya yang menakjurbkan itu pesonanya melainkan juga sikap ramah dan tulus warga dengan para pengunjung desa mereka. Hasilnya, dari tiket masuk obyek pariwisata saja desa ini mengantungi Rp. 1,5 Miliar per bulan, belum lagi dari berbagai obyek pendapatan seperti kuliner desa, homestay, transportasi, jasa pemandu wisata dan sebagainya. Desa wisata membangun banyak hal bagi desanya. (dji-1)

Baca Juga  Menantang Adrenalin di Wisata Penangkaran Buaya Teritip

Foto: www.bali.bisnis.com

Tips : Merintis Pendirian Desa Wisata

Baca juga : Penyebab Kegagalan UMKM Kuliner

BUMDesa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here