132,7 Juta Orang Berinternet, Pasar Empuk Produk Desa dan UKM

132,7 Juta Orang Berinternet, Pasar Empuk Produk Desa dan UKM

BERDESA.COM- Kendala UKM dan produk desa yang mengalami kesulitan penjualan karena akses  pemasaran akan segera runtuh. Kini UKM dan produk desa bisa membangun jaringan pemasaran melalui online alias internet. Soalnya, memasuki 2016, jumlah pemakai internet di Indonesia mencapai 132,7 juta orang atau hampir separuh warga Indonesia yang total berjumlah 256,2 juta orang.

Data itu hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jarngan Internet Indonesia (APJII). Survei ini menunjukkan peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat 51, 8 persen hanya dalam satu tahun. Yang mengagetkan, dari total pengguna internet di Indonesia sebanyak 63,1 mengakses internet dengan menggunakan smartphone. Bagaimana dengan pengguna Facebook?

Data dari Country Director Facebook Indonesia Sri Widowati dalam jumpa pers pertengahan Oktober 2016 lalu mengungkap, pengguna aktif Facebook di Indonesia mencapai 88 juta jiwa. Dari 88 juta orang itu rata-rata pengguna Facebook menengok halaman Facebooknya: 14 kali. Bukan rahasia lagi, selain urusan pertemanan, sebagian pengguna Facebook juga memanfaatkan sosial media ini untuk memasarkan produknya secara online.

Tingginya pengguna internet terutama sosial media adalah kabar gembira bagi produk desa dan pelaku UKM. Soalnya, pemasaran melalui internet tidak hanya memangkas biaya promosi besar-besaran melainkan juga memiliki daya jangkau yang sangat luas dan cepat.

Seperti yang dilakukan Sugandi, pemuda Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, salahsatu pengelola wisata alam di desanya. Beberapa tahun lalu hutan pinus di desanya identik dengan hutan yang sunyi dan misterius. “ Lalu kami membuat foto-foto hutan, pemandangan alam dan cerita mengenai jalur menuju tempat ini, dalam hitungan empat bulan saja tempat ini sudah sangat ramai. Kini setidaknya 800 kendaraan datang setiap hari, di akhir pekan bisa beberapa kali lipat,” katanya.

Cara lain menjual produk desa adalah melalui toko online alias e-commerce. Sekarang ini ada banyak toko online yang responsif menjual berbagai produk desa mulai dari kerajinan asli desa hingga hasil bumi bahkan sayur-mayur. Salahsatu pasar online yang fokus pada penjualan produk desa adalah www.usahadesa.com, E-Commerce yang satu ini bahkan tidak menyediakan ruang bagi barang impor berjualan melainkan hanya khusus bagi produk desa dan produk lokal Indonesia lainnya.

Bukan hanya kerajinan Usahadesa.com juga menjaul beragam hasil bumi dan memiliki fitur pre order atau pesan sebelumnya bagi jenis komoditas tertentu misalnya hasil pertanian. “ Kami ingin memberikan kemudahan bagi warga desa agar bisa menjual produk pertanian bahkan yang belum dipanen agar bisa mendapatkan pembeli yang pasti dengan harga yang lebih baik,” kata Mohammad Najib, Managing Director Usahadesa.com.

Melalui penjualan di Usahadesa.com maka para pelaku UKM bakal mendapatkan harga jual yang lebih baik karena pasar online seperti ini mampu memangkas jalur penjualan produk desa yang selama ini dikuasai para tengkulak. “ Melalui situs jual beli kami, penjual bisa langsung bertemu dengan pembeli dan melakukan kesepakatan sendiri soal harga melalui sistem pre order atau pengajuan permintaan produk,” kata Mohammad Najib.

Bukan hanya membangun pasar Online saja. Usahadesa.com juga membuka jaringan kerjasama penjualan produk desa dengan toko-toko atau kelompok masyarakat pedesaan yang ingin mempercepat laju penjualan produk desanya yang kemudian disebut Mitra Swadesa. Keuntungan Mitra Swadesa adalah sebagian dagangan di tokonya bakal terpajang di Usahadesa.com alias memiliki toko online sendiri, bisa menjualkan produk dari jaringan Mitra Swadesa lainnya. Seluruh Mitra Swadesa bakal terkoneksi secara online secara terpadu melalui Usahadesa.com. “ Silakan buka www.usahadesa.com, pada bagian bawah terdapat penjelasan mengenai cara bergabung menjadi Mitra Swadesa. Sederhana kok prosesnya,” kata Mohammad Najib.(aryadji/berdesa)

Foto: www.agriculturelibrary.com

Baca juga: Pengguna Internet Tembus 132,7 Juta, Pasar Buat UKM dan Produk Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan disebarkan.Kolom yang ditandai wajib diisi *

Anda dapat menggunakan HTML tag dan atribut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*